Sekelumit cerita turing keUjung Genteng Sukabumi bersama Tiger, Byson, Ninja dan Thunder….

IMG_0104Mungkin udah banyak yang pernah touring ke Ujung Genteng, Sukabumi. Salah satu destinasi pantai yang belakangan ini mulai naik reputasinya karena kondisi pantainya yang masih baik. Saya ingin berbagi cerita 2 tahun lalu tepat hari ini saya dan teman-teman sekampus saya yang kebetulan doyan sama touring akhirnya memutuskan untuk berangkat kesana. Berbekal teman saya yang memang orang asli surade akhirnya kita memulai perjalanan dari Bandung pukul 1 siang karena ada banyak kendala saat sebelum berangkat. Tidak banyak yang kami persiapkan karena memang sudah sering touring sebelumnya walaupun hanya di sekitaran wilayah jawa barat. Yang menariknya satu teman saya baru pertamakali melakukan perjalan jauh dengan roda dua. Justru menjadi tantangan buat kita gimana caranya dia bisa selalu stay sama kita dan nggak ketinggalan jauh karena jalur kesana terkenal cukup rawan….

Pukul 3 sore kami singgah dulu di salah satu masjid di cianjur buat sholat Ashar dan sedikit merenggangkan badan karena cukup kesiksa sama macetnya Padalarang saat berangkat tadi. Ga lama berselang kami pun melanjutkan perjalanan dan sudah selalu membayangkan jalur setelah Sukabumi yang kabarnya enak buat cornering, tapi seketika imajinasi pun buyar. Hujan badai menerpa Sukabumi dan kami memutuskan kembali menepi di garasi tukang las yang cukup luas. Tepat di seberang SMA 3 Sukabumi. Antusias pun sedikit meredup dan terjadi diskusi antara berdiam dulu diSukabumi atau langsung melanjutkan perjalanan hingga akhirnya tercetus keputusan yang cukup yang mengagetkan yaitu isi perut dulu di warung Padang! Keputusan yang disambut dengan gegap gempita oleh kami semua hahaha…

Dua piring nasi Padang disertai rendang dan kikil pun habis dilahap bersamaan redanya hujan badai yang menerpa Sukabumi. Semangat kami kembali ke Puncak tapi tertahan oleh macet sehabis hujan. Jalur kota Sukabumi kami lewati dengan sabar dan akhirnya kami menemui satu jalur yang agak mirip Padalarang. Gunung kapur di kiri kanan kami. Hujan kembali turun dan tidak ada alasan lagi untuk berhenti. Jalan kosong dan betot gas dalemmmm efek kesel kena macet tadi. Hujan yang makin deras cukup membuat kewalahan dan benar saja hal kami takutkan pun terjadi hahaa. Sebut saja resah, teman kami yang baru pertamakali touring tertinggal jauh. Setelah beberapa menit menepi akhirnya dia muncul dan cukup kewalahan, strategi pun diatur agar ia riding di tengah rombongan. Lubang yang cukup dalam sudah tidak kami hiraukan lagi karena semua nya khawatir tiba kemalaman di Surade.

IMG_0109Seketika hujan berhenti dan pemandangan yang indah buat para bikers tersaji disana. Kami memasuki daerah Lengkong. Aspal mulus dan meliuk melambai-lambai bagai Luna Maya melambai pada kami. Tanpa ampun semuanya menggila. Taufan, teman kami yang leading di depan pun kami lewati dengan mudah karena dia kebetulan agak sulit merebah, footstep suzuki thunder 250 nya ngegrasuk kalo rebah terlalu miring. Otomatis buat saya pribadi yang pake mantan pacar ( byson ) dan 4 lain nya ( tiger, CBR250, dan ninja RR ) ini jadi pelampiasan yang nikmat setelah tertahan di macet tadi. Silih berganti kami saling overtake di tikungan dan meninggalkan rombongan lain cukup jauh. Sayang dua tahun lalu kami belum ada yang memiliki goPro sehingga selama perjalanan tidak terekam dan kebetulan saya fotografernya. Hanya terekam di memori kami semua yang terjadi selama perjalanan hahaa. Pukul 5 sore langit mulai gelap, tidak ada lampu penerangan jalan dan formasi kembali seperti semula Thunder 250 paling depan, diikuti Mio, Byson (temen yg baru pertama turing), Tiger, Ninja RR, saya, dan CBR250. Daerah Jampang Kulon pun akhirnya kita capai. Tidak terlihat kehidupan perkotaan yang sewajarnya saya liat saat jam segitu.

Kepanikan agak melanda kami ketika ada 2 motor tanpa lampu mengikuti dibelakang hingga akhirnya saya memutuskan masuk kedepan dan ngasih kode ke Taufan agar lebih dipercepat. Semua pun sepakat tanpa basa basi betot gas polll meninggalkan dua motor misterius itu. Hingga akhirnya perjalanan berakhir dengan selamat di rumah teman kami. Touchdown surade. Arloji menunjukkan pukul 7 malam. Jaket sudah kering, mulai dari basah kering basah lagi dan akhirnya kering lagi hahaa. Muka lusuh, yang terprogram di otak hanya makan, rokok, mandi, tidur dan besok pagi jelajah pantai……(by Ryan-Az-Zuchruf for IWBspeed)IMG_0105 IMG_0107 IMG_0108 IMG_0111 IMG_0112 IMG_0119 IMG_0122 IMG_0123 IMG_0126 IMG_0127 IMG_0128

Advertisements

37 thoughts on “Sekelumit cerita turing keUjung Genteng Sukabumi bersama Tiger, Byson, Ninja dan Thunder….

  1. tega banget mas bro.ada 2 motor mo numpang lampu kok ditinggal heheh (pengalaman klo lampu mati pasti ngikutin motor yang jalan dengan kecepatan sama)

    Like

  2. Asik-asiik, bro kalau ga keberatan boleh minta rute-nya ngga? patokan kota-kota yang perlu dilewati aja. Terakhir turing ke carita dari jakarta sendirian modal ngeliat matahari sebagai patokan ke arah barat, berangkat sengaja pagi biar matahari ga ditengah bentet, ga ngeh ngelewatin jalan-jalannyayang mana aja. haha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s