Mobil mewah masih berebut Premium. Siapa yang salah??….

banner-460x110px

1082640_10202906374999311_1181196621_nIwanbanaran.com – Bro dan sis sekalian…disaat biker diteriak-teriakin agar menghindari bensin bersubsidi. Ketika pemerintah mengeluh subsidi bahan bakar oktan 88 membengkak dari target awal…dilapangan semua seperti tidak sinkron. Banyaknya celah membuat mereka santai mengisi mobil berharga diatas 300jutaan dengan Premium. Kejadian ini dijepret oleh bro Ade diSPBU daerah Kemang Jakarta……uk460x120(Gif)

Isinya singkat dan padat…“lagi-lagi Toyota Camry minum premium parahh dehhh. belum lagi kayaknya plat nomernya diganti tuh (lokasi di Kemang tadi pagi)” ujarnya via FB IWB. Bukti kongret tak terbantahkan. Sebuah contoh dari ratusan bahkan ribuan kelakukan yang tidak mampu diantipasi oleh pengatur regulasi. Artinya…subsidi yang dibicarakan sudah salah sasaran. IWB tidak akan mengomentari…apakah plat asli atau palsu. Yang menjadi perhatian disini adalah…mobilnya kangbro!.

Camry termasuk sedan mewah yang dirilis oleh oleh Toyota. Paling kecilย  kubikasi enginenya adalah 2400cc. Wis..sampeyan bayangin tuh kayak apa borosnya. Pertanyannya….koq yo ora isin (malu) sama biker yang lebih berhak mendapatkan subsidi. Kalau udah begini yang salah siapa??. Oknumnya atau pengatur regulasinya yang nggak becus???. Embohlah sakarepmu…..(iwb)

Advertisements

185 thoughts on “Mobil mewah masih berebut Premium. Siapa yang salah??….

    • Yg salah yg ga punya duit dan di penjarah kang

      __/ฮ“\ ๐Ÿ˜€ /ฮ \___
      ‘-O———O-‘ ngeng,, ngeng.. Kaburrrrrr ๐Ÿ˜€ !!!!
      Nebeng ommmmmm

      Like

  1. Salahkan mobilnya yangg harganya murah, dan dimurahkan lagi. Kalo harganya mahal, trus apalagi pajaknya semakin dimahalkan pastinya minum premium juga gak bakalan banyak jumlahnya.

    Like

  2. Mending jialing ane , ane isi pertamax terus biar mesin awet dan ga rompal kaya Mocin AHM . . . colek dikit prolink langsung njeblug !

    Salam 6 detik DOHC 32 hp . . 5 sepit + 1 sepit buat jalan mundur . .

    Like

  3. sy termasuk yg mulai pk premium utk sedan 2400cc ’08 sy…
    dari 0 – 50000km sy isi pertamax/shell super…skrg di 50050 km…
    ud cape skali isi stengah juta stengah juta…ga nyampe penuh pula…dulu bs dpt 1:8…belakangan biar isi pertamax koq 1:5 aj ya…

    Silakan dicaci maki tdk apa”…
    kebetulan mobil Kantor dan byr pajak jg…dan lagi tetep berpatokan sama komentar ex mentri perekonomian kita yg bilang kalo sebenernya premium dijual di bwh angka 3rb pertam*na uda untung.

    Kita impor bbm pun mereka beli lewat broker negara singa yg jelas” ud dimark-up berkali lipat…dan uangnya ga jelas k mana…so…
    seperti kt cak lontong…m.i.k.i.r…

    mending sisa uangnya ta beliin eskrim utk anak” di panti asuhan…hehehe…pisss

    Like

  4. Jelas pemerintahnya yg ngga becus…..mereka pemilik mobil mewah jg rakyat kenapa mesti di pilah2. Sedangkan mereka bayar pajaknya pun lebih banyak kenapa tdk boleh menikmati. Mereka orang kaya hanya kambing hitam dari ketidak becusan pemerintah. Hilangkan subsidi bbm alihkan utk transportasi umum yg murah dan asuransi kesehatan setiap rakyat.
    Otomatis harga pangan tdk tepengaruh oleh kenaikan bbm. Titik ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„

    Like

    • nah ini baru bener.. biar gak ribut subsidi ilangin.. duit yang 400 T itu bangun buat infrastruktur dan transportasi publik yang ciamik.. dijamin mau bensin naik 13000 juga ga bakalan ngaruh

      Like

  5. Itu yang salah supirnya mas ! bnyak orang kaya tapi asal-asalan cari supir pribadi yang gabertangung jawab .

    , Di kasih duit buat beli pertamax sama majikan malah di beliin premium . . terus sisanya di embat buat bayar cicilan Revo Fi . .

    Like

  6. salah pemerintahnya…..kenapa subsidi bbm? setiap warga negara yang bayar pajak berhak dapet subsidi, gan……..mendingan gak usah subsidi bbm, tapi gratiskan semua sekolah2 negeri & berikan asuransi kesehatan gratis bagi seluruh warga negara indonesia……pasti rakyat jauh lebih makmur daripada subsidi bbm gak jelas kayak bgini

    Like

    • FBY lagi ngelindur nh…. Tuh sana YIMM suruh belajar bikin roda dulu… bikin roda 2 aja Gheal Gheol kayak beruang sirkus. apalagi bikin roda 4…. Iso Grewhal Grewhol Pk Dhe…… Seeeeeeeemakin mimpi di depan..

      Like

  7. itu sudah pasti salah kang iwan….

    1. salah oknum nya yang punya mobil yang utama,, karena masih tipisnya atau bahkan bisa di katakan tidak punya kesadaran.

    2. salah petugas spbu nya,, seharusnya petugas nya tidak melayani mobil untuk mengisi oktan 88, terlebih lagi mobil mewah.. mungkin ke depannya tata ruang spbu di seluruh indonesia harus di rubah ya.. di mesin pompa yang menyediakan premium, di kasih pagar yang hanya cukup untuk di masuki satu motor saja,, jadi mobil enggak bisa mengisi di situ.. dan jika seandainya motor pas ramai dan antri,, antrian motor juga akan lebih tertib dengan adanya pagar tersebut.
    3. salah pemerintah dan aparat..
    seharusnya pemerintah lebih tegas dalam mengintruksikan peraturan terkait bbm tsb kepada para aparat yang berwenang untuk menyiagakan satu atau dua anggotanya untuk mengawasi setiap spbu.. 1 kabupaten paling juga ada 1 atau 2 spbu, jadi jika dalam satu kabupaten ada 1 polsek, maka polsek hanya perlu menyiagakan 2-4 personilnya untuk mengawasi spbu, untuk menindak dengan tegas mobil yg mengisi oktan 88.. masa iya sih berat buat 1 polsek menyiagakan hanya 2-4 personilnya secara bergantian di spbu.. saya fikir tidak berat,, tapi yang pasti males.. polisi sekarang kan pada males, sukanya makan gaji buta, dan cuma mau bergerak kalau suatu kasus tersebut bisa menghasilkan uang yang besar untuk mereka…
    pemerintah dan hukum gak tegas,, peraturannya seperti karet.. molor terus… gak pernah tegas..
    apalagi kalau di hadapan uang…
    waaahhh…. peraturan dan hukum tak berdaya rek..

    Like

  8. kata oknum itu kan untuk menghindari kesalahan….yg bener yo sing gawe regulasi dlm hal ini pemerintah! dan pelakunya ya wis podo2 wis bobrok uteke…

    Like

  9. pemerintah sekarang hanya mengurusi gajinya sendiri.
    Lihat saja, semua yang berhubungan dengan kemakmuran rakyat dikurangi.
    Tapi gaji mereka tetap tinggi.

    Like

  10. Masalahnya
    Pertamax harganya 2 x bensin
    Si Camry emang gampang haus

    Pasti ya bikin kantong(orang kaya) jebol kalo isi pertamax terus.

    Like

  11. bisa jadi yang beli supirnya si kaya, padahal si majikan suruh beli BBM pertamax untuk mobilnya, lumayan nambah uang kantong si supir….?
    “tapi”…. bila si empunya mobil yg punya niat beli premium sudah tentu termasuk perampasan hak orang miskin.

    Like

  12. Yang salah pola pikir nya kang.
    Coba kalo premium dihapus secara perlahan…
    Subsidi yang segitu seabrek-abrek banyaknya bisa dipake buat subsidi Transportasi Umum Sampai ke Pelosok, Sembako, Bahan Pangan, Swasembada Bahan Makanan, Lapangan Pekerjaan, Jaminan kesehatan, Pendidikan Full Gratis, Fasilitas Umum dll, Itu juga masih sisa banyak subsidi bebeemnya.
    Bikers & Drivers yang bener2 ngerti, sayang kendaraannya & sayang kehidupannya kedepan juga ga bakal banyak komen, Kecuali yang cuma sayang dompet dan juga ga sayang kehidupan dia & keluargannya kedepan nanti gara2 semuanya makin mahal.
    Tapi jawaban pemerintah pasti, “Iya ngomong sih gampang, Tapi realisasinya susah”…. Ckckck
    *Hanya opini orang berekonomi bawah (buruhpabrik) pinggiran yang tiap hari pake skutik (spacy) tapi bbmnya ron 92…

    Like

    • ini setuju gan.. pola pikir yang bener memang seperti itu.. pemerintah mau gampangnya aja nyari duit dengan narik pajak kendaraan.. mafia subsidi… padahal kita mau celaka, jalan butut, mana peduli…

      Like

  13. yang salah :
    1. pemilik mobil mewah,,harusnya dia tak isi premium
    2. pemerintah, aturan hanya sekedar aturan
    3. kita, kenapa tidak kita tegur kalau itu salah

    Like

  14. Jelas pemerintahnya yg ngga becusโ€ฆ..mereka pemilik mobil mewah jg rakyat kenapa mesti di pilah2. Sedangkan mereka bayar pajaknya pun lebih banyak kenapa tdk boleh menikmati. Mereka orang kaya hanya kambing hitam dari ketidak becusan pemerintah. Hilangkan subsidi bbm alihkan utk transportasi umum yg murah dan asuransi kesehatan setiap rakyat.
    Otomatis harga pangan tdk tepengaruh oleh kenaikan bbm. Titik. ๐Ÿ™„ ๐Ÿ™„

    Komen pertamaku Nganggo dimoderasi barang iki yo? Kenopo iki

    Like

  15. Selama tidak ada larangan mustahil mencegah, sama saja seperti program LCGC yang katanya kudu pertamax tapi pake akal sehat saja apa mayoritas pemilik LCGC bakal mengisi mobilnya dgn pertamax/non subsidi??

    Like

  16. yang salah yang membuat regulasi. kalau mau seharusnya bisa mengintruksikan untuk tidak melayani mobil mewah yang minum premium. nah sekarang definisi “mewah” itu relatif sehingga harus ada patokannya

    Like

  17. Semoga cepat sadar tu orang …
    biar Indonesia dapat lebih maju …
    kalo nggak tiap pompa di beri sensor pendeteksi kendaraan mewah ato biasa … jd ketika kendaraan mewah mo ngisi premium ,pompa gak bisa jalan . ..
    tp udah ada belum ya teknologi seperti itu ??

    Like

  18. sg salah oknum nya, mental dan kesadarannya nol., udh tau mobil mewah, tapi tetep ga sadar, subsidi it bkan untk mreka yg mampu, ga pnya malu, jadi orang kaya kok maunya subsidian,

    Like

  19. plg alibine mesti ngene :

    kan org kaya juga rakyat indonesia jadi knapa dibedabedakan orang kaya juga rakyat yang jg boleh menerima subsidi.
    salah pemerintah tidak membuat regulasi yg mengatur bagaimana premium untuk org krg mampu dan pertamax untuk org kaya

    Like

  20. numpang mas bro..hehe
    yang salah pemerintah dan rakyatnya..
    knpa pemerintah karena mereka gak tegas dan gak mendidik masyrakatnya gimana yg bner seharusnya, trus knpa rakyat juga salah karena rakyat gakmau diajari dan smua ntut murah pdhal bahan bakar tu harus disesuaikan sama teknologi motornya..
    realistis aja ya, sekarang banyak orang rela beli motor kredit diatas 125cc yg kompresinya lbh dari 9,2:1 dgn hrga d atas 18jt ato 20jt, padahal mereka gak mpu tapi dengan begitu mereka gak konsekwen, yg hrusnya diisi pertamax malah diisi premium sesuaikan aja lah kalo yg kaya cukup dipersulit aja mendapatkan premium dgn meniadakan premium dipusat dan kota besar..
    monggo mas iwan yg pada komen disini untuk dishare, boleh aja beli moge n nuntut buat motor2 cc besar d maspro dlm negri tapi benerin mentalnya dulu aja deh
    makasih mas

    Like

  21. Yang salah ya pemerintah. Kenapa ga bikin aturan pembatasan dispenser premium di tiap SPBU. Coba kalo tiap SPBU dispenser yang jual premium cuma 1 unit (model 4 selang), 2 selang kiri KHUSUS sepeda motor yang tega isi premium / emang kompresi rendah, 2 selang kanan KHUSUS angkutan umum. Bikin macet / lama? Pasti. Gara” liat antrian panjang orang jadi males antri & bisa aja pindah ke dispenser pertamax / pertamax plus. Yang pake mobil pribadi, coba jawab dalem hati, masih pantes ga isi premium kalo dilihat dari mobilnya?

    Like

  22. halaaaah……
    orang punya mobil…mau mewah…butut…semua jgn disubsidi…kec plat kuning alias umum smbil pk jatah harian.
    motorpun begitu sprti mobil……
    cad minyaj kita hanya 10 taun euy…..
    modiyyar tenan.. pertamina ladang korupsi anggota DPR..ntuk bekal PEMILU…..

    Like

  23. punya mobil bagus n mahal pake premium aslinya kere….yg mohon maaf”miskin” aja mlh dpt nya mahal.contohnya minyak tanah,hrg melebihi premium.pdhl digunakan tiap hari di pedesaan.salam kere…

    Like

  24. Mau ikut ngasi tau siapa yg salah…tp sorry td ketinggalan 6 detik kayak dohc cacat rompal 3.5bulan itu.

    Jd yg salah ada 4 pihak:
    1. Si supir
    2. Ahmm hnd..krn slogan premium ready
    3. Fbh …krn mendukung slogan sesat td
    4.pemerintah krn tidak tegas dan gak keruan

    Like

  25. Well…..salahsatu mbl sy fj40 gasoline 4200cc…sy isi premium dgn duit keluar antara 300rb-500rb. Sy gak perduli dgn slogan premium utk yg tidak mampu. Knp? Krn fj40 nggak cuocok isi pertamax.

    tp yg lain sy isi pertamax….bukan krn sy menghargai yg tidak mampu tetapi krn tuntutan mesin mengharuskan itu.

    Jd…sy rasa permainan psikologi dgn menunjukkan premium itu buat org tidak mampu itu tidak akan pernah berhasil. Justru yg perlu adalah pengajaran cara2 yg lebih teknis maupun slogan2 yg teknis…tentu hrga juga berperan penting.

    Itu udah psikologinya manusia…dilarang melanggar hak orang…malah makin menjadi..krn tiap orang masih merasa haknya nggak boleh diatur org lain. Jadi lebih bagus dikasi dorongan yg bersifat positif kayak ala hotel….taukan yg kayak dorongan berpartisipasi dlm green world dgn tetap memakai handuk yg sama itu ๐Ÿ˜†

    Like

    • Tentu sj peranan pabrikan jg penting. Pengurangan subsidi ini menempuh tantangan raksasa….knp? Krn satu pabrikan raksasa sedunia akhirat si hnd….ternyata menjual barangnya dgn slogan premium ready. Akibatnya? Fbh tetap bego selalu….nggak bisa berpikir teknis , positif dan lebih ke depan…..fbh spt dikondisikan memang miskin selalu.

      Itu la jalan terjal yg harus dihadapi INA…semua org kena getahnya.

      Like

    • ..4230 cc om tepatnya qiqiqiqi, memang mesin 2f diset untuk bensin jadi bukan karena ga mampu beli pertamax..kalo mesin modern kaya sekarang walaupun itu digunakan di motor ya konyol karo pabrikan bilang itu mesin premium ready..

      Like

      • Ow ok…sipp…4230cc.

        Tangkinya yg kapasitas 80liter itu jg cocok buat sedot premiumnya kembali utk isi ke mesin pompa air hnd (*yg ini baru cocok disebut premium ready) di lokasi.

        Like

  26. banyak, pernah jumpai oknum pagi2 sekali ngisi mobil mewahnya pake premium dgn angkuhnya trus diatas saku kemejanya ada logo partai H*N*r* yg iklannya dislogan2nya membela kepentigan rakyat preeet suobek tenan! ๐Ÿ˜ฆ

    Like

  27. Kesalahan pemilik mobil :
    1. Tidak memperhatikan kompresi mesin dengan bahan bakar yang sesuai.
    2. Tidak berpikir dan merencanakan dampak jangka panjang sebelum membeli mobil. Mobil itu butuh biaya perawatan , bahan bakar , pajak. dll
    3. Tidak bisa membaca tulisan “premium untuk golongan tidak mampu”. Tidak mampu kok sempet kepikiran beli mobil.
    4. Tidak menghormati diri sendiri , pasti pemilik mobil merasakan rasa malu kalau ngisi premium dan diliatin biker ๐Ÿ˜€
    5. Gengsi is number one! Yang penting punya mobil , urusan beress wkwk.

    Kesalahan pemerintah :
    1. Tidak mengedukasikan tentang kompresi mesin kendaraan dan bahan bakar yang digunakannya.
    2. Udah tau kendaraan makin banyak , malah bikin Low Cost Green Car. Capekk dehh.
    3. Pokoknya kesalahan paling banyak di pemerintah wkwk

    Ngisi pertamax bikin bangga coy ๐Ÿ˜€

    Like

  28. iya kang,sering liat mobil bagus minumnya premium. Mungkin dia beli mobil cuma biar diliat keren gitu ya. Padahal secara ekonomi biasa aja. Belinya kredit plus ngutang sana sini kali ya,jadi buat beli bensin aja harus subsidi..

    Like

  29. Setahu saya, kendaraan keluaran baru (2010 keatas) terutama yg sudah injeksi hanya cocok diisi BBM RON 92 (Pertamax, Shell Super, dkk) atau RON 95 (Pertamax Plus, Shell V-Power, dkk). Tidak bisa diisi BBM RON 88 (Premium). Sebenarnya pemerintah cukup membuat regulasi BBM sesuai spesifikasi pabrikan. Pasang kamera CCTV agar petugas SPBU bisa diawasi.

    Like

  30. itu sudah pasti salah kang,, dan merupakan kesalahan banyak pihak…

    1. salah oknum yang punya mobil
    yang utama,, karena masih tipisnya atau
    bahkan bisa di katakan tidak punya
    kesadaran.

    2. salah petugas spbu nya,, seharusnya
    petugas nya tidak melayani mobil untuk
    mengisi oktan 88, terlebih lagi mobil
    mewah.. mungkin ke depannya tata
    ruang spbu di seluruh indonesia harus di
    rubah ya.. di mesin pompa yang menyediakan premium, di kasih pagar
    yang hanya cukup untuk di masuki satu
    motor saja,, jadi mobil enggak bisa
    mengisi di situ.. dan jika seandainya
    motor pas ramai dan antri,, antrian
    motor juga akan lebih tertib dengan adanya pagar tersebut.

    3. salah pemerintah dan aparat..
    seharusnya pemerintah lebih tegas dalam
    mengintruksikan peraturan terkait bbm
    tsb kepada para aparat yang berwenang
    untuk menyiagakan satu atau dua anggotanya untuk mengawasi setiap
    spbu.. 1 kabupaten paling juga ada 1
    atau 2 spbu, jadi jika dalam satu
    kabupaten ada 1 polsek, maka polsek
    hanya perlu menyiagakan 2-4 personilnya
    untuk mengawasi spbu, untuk menindak dengan tegas mobil yg mengisi oktan
    88.. masa iya sih berat buat 1 polsek
    menyiagakan hanya 2-4 personilnya
    secara bergantian di spbu.. saya fikir
    tidak berat,, tapi yang pasti males.. polisi
    sekarang kan pada males, sukanya makan gaji buta, dan cuma mau
    bergerak kalau suatu kasus tersebut bisa
    menghasilkan uang yang besar untuk
    merekaโ€ฆ
    pemerintah dan hukum gak tegas,,
    peraturannya seperti karet.. molor terusโ€ฆ gak pernah tegas..
    apalagi kalau di hadapan uangโ€ฆ
    waaahhhโ€ฆ. peraturan dan hukum tak
    berdaya rek..

    Like

  31. cuma himbauan sih, coba dibikin pidana.

    Super sekali..
    yg punya mobil minta diisi shell vpower tp sm supir diisi permium power. Kan lumayan selisihnya.
    ๐Ÿ™‚

    Like

  32. orangnya kere mas, abis beli mobil mahal, g sanggup beli bbmnya, klo minyak tanah masih dsubsidi, mereka pasti pake bensin oplosan biar tambah murah kekekekek…..

    Like

  33. Maklum pertamax sekarang mahal 11.400 plus 12850 sopo sing ra keju kemeng, jadi jangan slahkan avanza/xenia yg punya kompresi 11:1 dari baru pada isi premium…

    Like

  34. mobil ane diesel commonrail, mau isi perta dex, di tempat ane ga ada, ane tinggal di daerah.. jadi “terpaksa” isi solar bersubsidi
    walopun kdg sayang juga diesel comonrail di isi solar yg kualitasnya memperihatinkan..

    Like

  35. camry itu mobil keluarga di marikl
    leasingnya murah cuma $ 258 perbulan

    ane maklum karena negara miskin wajar ajah nyebut camry mobil mewah

    kategori mobil mewah itu yg harganya di atas $50.000
    atau kalau di Indonesia plus bonus palak jadi harganya naik 3-4X lipet

    Like

  36. ane males berkomentar menyalahkan si ini lah.. si itu lah…
    karena sampe saat ini ane masih melakukan hal yang sama seperti diatas.. walopun bukan memakai 2400cc..
    selama tidak ada undang2 yg melarang.. Dan melakukan kewajiban membayar pajak…

    pisss……

    Like

  37. kenapa org kaya yang disalahkan..?? mereka sudah bajar pajak utk negara, masak gak boleh menikmati ‘sesuatu’ dari negara..??

    lha org yang gak pernah bayar pajak tapi minta subsidi terus, mentalnya gmn..??

    Like

  38. pernah liat crv isi premium
    padahal di lubang pengisian bensin dah ada tulisan nya, RON min 91
    tu yang punya buta apa ya, atau sedemikian bodohnya gak tau RON premium itu berapa?

    Like

  39. jangan pada suudzan gitu lah, ga ada yg tau kan kalo kondisi tanki mobil itu kosong dan pertamax di SPBU tersebut kehabisan stok? daripada dorong ya mending isi premium dulu, sampe nemu SPBU yg jual pertamax. duh pikirannya,,, kalo ga maki2 orang , debat kusir.. astaga, pantes negara ini hancur

    Like

    • se umur2 ane gak pernah denger kalo SPBU kehabisan yang namanya pertamax! walaupun toh pertamax lagi kosong tuh ada pertamax plus tanya kenapa, negara bisa ancur ya gara2 orang seperti elu tong BoTol di pelihara hadew…. jangan2 elu juga tersangka seperti gambar di atas.

      Like

      • sabar om,,,
        ane sewaktu tinggal di batam,,,
        pernah lo,,, pertamax plus kosong selama lebih kurang 3 hari,,, ๐Ÿ˜ฆ
        al hasil,, si jadul ane terpaksa minum premium deh,,, ๐Ÿ˜ฆ

        kalo ente kagak percaya,,, tanya aja ama orang batam,,,
        atau ente ubek2 di mbah gugel,,,

        dan di batam,,, yang namanya pertamak kagak di jual,,, yang ada pertamak plus,,,,

        tapi kagak tau deh kondisi sekarang ini,,, apakah pertamax udah di jual di batam apa belom,,,

        Like

  40. Mantap kang iwan..biar makin malu tu…ditambah lagi cara parkir-nya gak bener…keliatan orang cuek yang gak peduli sekelilingnya..

    Like

  41. sebelum memaki2,, dan komen menuduh baaa,,, biii,,, buu,,,,
    intro peksi diri dulu deh,,, khususnya biker ibukota yang bhacoot dimari,,,,

    udah berapa kali ente2 merebut hak pejalan kaki,,,????
    jangan macet jadi alesan,,,,

    klo itu jelas,,, ada undang2nya,,, dan masih banyak nyang melaggar,,,

    yang bikin wat de pak,,,, malah si pejalan kaki di suruh minggir,,,, ๐Ÿ˜ฆ

    hadeeeh,,,,

    preeet dah,,, sama biker yang kayak gini,,,, ๐Ÿ‘ฟ

    Like

    • Saya suka sekali komen yg ini….banyak koq biker sialan…selain sanggup cacimaki orgkay…tp lupa kalo mereka juga dicacimaki sama pejalan kaki maupun mbl.

      Like

    • kalo boleh agak melenceng dari bahasan (bbm), saya sependapat nih. banyak kok pemakai motor yang bersikap ‘semau gue’.

      kalo pemakai motor di bahasan ini masih ‘sok suci’ padahal kalo pake motor masih ‘semau gue’, mending ke laut aja dah. mending diem dari pada ngomong tapi gak tau malu..

      Like

  42. motor saya matic belum injeksi yang harganya 13 jutaan aja minumnya pertamax, alasannya simpel sih make pertamax lebih enak motornya ๐Ÿ™‚

    Like

  43. Itu paling supir gan, yang mau ngutil duit bensin.. wong bukan mobil dia.. sebodo teing rusak tinggal service.. yang nyetir juga dia… mana berasa premium ma pertamax bosnya…

    Like

  44. ga usah dicaci maki… percuma, selama ga ada aturan/larangan yang dipasang di spbu ya biarin aja… selama ini kan yang ada cuma spanduk himbauan saja. kalau memang pemerintah mau tegas, ya bikin undang2nya, mewajibkan setiap spbu pasang cctv, yang melanggar kenakan sangsi. kalo ga ada, ya artinya negara masih mampu kasih subsidi buat mobil mewah… ;-D

    Like

  45. Camry boros? Cc gede ga melulu boros bbm lho. Terlebih camry udah dual vvt-i. 1 liter 10km sama halnya dengan mesin 1300/1500cc ๐Ÿ™„ . soal bensin subsidi, saya rasa memang mental pengendaranya yang masih kurang siap memberi makan kendaraannya. Sama halnya dengan pengguna motor kompresi tinggi (fu vixion cb150 pulsar200ns cbr250 ninja 250 dll) yang masih pake premium. Premium atau non premium ga relevan kalo dibandingkan dengan kondisi financial seseorang imho

    Like

  46. Aneh!!! pemerintah menyuruh mobil murah suruh minum pertamax sedangkan mobil mahal minum premium. Udah ketahuan pemerintah bobrok. Kata pemerintah ayo bayar pajak. Pajak listrik. Pajak air. Pajak kendaraan bermotor. Dll. Padahal pejabat nya sendiri ga bayar. Lah wong pejabat nya dapat tunjangan listrik. Air dan infentaris kendaraan. Makanya nyuruh2 bayar pajak. Mboh lah karep mu!

    Like

  47. yooook mari mulai sekarang dukung dan tuntut pemerintah untuk menyediakan transport publik yang aman, nyaman, ekonomis, tepat waktu.. ingat.. SUBSIDI SETAHUN PERLU 400T dengan INFLASI, membangun infrastruktur kereta, MRT yang punya trickle down effect (positif untuk perekonomian) se JAWA SUMATERA HANYA 30T (itupun menurut dir KAI DICICIL sampai 2030)… masa kita sampai tua mau dibodoh2i.. resiko celaka, penyakit saluran pernafasan, buang2 uang beli bensin

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s