Tips berkendara dan mengatasi abu vulkanik pada kendaraan bermotor ala Honda..!

460 x 110 rev image

Bro dan sis sekalian…tiap pabrikan sangat konsen dengan dampak letusan gunung Kelud. Abu yang meluluh lantakkan mayoritas area Jawa Tengah dan Jawa Timur membuat kondisi lingkungan tercemar. Bukan hanya berdampak buruk untuk manusia…kendaraanpun rentan rapuh akibat abu vulkanik. Nah…gimana mengatasi hal negatif tersebut???. Honda ternyata punya tips komplit. Berikut detilnya…..

GT125460x110-ok

Erupsi Gunung Kelud yang terjadi pada hari Kamis, 13 Februari 2014 di Kediri, Jawa Timur, menghasilkan abu vulkanik yang menyebar mulai dari Jawa Timur hingga wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.  Abu vulkanik tersebut menyebabkan kondisi jalanan berdebu hingga menghalangi pandangan. Oleh karena itu, pengendara roda dua harus lebih ekstra hati-hati dalam berkendara. Berikut beberapa tips berkendara pada saat kondisi jalanan berdebu :

1.      Gunakan helm bervisor bening dan masker agar pandangan dan pernapasan tidak terganggu akibat debu yang berterbangan di jalan raya

2.      Gunakan jaket atau long sleeve sehingga tubuh terhindar dari debu

3.      Sebelum berkendara hidupkan headlight agar pada saat berkendara diketahui pengguna jalan lainnya

4.      Cek kondisi ban baik kembangan ban (profil) maupun tekanan angin

5.      Pastikan kecepatan motor lebih lambat dari kecepatan normal karena kondisi jalan yang licin.

6.      Pada saat menikung, pastikan posisi roda depan agak tegak untuk menghindari slip

Yang perlu diperhatikan pula, abu vulkanik yang dihasilkan dari erupsi Gunung Kelud tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, tetapi juga terhadap kendaraan bermotor. Abu vulkanik tersebut mengandung silika, mineral, dan bebatuan. Unsur yang paling umum adalah sulfat, klorida, natrium, kalsium, kalium, magnesium, dan flouride. Ada juga unsur lain, seperti seng, kadmium, dan timah, tapi dalam konsentrasi yang lebih rendah. Unsur kimia yang di muntahkan dari gunung berapi menjadikan udara di wilayah yang terkena hujan abu vulkanik mencapai pH 4 atau bersifat asam. Padahal kondisi normal ideal adalah pH 7. Kondisi udara dengan keasaman rendah itu akan membawa dampak pada kondisi cat motor dan komponen logam lainnya. Jika terkena bagian yang terbuat dari material plastik yang di cat maka lama kelamaan akan membuat cat menjadi pudar, jika terkena pada komponen logam maka akan berkarat. Unsur yang merusak lainnya adalah Debu silika, yang berbentuk tajam seperti kaca. Jika terkena komponen sepeda motor tidak boleh langsung di lap karena akan menggores permukaan yang di cat.

image

Oleh karena itu, tentunya diperlukan penanganan yang khusus bagi kendaraan yang terkena debu abu vulkanik. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencuci sepeda motor anda dari abu vulkanik.

 A.      Saat keadaan sepeda motor tidak dihidupkan (mesin tidak dihidupkan) :

1. Semprot dengan air

Semprot seluruh permukaan sepedamotor dengan hati-hati. Bila Anda menggunakan peralatan cuci steam atau air bertekanan, usahakan tingkat semprotan air berada pada tingkat sedang. Selain bisa menggores cat, semprotan air bertekanan tinggi juga akan menekan material berbentuk runcing dan sangat keras itu masuk ke celah-celah tertentu di bagian sepedamotor.Jika debu masih membandel, bisa dibantu menggunakan kuas atau sikat yang berbulu halus

2. Cuci dengan shampo khusus untuk kendaraan (motor / mobil)

Setelah proses penyemprotan selesai, gunakan shampo motor yang memiliki tingkat keasaman sedang (Ph7). Hal itu berguna untuk menetralisir tingkat keasaman yang diakibatkan unsur kimia dari abu vulkanik.

Pada proses meratakan shampo dengan spon, usahakan jangan menekan terlalu kuat, hal ini untuk mengghidari goresan yang terjadi akibat material abu vulkanik seperti silika dan kuarsa.
Setelah itu sambil tetap di gosok dengan spon usahakan di aliri dengan air dengan tekanan rendah, hal ini di maksudkan agar sisa sisa material abu vulkanik terbawa dengan air, Setelah buih shampo bersih, bilas lagi supaya benar-benar bersih.

3. Proses pengeringan

Segera keringkan dengan kanebo atau material yang mampu menyerap kuat. Hindari menunggu secara alami sebab air akan meninggalkan bercak atau watermark pada permukaan cat. Gunakan kompresor pada kisi-kisi tempat yang susah dijamah…

image

B.      Saat keadaan sepeda motor di jalankan pada jalan yang berdebu abu vulkanik:

Setelah menggunakan sepeda motor pada jalan yang berdebu abu vulkanik, maka cara pencuciannya sama seperti proses A di atas, namun perlu ditambahkan dengan melakukan pengecekan simple sebagai berikut :

1.       Pemberian pelumas pada rantai roda dengan oli

2.       Cek saringan Udara (filter udara), bila kotor sekali : Ganti yang baru dan bersihkan tempat saringan (case air filter)

3.       Cek karburator atau throttle body : jika kotor bersihkan.

4.       Jika sepeda motor Matik (CVT) : cek bagian transmisi CVTnya : bersihkan : pullery depan & belakang, roller, v-belt (sabuk)

5.       Apabila sepeda motor sampai keluar asap putih terus-menerus dari knalpot: hubungi bengkel terdekat

Selain itu, ada baiknya pengendara sepeda motor tidak lupa memeriksakan sepeda motornya ke bengkel, terutama filter udaranya. Karena jika abu yang menempel di filter sudah tebal, maka perlu diganti dengan yang baru karena filter tidak dapat disemprot dengan angin dan dicuci. Hal ini berguna untuk menghindari timbulnya misfire (brebet), karena udara yang masuk tidak sesuai jumlahnya. Semoga dengan memperhatikan beberapa tips di atas, pengendara roda dua dapat selalu waspada. Wis gamblang bro??…(sumber AHM tips edited IWB)

Advertisements

73 thoughts on “Tips berkendara dan mengatasi abu vulkanik pada kendaraan bermotor ala Honda..!

  1. Usul pakdhe,buat reward komentar d majuin aja?misal ke 100 atau besoknya ke 50 biar ga garing nungguin’ny..biar tiap artikel gampang ngeraihnya..kl 150 kadang nympe lumuten nungguinnya mungkin yg lain pd nunggu jg mky jd lama dpt topspeednya..hehe*skedar usul

    Like

  2. sampe saat ni,baru 1x ngalamin abu vulkanik waktu msih kcil taon 80an.pda saat rinjani meltus.dri lombok sampe juga ke kampung saya di Bima.pulau sumbawa jg labuan sape.. Mudah”an kisah gunung seamlas lombok pda tahun 1257 dgn skal 7 bisa lumpuhkan dunia 😦 ngeriiiiiiii

    Like

  3. Sedih… Baca tulisan para komentator… Kita sebaiknya membiasakan diri melihat kebaikan/ isi dari sebuah pesan, bukannya menilai/ mentertawakan “siapa” yang memberikan pesan tersebut… Yuk, kita sama-sama belajar menghargai hal-hal baik, oleh siapapun itu disampaikan…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s