Motogp : Ducati berstatus tim factory with concessions. Piye maksude kuwi??…

banner-460x110 (3)

Bro dan sis sekalian….masih soal Motogp, pernah dengar Ducati terjun ke-open class meninggalkan factory team?. Namun seiring pertimbangan dan fleksibilitas yang diberikan pihak Dorna, tim Bologna akhirnya tetap sebagai factory team namun berstatus “with concessions”. Maksude piye kuwi??….AHM Oil EksNus 460x110uk460x110

Tidak banyak yang tahu….bahwa Ducati saat ini melenggang sendiri. Berstatus sebagai tim factory namun dengan concessions atau boso Jowone kelonggaran. Yup….Dorna membuka kelas factory team with concessions dan tim merah tidak menyia-nyiakannya. Emang maksudnya gimana sih??. Gini brosis….tidak seperti Honda-Yamaha, khusus kelas ini sangat mirip dengan open class yakni BBM 24 liter, jatah mesin 12 dalam satu musim, bebas mengembangkan mesin kapanpun (No engine development freeze) plus ban spek lunak seperti yang dipakai open class. Tapi……

Jika pada perjalanannya nanti ternyata Ducati bisa masuk masuk podium dua selama 2 kali…maka jatah BBM akan disunat menjadi 22 liter. Selain itu…dengan kemenangan 3 kali maka Ducati juga tidak berhak memakai ban lunak milik open class. Kelonggaran akan dicabut seiring prestasi yang diukir. Sedang ECU dan software tetap diperbolehkan menggunakan milik pabrikan sendiri. Seluruh kelonggaran atau “concessions” berlaku untuk pabrikan yang belum pernah menang sama sekali musim lalu. Factory team with concessions akan dihentikan saat regulasi anyar single ECU tahun 2016 diberlakukan….

Last...walau menguntungkan, secara gengsi kelas ini kurang afdol mengingat terkesan tidak fair. Tapi itulah opsi kelonggaran yang coba diberikan Dorna untuk tim yang paceklik juara. Ngiri kondisi tersebut??. Monggo jangan pernah masuk podium dalam satu musim. Sebuah keadaan yang nggak mungkin terjadi pada Honda-Yamaha. So….Ducati bisa nyodok kedepan??. Jangan kaget bro. Lawong spek identik dengan open class plus malah diberi kelebihan menggunakan ECU dan software sendiri. Mantep tenan to. Piye…wis mudengkan artinya factory team with concession?? :mrgreen: …..(iwb)

Advertisements

99 thoughts on “Motogp : Ducati berstatus tim factory with concessions. Piye maksude kuwi??…

  1. kasihan ya kang yamaha honda udah habis habisan ngeluarin tenaganya buat ngimbangin open class ladalah kok ducati like a boss piye toh 😦

    Like

  2. Kesimpulanya,DUCATI adalah motor paling inferior dibanding yamaha n honda.

    Motor Чα”̮ jepang..

    Motor2 eropa kelaut ɑ̤̥̈̊jª dah…..moge2nya jg inferior dibanding moge2 jepang…..

    Hihihihiihihih

    Like

  3. Tenang pakde ros..ngko sampean nak kalah tak paketin ban IRC,ATAU federal..atau corsa..atau mizle..garek milih pakde..()

    Like

  4. Mlh mene2 kbeh kate d seragamno ECU e… Enak Ducati, g prlu develop susah2 wis olh ‘masukn’ trs d terapno nang motor Race & masal e.
    Tp tim pabrik’an iso mrinding, sitik akeh ‘dapur’e k woco.. trs pa manfaatny bwt d terapkn pd motor masal mreka? Develop ulang dr awal krn eman dg hsil riset d MotoGP? Bayar Royati jg?
    Ajurrr… hehe….

    Like

  5. Ini sama aja dengan setingan dong. . Yang bisa kenceng di atur , gantian besok yg ga menang” di beri kelonggaran. . Ntar satunya lagi. Musim selanjutnya tim ini itu. . Lah semakin aneh! ! !

    Like

  6. FACTORY 2 (dengan Kelonggaran)

    Kontrol ECU hardware dan software dikembangkan oleh pabrikan yang bersangkutan. Saat ini, tim yang membalap dalam format ini hanya Ducati. Tapi aturan ini berlaku bagi semua pabrikan yang sama sekali belum meraih kemenangan dalam balapan kering pada tahun sebelumnya. Pabrikan baru seperti Suzuki nantinya juga akan terkena aturan ini.

    Read more: http://www.mesinbalap.com/read/8125/motogp-2014-ini-dia-daftar-lengkap-pembalap-factory-dan-open-class

    Like

  7. kang tulisanmu akhir2 ini bikin bingung,
    malah jadi ambigu antara factory team dan open team, factory class dan open class, bgtu juga aturan MotoGP Factory 2.

    disini bukan dorna memberikan kelonggaran buat ducati,
    tapi team ducati yg memilih jalus open class.
    sehingga membuat team HRC protes (soale kagak tahu team yamaha ikut protes atau kagak).
    sejingga muncul aturan MotoGP Factory 2.
    yg memberi batasan buat open class yg berprestasi.
    setidaknya itu yg saya pahami dari tulisannya TMCblog ma mbah dukun.

    *corect me jika salah*

    Like

  8. makin lama makin nyeleneh aja aturan bagi peserta moto gp. usul ke dorna ah, ntar pabrikan yg sering podium macam yamaha dan honda start paling belakang

    Like

  9. semua aturan rumit ini demi memberikan pertunjukan yang seru dan menghibur penonton sehingga pendaoatan dorma tetap terjaga bahkan meningkat. bukan cuma demi pertunjukan tp juga demi pengembangan teknologi dr tim2 motogp.

    ga mudah memang membuat pertunjukan yang menarik sedangankan tdk semua peserta motogp memiliki dana yang besar.

    Like

  10. ra po po, ben iso nang ngarep, mesakne nek nang mburi terus, mengko iso iso kembung ngisep kebule yakampret karo hondongo terus.
    nek iso luweh akeh pabrikan sing melu malah apik, dadi ra mboseni..

    Like

  11. hondongo pasti mangkel

    kok tiap tahun ono wae yakampret sing hebat..

    profesor profesor hondongo sing berotak gagal semakin bhotak.. ngiahahaha

    Like

  12. ha ha undang2 kok enggak sama rata, kenapa nggak sekalian startnya ducati nyruntul duluan lima detik, habis itu baru yang lain boleh start,

    Like

  13. I’d like to thank you for the efforts you have put in
    writing this site. I’m hoping to check out the
    same high-grade content from you in the future as well.
    In fact, your creative writing abilities has inspired me to get my own website now 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s