Pangsa pasar April 2014….Honda tetap kokoh dengan market share 62,7 persen!

 

HondaBro dan sis sekalian….bulan April 2014 sudah kita tinggalkan. Direntang empat bulan, penjualan total roda dua ditanah air tembus 2,719juta. Angka ini naik 3,3 persen dibanding 2013 yang terukir 2,631 juta unit (dibulan yang sama). Bedanya kini Honda makin kokoh tidak terkejar lawan. Menguasai market share 62,7 persen nasional….Yamaha kudu puas diposisi runner up dengan gap cukup signifikan…..

Dari data penjualan yang tercatat diAISI…….pasar domestik bulan April 2014 terdistribusi 727,790 unit. Torehan ini naik tipis dibanding bulan sebelumnya yakni 725.629 unit. Digerojok produk anyar, pasar ternyata belum mampu terdongrak signifikan. Untuk pabrikan sendiri….penjualan Honda sedikit menyusut dibanding Maret 2014. Dari 463.070 unit menjadi 445.420 unit dibulan April. Kendati demikian…posisi pabrikan Grup Astra tetap nyaris tak tersentuh. Gapnya bagai langit dan bumi mzbro…..

Menguasai market share 62,7 persen, Honda jauh meninggalkan lawan. Yamaha…..menempati runner up, raihan market share sebanyak 31,6 persen. Gapnya nyaris tembus 30 persen. Yamaha sepertinya terseok-seok jabanin penjualan barisan skutik Honda yang makin tak terkejar. Sementara segmen sport, pabrikan sayap mengepak juga terus berusaha menggedor dari atas bawah. Tapi yang melegakan bagi mereka, YIMM bisa memperbaiki penjualan dari sebelumnya 226.897 unit menjadi 242.330 unit dibulan April 2014. Terus siapa yang mennempati posisi tiga??….

Suzuki brosis. Pabrikan S meraih pangsa pasar 3,9 persen nasional. Penjualan grup Indomobil turun dari sebelumnya 25.160 unit menjadi 23.019 unit. Pemangkasan beberapa model ternyata juga ikut mempengaruhi sales. Dilanjutkan Kawasaki yang nongkrong diposisi empat atau setara 1,7 persen market share nasional. Geng ijo tumbuh dengan cukup baik akibat manuvernya yang agresif menggerojok pasar dengan produk anyar. Tidak heran mereka sukses menaikkan penjualan bulan April menjadi 16.241 unit dari sebelumnya 10.127 unit. Yang terakhir adalah TVS. Pabrikan India menguasai market share sebanyak 0.09 persen atau menjual 780 unit. Butuh usaha keras bagi mereka survive dari gempuran pabrikan Jepang….

Last….peta market share sepertinya tidak akan berubah dibeberapa bulan mendatang. Makin disukainya skutik Honda dan pelayanan yang terus meningkat membuat para rival susah meruntuhkan dominasinya. Selain itu….grup Astra juga sedang serius mempelajari kelemahan lawan khususnya segmen sport. Yup….market share 62,7 persen tidak membuat mereka merasa puas. Target dengan tujuan menyapu bersih seluruh segmen merupakan absolute destination yang tidak bisa ditawar. Sementara Yamaha…sebagai benteng terakhir……mereka terlihat sekuat tenaga mempertahankannya. Apapun itu…dampak persaingan memang bagus untuk konsumen. Produk makin value dan  yang pasti….kita tetap sebagai raja brosis. Sing apik…yo kuwi sing pilih, iyo ora :mrgreen: . Semoga berguna……..(iwb)

 

Advertisements

111 thoughts on “Pangsa pasar April 2014….Honda tetap kokoh dengan market share 62,7 persen!

      • mas iwb sebaiknya dianalisis peningkatan penjualan yg luar biasa dr Kawasaki bukannya gembor2 ms honda yg sebenarnya bulan april ini trend jualannya menurun padahal distribusinya naik.thx.

        Like

    • Ane sih kadang2 setuju sj sm mereka..
      Tp gimana dgn pilihan ane ke CS1 yg trnyata jg menurut pilihan gak smart? 😆

      *celingak-celinguk nyari wajah2 standar ganda* :mrgreen:

      Like

  1. Setelah dulu2 nunggang motor honda, setelah 2007 kepincut OV, buat kualitas saya Vote buat yamaha, quality built+ mesin nya diatas honda dengan harga yang sama, “kando” di nyawa motor terasa banget pas nunggang motor OV, tinggal diterapkan di matic, ama moped nya… Salam rider_netral juo Õoooº°˚ ˚°º… ºoº :O Ssss

    Like

  2. Memang Honda sbg pemain Jepang pertama di Indonesia sudah begitu tenar namanya.
    Seingat saya di kampung saya di Perbaungan Sumut, Honda udah masuk tahun 1962. Mungkin Kawasaki (kata teman saya “kawan sakit” krn tangkinya sering bocor), Yamaha dan Suzuki baru masuk tahun 1967-an.
    Di kampung saya, kalo ada keramaian, parkir motor petunjuknya “Parkir Honda”.

    Like

  3. honda jagonya jualan moped dn matic doank, tp klo dikelas sport ane ykin yamaha sulit dkalahkan, krn disegn2 jadulnya mtorsport honda ttep gk mampu mnggoyahkan segmen sport yamaha..hahaha

    Like

  4. Klo judul artikelnya masalah data penjualan, ya saya cukup baca judulnya aja..lain lagi klo bahas produk baru, tips, test ride..pasti saya baca sampe tuntas…..maaf ya mas IWB…hehe

    Like

  5. itu data distribusi dr pabrik ke gudang diler, bkn dr diler ke konsumen, faktanya msh ada stok lawas yg nongkrong didiler
    ngoahoahoa

    Like

  6. to:@asys fandi pd pukul02.07 pm
    Klo judul artikelnya masalah
    data penjualan, ya saya
    cukup baca judulnya
    aja..lain lagi klo bahas
    produk baru, tips, test
    ride..pasti saya baca sampe
    tuntas…..maaf ya mas IWB…
    hehe
    ————————
    lebay bnget lu gk mw bca artikelnya aj pke bilang2 segala..,wlwpun mas IWB artikelnya gk dbca sma lu jg gk rugi koq…lebay bnget sich lu…hahaha

    Like

  7. kalo dilihat dari selangkangan kambing, montor sport yahama kelihatan montor sport beneran padahal aslinya cuma komuter.
    ngoahahahahaha

    Like

  8. Artikel MS… cuma bahas kuantitas. Gak penting banget dibanding artikel pencerdasan tentang kualitas.
    Itu kata teman ane yg efbeye.. :mrgreen:

    *nyeruput kopi lg ahhh*

    Like

    • waks berarti 50an tahun konsumen kagak sadar2 di bohongi kualitas honpret donk !!!!! sedang sebelah konsumennya cepat sadar kl di bohongin kualitas yakampret baru 3 tahun dari 4x% ke 3x% … yg bener kualitasnya yg mana nich ….. egp dah wkwkwkwk

      Like

  9. 16. rio – Mei 12, 2014

    itu knapa sy ga pilih honda karena terlalu byk yg sama..
    21. adi wibowo79 – Mei 12, 2014

    Punya motor gak pasaran, itu kepuasan tersendiri katanya….
    ========================
    Kalau motornya ratusan juta kaya ducati,MV Agusta bolehlah merasa eksklusif dan bangga. Kalau motor masih di bawah 30 jutaan lalu jarang yang nyamai itu artinya kita telah salah beli motor yang gak laku. Bukan bangga, malah minder yang ada.

    Like

  10. Wahhh! kyaknya lewat artikel ini makin bnyak orang Indonesia trmasuk sy bs divonis bodoh sm efbeye..

    *nasib jd efbeha… cuma bs nyeruput kopi* :mrgreen:

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s