Iwanbanaran.com – Bro dan sis sekalian….IWB dan segenap media Otomotif kemarin diundang oleh Dr. Ing Tri Yuswidjajanto, dosen sekaligus peneliti dari Institut Teknologi Bandung jebolan teknik mesin Jerman untuk diskusi ringan tentang permesinan. Dalam pertemuan yang sangat singkat tersebut…..sosok yang sudah mengabdi diITB sejak tahun 1987 tersebut mengungkapkan fakta menarik tentang pergeseran era yang sudah meninggalkan mesin 2 tak. Selain itu….habit dan juga kebiasaan yang salah patut menjadi perhatian kita semua. Apa aja kira-kira??….
Pihak ITB mengaku cukup tertarik melakukan penelitian dengan tujuan menggali fakta…kenapa konsumen sering tidak mendapatkan angka keiritan seperti yang diklaim oleh pabrikan??. Kasus hukum konsumen dan pabrikan besar roda empat adalah salah satu contoh yang sempat mencuat kepermukaan. Dimana yang salah??. Apakah konsumen dalam posisi yang benar atau sebaliknya?. Disanalah background bermula untuk melakukan pengetesan dilapangan….
Sebagai informasi Dalam standart emisi Euro 2 ada siklus pengujian yang disebut sebagai EC R40. Pengujian dalam laboratorium dengan metode buka dan tutup gas diatur oleh grafik yang sudah dipatok. Sangat ketat sebab tidak boleh kurang ataupun lebih. Ibaratnya kudu mengikuti rel yang sudah disediakan. Metode ini sangat sulit dan hanya bisa dilakukan oleh rider terlatih. Dari sana akan dihitung output emisi meliputi CO, HC, NOX, CO2. Makin tinggi hasil emisi, otomatis BBM yang dibakar makin banyak….
Sebaliknya uji emisi rendah….biasanya komsumsi BBM lebih irit karena pembakaran bagus. Bisa dilihat dari indikasi hasil kadar CO2 yang tinggi pula. Dari situ bisa dihitung berapa komsumsi BBM yang dihabiskan oleh sikendaraan. Data inilah yang sering digunakan dan diinformasikan pabrikan kepada konsumen. Terus kenapa angka tersebut sering tidak tercapai oleh biker??. Nah…disinilah yang menarik karena ITB berusaha menggali dilapangan testing melibatkan 7 orang rider dengan berbagai merk motor berbeda…
Melakukan road test untuk didata konsumsi BBMnya dengan kecepatan semaunya….motor cenderung boros dan ngedrop jauh dari EC R40. Efiensi bahan bakar bisa dicapai setelah rider ditraining mengatur bukaan gas secara halus dan konstan. Walau sudah jauh lebih baik…..keiritan belum optimal saat menjelajah dibawah 30km/jam. Speed akhirnya ditingkatkan dan hasilnya pada kecepatan 40km/jam keiritan terdongkrak hingga 100%. Performa ini terus terjaga hingga speed 60km/jam namun kembali ngedrop saat motor dipacu konstan pada zona diatas 60km/jam. Dan ini terjadi hampir pada seluruh merk motor yang mereka tes. Kesimpulannya??…
Komsumsi BBM motor paling irit direntang kecepatan 40-60 km/jam. Rentang speed tersebut bukannya mutlak sebab bisa dirombak dengan menggeser engine mapping. Namun secara standart…mayoritas pabrikan memilih kecepatan diatas sebagai zona eco riding. Engineering menyesuaikan kondisi jalanan Indonesia. Dan disinilah konsumen sering salah kaprah. Ketika pabrikan mengukur BBM dari hasil ukur emisi gas buang atau karbon balance….masyarakat pada umumnya biasa menggunakan metode full to full……kemudian gaya betot semaunya….macet, banjir, rem dadakan…baru refill dan ukur. Tentu saja hasil akan beda dari klaim pabrikan. Dengan hambatan dijalanan…Sulit mendapatkan kecepatan jelajah ideal yang membuat motor cenderung boros….
Tidak ada rekayasa dalam hasil uji ECE R40 sebab dari uji karbon balance memang bisa dikalkulasi komsumsi BBM. Jadi jika ada konsumen menuduh pabrikan melakukan pembohongan bisa dipastikan tidak benar. Namun angka ECE R40 nyaris sulit dan hampir tidak mungkin dicapai dalam berkendara sehari-hari. Hambatan dan kendala dilapangan menjadi biang semua terjadi. Pak Yuswidjajanto juga menggaris bawahi….era sekarang tidak ada satu merkpun yang keiritannya mencolok mengungguli merk lain. Menggunakan sistem yang sama yakni menganut 4 stroke engine…hasil nyaris identik. Kondisi ini berbeda pada era 1990an dimana beberapa pabrikan memilih engine 2 tak untuk dipasarkan…..
Last...seperti yang diungkapkan pak Yus, ITB melakukan hasil uji secara profesional tanpa tendensi apapun kecuali memberikan pencerahan bersama-sama supaya kasus hukum antara konsumen dan pabrikan tidak perlu terjadi jika customer sudah tahu dengan gamblang term conditionnya. Dan jika pada testing terlampir ada pabrikan yang diuntungkan atau dirugikan…itu bukan kemauan mereka. Btw…..mumpung ketemu pakar dan ahlinya, kedepan IWB akan bahas tentang fase break-in atau inreyen, kepercayaan mengisi bensin malam hari lebih bagus, serta kondisi BBM basi dsb. Lulusan Jerman kangbro…opo ora juozz kuwi. Ditunggu yak, lumayan buat nambah ilmu ki …..(iwb)
Sip
LikeLike
Pertamax?
LikeLike
Jos
LikeLike
Hgaspol
LikeLike
Katilu uy….
LikeLike
Barisan depann
LikeLike
SETTTTTTTTTTTTTTTTTTTTANTER2B
LikeLike
Hadir di cuaca dingin 🙂
LikeLike
Ne luar kota an susah kayake
Salam, M. Syarifudin
LikeLike
tidak ada yang salah cuman beda sudut pandang saja…
LikeLike
absen pagi
LikeLike
Bener Kang, ane pernah tes neo vixion dari cikarang – kemayoran 50km an, gak abis seliter Kang, cuma 7rb perak shell super
LikeLike
josss
LikeLike
beneran porayo
LikeLike
Econo riding
LikeLike
nambah ilmu.
LikeLike
Tetep Nevil di hati…
LikeLike
Sepeda vega r th 2005 sya kmrn sya coba isi 1 liter hasilnya 59km, dengan kecepatan antara 40-50.sebelumnya tangki vega kosong song. Itu sepeda sya yg lama msh pakai karbu. Kalau milik teman2 rider lain gimana ???
LikeLike
beda antara orng BERPENDIDIKAN dg yang TIDAK…
mengANALISA. bukan MENUDUH
LikeLike
Memang bner mas Iwan mtr ane dgn sistem eco riding d kecepatan 40-60 km/jam komsumsi bbm bsa 50 km/liter mtr ane NJMX..
LikeLike
sekalian dijalan tanpa halangan,behh uirit
http://pertamax7.com/2014/02/04/nih-tampang-motor-baru-minerva-yang-mirip-visitor-phoneix-vietnam-di-launching-akhir-maret-2014/
LikeLike
Nice info,. Thank’s,. (y)
LikeLike
Motor dulu kan ada petunjuk econo di speedometer. kalo ndak dibuku panduan ada saran “jalankan kendaraan pada kecepatan 40km/jam-80km/jam untuk mendapatkan konsumsi bbm yang optimum” kalo yg ini ada di buku panduan Yamaha F1ZR. kalo motor sekarang mungkin dah jarang ato malah g ada,,,,
LikeLike
lha, kemana aja sih…. kalo liat motor tahun 1995 – 1997, ada tuh tulisan di odometer “Econo ride”, antara km 40 s/d 60 (warna background hijau). makanya kelas astrea & crypton irit puoll kalo jalan di range segitu
LikeLike
Knapa itb gx bikin mesin motor/mobil z,bnyak kan insinyur2nya. Bkn mlh mikrn mtor/mobil listrik yg mash gx tau jaman kapan bisa d gunakan sehari2 d indo. 😀
LikeLike
Dr.
Ing Tri Yuswidjajanto kenapa g buat motor dalam negeri saja kang?
LikeLike
udah ada bro di jogja namanya MAK, bentuknya mirip SUpra 125R tapi ini 100cc hehe
LikeLike
secara tidak langsung memberikan rekomendasi kepada bikers untuk memainkan kendaraannya secara smooth…yang tujuannya “slomah…slomoh…slamet..”:D
LikeLike
ditunggu artikel lanjutannya mas iwan….
LikeLike
jiah orang skarang kan kbanyakan berasa jadi sembalap motojipi jadi ga ada istilah eco riding..pengguna jalan lain dianggap sembalap lain yg kudu terus disalip….bawa matik aja gaspuooll ampe mentok…mana bisi uirit…?? Hehe
LikeLike
Jossss…..ditunggu bang
LikeLike
penggiringan opini oknum fbh sekali lagi dimentahkan dgn adanya artikel ini, skrg udah jelas pabrikan mana yg suka ngibulin konsumen dgn tanda bintang ketjil*
LikeLike
sip…
LikeLike
edukasi APM kekonsumen kurang….CMIIW….ngga ada dlm buku panduan brkendara ditulis irit konsumsi BBM di 40-60km/jam, mskipun di motor era 90 an ada line di spedometernya….
LikeLike
asyeek.. ditunggu artikel selanjutnya om.. 🙂
LikeLike
kalo motor honda irit itu dah rhs umum
LikeLike
Sip
LikeLike
Nah ini pak dosen beneran. Bukan dosen kertas buram.
LikeLike
jozz tenan iki,,sy mau tanya kang..ktanya kalau rem mendadak itu bikin boros jg katanya kang..bener ap gak.?pdahal saat pengereman rpm mesin jg turun..mkch..
LikeLike
lha iki, skarang ga ada istilahnya lagi mtor irit itu harus Honda, pdahal menurut saya hampir sama, ternyata ada jga yg melakukan pnelitian,
(bukan BC, bkan memihak, open mind aja)
LikeLike
setuju ma yang diatas…ikikikiki
LikeLike
Artikel yg mencerahkan….sekali lagi yg harus digaris bawahi adalah habit atau kebiasaan atau sifat ridernya sendiri yg mempengaruhi boros tidaknya konsumsi bbm….Apapun mongtornya minumnya ya tetep bensin cuy…
LikeLike
Dr dlu kn emg da yg doyan blg Hondut tukang kibul & bla bla bla… tp klw d pake d jalann motor Dewany g lbh irit dr yg d bece.
Ganteng, Premium & Wuzzz? Beli Kawak.. Ducati jg blh ^,^
LikeLike
Dapat pencerahan
LikeLike
NVL di tes BBM pake metode full to full dan menggunakan tehnik non eco riding aja tembus 46 km/l,, apalagi pake metode ECE R40,, yamaha pancen jozzz……
liat kalo hondangok cebong 150 ngieerrr… di tes pake metode ECE R40 aja cuma tembus 35 km/l,, lemot pula… untuk apa boros kalo lemot ? mesinnya rompal pula… hondangok emang payah…
wkwkwkwkwk
LikeLike
kang iwan,,,,
saran ane,,,,
perbanyaklah artikel kayak gini,,, minimal satu minggu 3 artikel yang seperti ini,,,
berguna banget,,,,
biar FBH bisa pinter2 dan nambah wawasan serta tambah dewasa,,, 😆
LikeLike
masih aja saling bece, dasar otak udang semua.
(yang ngerasa bece rival nya silahkan malu)
LikeLike
ini baru bener…
jangan kayak si motoca**l… menggiring opini publik dengan mengajarkan su’udzon… di track 2,2 km nvl menang dari cb karena ada modifikasi diam diam dari pihak mjalah R2 katanya… tapi bisa nunjukkin bukti juga kaga… kalau ada bukti otentik sih gak masalah…
blog yang slogannya motorgoodness kok mengajarkan berbuiruk sangka..
itu blog seolah2 menunjukkan hitung hitungan secara teknis, tapi di baliknya ada modus..
LikeLike
pensboy cerdas mana mau ngerti artikel2 yg beginian..
LikeLike
Sebagai blogger ternama saya mohon bantuanya, tolong sampaikan pada pemerintah kalo mau membunuh rakyat miskin mendingan sekalian saja d kumpulkan di lapangan yrus di tembak rame2, bukan dengan cara membunuh pelan2 seperti ini. Dulu pemerintah memaksa rakyatnya beralih dari minyak ke gas untuk masak, setelah semuanya beralih kini gas langka atau memang sengaja d tiadakan. Kalo memang naik za naik tapi barangnta harus ada. Kalo gas 3kg tadak ada orang miskin mau makan apa? Apa pemerintah kita hanya sibuk ngurus paratainya saja?
LikeLike
@ 25. rayap aspal
Waduh kalau perkara itu pastinya nggak sesimpel itu kangbro. Dananya guede lho untuk buat perusahaan. Kecuali ada niat dan ulur tangan pemerintah dan selama ini masih nol
@ 36. h0nd4 loV3r***
Betul bro. Karena hard braking biasanya diiringi dengan engine brake. Yang kemudian diteruskan dengan buka gas kembali. Sebenarnya habit stop go itulah membuat bensin ngowos
@ 40. Sanghyangasmara
Wis bro…disini tujuannya cuma saling mencerahkan. Nggak usah memprovokasi. Perkara pabrikan mengkomunikasikan kekhalayak tidak jadi soal. Toh hasil ECE R40 memang benar adanya dan tidak ngibul. Tinggal kita sebagai konsumen kudu jeli dan menggali lebih jauh apa maksud uji ECE R40
@ 43. peyek
Siap bro…masukan ditampung
LikeLike
Setuju. Karena sering saya terapkan ketika bekerja dilapangan. Kecepatan 50 – 55 km/jam paling sip menurut saya, nggak begitu pelan tapi keiritan tetap terjaga.
LikeLike
eco riding sonic ane wkt msh pakai karbu vacum 1:70, pk shell super extra, dgn catatan head udh d porting polish, kondisi karbu sangat terjaga, knlpot std, gas selalu di urut, gk lgsg bejek, konstan di 50-60 kpj, macet2an gak ngegas seruntulan..
begitu ganti karbu pwk, boro2, eco riding 1:35 aja udh bagus… wkkk
LikeLike
setuju ama bro peyek…nah artikel gini emang bener2 juossssss….inget beberapa puluh tahun yg lalu ketika awal2 kenal blognya iwb he he he
LikeLike
Salute….sy sangat suka artikel2 yg mementingkan konsumen begini…krn ini sifatnya membuka kekeliruan konsumen, mengoreksi konsumen dan memberikan solusi yg efeknya bisa merembet kemana2 scr positif. Dan hasilnya konsumen makin cerdas gak termakan propaganda pabrikan.
*sorry ketinggalan 6 detik
LikeLike
@ 50. Realistis
Soale lagi demen produk anyar ki kang. Sobek tenan. Btw suwun…masukan sebagai acuan untuk lebih baik kedepan
LikeLike
kang iwan,,,
kalo komen ane ngelantur di beberapa artikel,,,,
di tegur aja kang,,, 😆
kadang2 ane suka kelewatan kalo lagi maenin emosi FBH,,, 😆
LikeLike
asik dapet satu poin…
LikeLike
Owh baru ngerti saya
LikeLike
avbsean……. browwww
LikeLike
bawah ane keponakanx iwb…
hohoho
LikeLike
Tdk ada merk mtr yg iritnya mencolok, smua sama
tinggal bgmana cara berkndra
LikeLike
kang iwan saya mau tanya, apakah pengetesan teman2 ITB sudah memperhatikan karakter masing2 motor, dgn spek serta timing pengapian yg berbeda, otomatis, jika menggunakan satu metode yg sama, makan keakuratan juga ga akan sampai 90%, tentunya perlakuan eco riding juga harus berbeda, ada yg eco ridingnya di rpm 7000, ada yg di 5000.. wlpn sy yakin rata2 pasti di rentang 40-50kpj
seperti halnya di mesin turbin pembangkit listrik, beda merek wlpn outputnya sama tp msg2 punya putaran kerja optimal utk mncapai efisiensi dan daya optimal yg dihasilkan.. cmiiw
LikeLike
nach ini br pencerahan
http://aripitstop.wordpress.com/2014/02/04/aplikasi-smart-side-stand-switch-saklar-standar-samping/
LikeLike
wew
LikeLike
@ brudd
ini baru bener…
jangan kayak si motoca**l… menggiring opini publik dengan mengajarkan su’udzon… di track 2,2 km nvl menang dari cb karena ada modifikasi diam diam dari pihak mjalah R2 katanya… tapi bisa nunjukkin bukti juga kaga… kalau ada bukti otentik sih gak masalah…
blog yang slogannya motorgoodness kok mengajarkan berbuiruk sangka..
itu blog seolah2 menunjukkan hitung hitungan secara teknis, tapi di baliknya ada modus..
opininya juga aneh…
—————————————-
jgn gt bro,ente blm tau aslinya orgnya gmn,klo ga stuju kataknlah ga stuju,ga ush mencela brlebihan,tdk patutlah kt2 “iblis” djdkn prsamaan..
Ma’afkn klo ane nyakiti hati ente..
LikeLike
setuju mas iwan… kondisi jalan sangat mempengaruhi seberapa bensin yang terhambur. makanya selalu nunggu artikel city ride motor-motor anyar dari mas iwan ^^
LikeLike
Ditunggu next artikel lek
sgt brmanfaat
LikeLike
Mantaf tenan infonya. .
LikeLike
top Kang. Ada peneliti/lembaga independen+kompeten bersedia memberi penjelasan..
LikeLike
@ 62. NovaSonicRider
Pada intinya mereka mengambil motor dalam kondisi standart pabrikan. Jadi untuk pengapian atau timing semuanya pada posisi default bro. Untuk RPM semua diatur oleh mesin secara testing menggunakan motor matic. Hasilnya average permerk nyaris sama yakni kisaran speed 40-60km/jam merupakan titik optimal komsumsi BBM paling irit
@ 66. dikisepterian & 67. garuda
Siappp bro
LikeLike
Bedanya penelitian dr itb yg mengajar konsumen dengaan penelitian pabrkn.make ecr40 adalah…
Yg satu membuat apa yg nampak sulit menjadi mudah dimengerti dan mudah penerapannya scr konsisten….sementara yg satu membuat yg sulit td menjadi semakin sesuatu yg MUSTAHIL dicapai konsisten dan banyak kuantitasnya.
Ecr40 tentu sj bisa membuka peluang gugatan hukum….itu pasti….tp dosen itb menghilangkan kerugian td dgn cara yg baik dan logis
LikeLike
mas iwb beneran ikut ke situ? itu kan di dalam laboratorium. ada oleh2 lain juga nggak?
ane cuma tahu aja tempatnya. nggak termasuk dalam rombongan/hadirin presentasinya.
LikeLike
wah,,,
baru aja ane mau tanya kang,,, ngetesnya pake jenis motor apa,,,
rupanya pake matic ya,,,
mungkin kalo ngetesnya pake tipe motor yang ada giginya (piye nulise,,,, kok ono untune,,, ) gear maksudnya,,, kayak motor bebek ama mongtor semprot,, apalagi yang ada koplingnya,,, mungkin beda lagi cara ngetesnya ya kang,,,
soalnya kecepatan 40-60 kpj dengan gear 2,, dan 40-60kpj di gear 4 atau lebih,, pasti beda hasil konsumsi bbm nya,,,
koreksi ane bila salah,,, (boso inggrise kulo ora ngarti,,, )
LikeLike
@peyek
Memang benar…anda suka kelewatan kalo mainin emosi fbh….keterlaluan buat mrk. lihat akibatnya…..sampe2 mereka susah jualan skrg…susahbgiring opini dan bahkan ada yg pelampiasan dgn ‘aktif on metik’.
LikeLike
aseekk,,,,,
kang saipul jamil,,,, eh,,, kang setyawan dwi hendri masuk detik.com euy,,,,
ini ling nya,,,
http://oto.detik.com/?9922022
LikeLike
@ 72. ss106
. Yang sedang-sedang saja pokoke..
Ikut bro. Oleh-oleh apaan tuh. Oleh-olehnya ilmu yang pasti hehehe
@ 73. peyek
Pasti beda kang. Soalnya makin tinggi putaran mesin maka motor juga cenderung boros. Tapi terlalu rendahpun akibatnya juga rakus bensin sebab gear dipaksa melakukan torsi diluar kemampuannya. Cb wae gear 3 buat nanjak dengan RPM rendah…bukaan gas pasti minta lebih. Ngowos wis
* Beighh….Saiful maneh. Tobat tenan. Channel wajib pindah Rodo lebay soale…(Btw hafal bener sampeyan padahal dari samping lho wkwkwk)
LikeLike
wiuh
LikeLike
sekarang sloganya diganti “MOTOR PALING HEMAT” bukan “PALING IRIT”
LikeLike
lebih percaya dosen beneran drpd dosen abal”
LikeLike
wah gini ini artikel yang bermutu..
walaupun artikel nya termasuk ‘sensitif’ tapi kang IWB menyuguhkan nya dengan cara yang istimewa.. mantab kang bro..
LikeLike
kang,,, kui sing di cekel sang dosen,, kui mongtor opo kang,,, sing warna merah,,,,???
opo R limo las yo kang…????
iki lo ling e,,,,
http://oto.detik.com/read/2014/02/04/110110/2486423/1208/tes-jalan-atau-ece-r40-yang-lebih-akurat?o991101638
LikeLike
salut sama artikel ilmiah IWB, sebab banyak masyarakat kita salah orientasi dan perlu informasi secara ilmiah untuk pencerahan
ditunggu artikel selanjutnya
LikeLike
Apa bener ada istilah bbm basi om terus gimana klo bbm udah kadaluarsa gitu perlu dicampur lagi aditif apa dibuang percuma
LikeLike
Trus plg irit mtor apa lek? Ga dibhas dsni
LikeLike
Manggut manggut….
http://kobayogas.com/2014/02/04/honda-ahm-siapkan-motor-baru-lagi-di-bulan-maret-2014/
LikeLike
@ Peyek
Kawasaki Z250 kang
@ devmcry
Siapp. Suwun mzbro
@ 82. Dohc rompa
Sepertinya udah pernah dimuat sama wak haji Taufik. Tapi kita nggak akan bahas sebab bukan itu poin bahasan kali ini. Toh udah diterangkan komsumsi BBM engine sekarang identik sebab sama2 menganut 4 tak
@ gondes
Menarik nih kang. Kita akan kupas diartikel berikutnya…
LikeLike
tolong dong fbh di tes di itb dan ipb juga kesehatannya,kenapa kok sukanya sama odong odong plastik ember bergetar tangki jendol model norak katrok gitu,terus katanya suka melakukan itu di atas motor. 😀
LikeLike
Mas IWB artikelnya bener2 manteb… informasi yang bermanfaat
LikeLike
@73 – Peyek
Kalo menurut ane sudah dijelaskan di foto slide-nya om. Itu ada grafik engine performance dan driving performance Honda NSR250R (motor sport) dan ada note “Konsumsi bahan bakar terhemat dicapai pada range putaran kerja tertentu” dan putaran kerja itu dikonversikan jadi kecepatan jelajah (bergantung pada transmisi dayanya).
CMIIW
LikeLike
Tp bg sy….mtr teririt di dunia tuh cuma mtr2 pabrikan di motogp…..knp? Dgn fuel cuma 21liter…tp RATA2 bisa keluar tenaga 250an hp dan speed di atas 300kpj dn jarak tempuh hampir 100km. Itu SANGAT IRIT!
LikeLike
yach tinggal terserah konsumen mau beli yg merk mana
yg ribut khan fb,
konsumen mah, seneng dibeli, kagak seneng dijual
LikeLike
kalo di tes di mesin dyno ya harus sudah dikalibrasi, baru ok
titip kang http://motogokil.com/2014/02/04/mengapa-hasil-ukur-dyno-berlainan-inilah-alasannya/
LikeLike
Jgn lupa pelumas yg bagus bikin mtr semakin efisien yg artinya jg jd semakin irit.
LikeLike
Sukur la mash ada fbh yg jualan di trit ini….biarpun di atas2 ada peyek.
😆
LikeLike
Gak kebalik, mestinya yang dites ep be ye, yang katanya paling macho, eh malah pada nyoba skutik malam-malam pada pakai rok, biar gak kelihatan ya. Alasannya lomba lari. Xixixixixi malu aku…..
LikeLike
berat rider sprtx juga berpengaruh ya lek…???
LikeLike
@ Liant & 80.willy
Siapp…suwun sudi mampir mzbro…
@ Numpang
Pasti bro. Makin berat bobot kerja mesin juga lbh ekstra. Ujung2nya komsumsi BBM juga tambah…
LikeLike
89. bdt – Februari 4, 2014
yach tinggal terserah konsumen mau beli yg merk mana
yg ribut khan fb,
konsumen mah, seneng dibeli, kagak seneng dijual
==================
Harusnya memang begitu, tapi anehnya banyak yang uring-uringan saat hanya ada 30 an persen mau beli motor yang sama dengan keinginan/seleranya. Sementara yang 60 persen malah beli motor yang mereka benci.
LikeLike
10. Beqicot – Februari 4, 2014
tidak ada yang salah cuman beda sudut pandang saja…
=================
Saia sepaham sama yang ini, metode full to full, gas betot, rem tarik, gas lagi justru itu sangat mewakili kondisi real sehari-hari kebiasaan seorang rider…
Rider kalem ya akan cenderung hemat bensinnya.
Yang kacau itu kalau rider gaya gas pol rem pol terus mengklaim kendaraannya boros… itu uedannn kekekke
LikeLike
Artikel cerdas…….
LikeLike
jauh2 hari ane udah pernah komen,, ketika itu waktu empu gandrink masih pake pempers,,, dan masih belajar jalan,,,
kalo FBH itu kagak bisa di ajak diskusi sehat,,,
dan ternyata,, walopun setelah empu gandrink sudah menyelesaikan pendidikan S3 nya di university of harvard,,, kelakuan FBH kagak berubah,,,, 😆
itulah sebabnya,,, kenapa FBH selalu menjadi pecundang dan kaum keterbelakangan mental,,, 😆
sory,, its a fact,,, like or not,,, 😆
LikeLike
Awalnyaa…saya ragu! tapi setelah diteliti di ITB dan IPB, saya jadi yakin…
LikeLike
@ jaos konsumen biasa
Tp bg sy….mtr teririt di dunia tuh cuma mtr2 pabrikan di motogp…..knp? Dgn fuel cuma 21liter…tp RATA2 bisa keluar tenaga 250an hp dan speed di atas 300kpj dn jarak tempuh hampir 100km. Itu SANGAT IRIT!
——————————
bener banget bro,tp konsekuensinya mahal amit!
LikeLike
jozzz kang iwan. di tunggu artikel kelanjutanya.
LikeLike
tiap artikel kok selalu metu sengkunine kang yo……….ibarat semua kecap dianggap no 1, padahal damai itu indah
LikeLike
Wah…suguhane iwak peyek.
LikeLike
@kesuwen antri
Hehe….iya. Itu juga selain krn elektroniknya…jg krn fuel nya sendiri sdh mengalami modifikasi penambahan2 kimia dsb yg bikin semakin efisien buat ngimbangin permintaan mesin.
LikeLike
artikel yg bagus … tapi gimana dgn yg kencang …..
*sorry telat 6 detik .. masih bisa di uber .. yg ambles 30% susah nambalnya sampai 2,2 juta kubik …. wkwkwkwkwk
LikeLike
Betul itu, taun 85-an motor bebek 4 tak jadul sudah ada garis eco ride…
Ya skrg gpp diangkat lagi biar para rider jadi ingat kembali
http://kobayogas.com/2014/02/04/pojok-opini-seberapa-besar-kans-yamaha-r15-mengacak-acak-kelas-150/
LikeLike
Dan…bg sy….biker yg paling efisien dan irit kalo bw mtr tuh ya riders motogp selagi di race…..krn balance banget…..halus bawanya tp kencang banget sering di atas 200kpj….tp hasilnya 21 liter benar2 cukup!
LikeLike
mosok njuk kon nganggo motor 40-60 wae..
btw di spedo vega lawas dah ada tanda eco riding juga
LikeLike
Yes pencerdasan otongmotip
LikeLike
Absen
http://chakim92.wordpress.com/2014/02/03/byson-fi-pakai-desain-baru-perlu-perlu-nggak-sih/
LikeLike
artikelnya mantep banget. jadi pengen nyoba
LikeLike
cuman bapak” yg bisa ngirit bwa moootornya 😀
Anak muda mana bisa 😀 wlo mutor teririt skalipun pasti di geberrrrr trus
Moga artikel ini bisa meredam perdebatan yg slama ni sling mengklim yg pling irit 😀
LikeLike
dicoba ah…
http://enakansmotoshop.wordpress.com
LikeLike
@ 72. ss106
Ikut bro. Oleh-oleh apaan tuh. Oleh-olehnya ilmu yang pasti hehehe
lha itu. oleh2 ilmu apalagi yg didapat mas? terutama berkaitan dg hal yg biasa jadi debat kusir di sini. misalnya soal nunduk gak nunduk.
LikeLike
seng penting slamet teko tujuan..
LikeLike
jadi nozzle tetesan air hujan ama nozzle spray
beda se-embun doang?
LikeLike
115. paman sam – Februari 4, 2014
======
makanya ahm buat motor buat bapak-bapak.
iritnya real,
jgn salahken ahm kalu bapak-bapak bilang honda ” irit”
walu ada selain honda yg lebih irit
LikeLike
itu paling mendekati kenyata’an..
http://belalangmerah.wordpress.com/2014/02/04/hero-motocorp-akan-mengenalkan-hastur-600cc-pada-ajang-auto-expo-2014-di-india/
LikeLike
sekarang gak ada reply2an yah…..
http://wisnu3ds.wordpress.com/2014/02/04/vimod-honda-cb150sf-minor-fighter/
LikeLike
apapun hasilnya…. ngikut aja deh
http://ferboesrichardson.wordpress.com/2014/02/04/heater-fungsi-dan-kegunaan/
LikeLike
pencerahan yg supeeerr……….
LikeLike
Membaca koment kang iwan, saya tau motor yg dimaksud paling irit.
GT125 kan.???
hayo ngaku. . . . . .
😀
LikeLike
makasih2,, bkn undangan tapi kecipratan informasi jd sama2 nambah ngilmu, ketok ki bang Iwe wonge ra tegelan mesti patut dadi mentor :D…
LikeLike
infonya KURANG LENGKAP.
harusnya disertakan motor apa yg diuji.
gak semua motor ekonomis di rentang 40-60.
silahkan naik tiger, ninja, cbr, pio.
mereka punya power maksimal di RPM tertentu, pada gigi tertinggi di RPM ekonomis dimana torsi tertinggi tercapai (6000-7000 rpm) speed bisa berada pada 80 KPJ.
masa iya nantinya motor kimco disamain ama R1 suruh jalan 40.
..
tapi over all, ane apresiasi adanya artikel model begini, jempul dah
.
gak melulu bahas motor baru.
seakan blog cuma jadi ajang kampanye pabrikan.
beda banget baca isi blog IWB jaman dulu ama sekarang. sekarang kurang artikel bermutu seperti ini.
LikeLike
120. bdt – Februari 4, 2014
masa siiih??? Hee maaf ya brooo.. Saia ga menyinggung AHM loh 😀 ntar dkira FBY lg saya 😀
LikeLike
soal mengisi bensin dimalam hari? saya sering tuh mas
http://ferboesrichardson.wordpress.com/2014/02/04/heater-fungsi-dan-kegunaan/
LikeLike
ditunggu artikel informatif dan mendidik selanjutnya.
bukan artikel motor baru mulu.
LikeLike
yesss…. dokit lagi dah mau 150
LikeLike
kembali lagi 5 menit kemudian aaahhh… siapa tahu pas 149
LikeLike
gak pake ★ ketjil lagi d●nk…
😆
LikeLike
infonya KURANG LENGKAP.
harusnya disertakan motor apa yg diuji.
gak semua motor ekonomis di rentang
40-60.
silahkan naik tiger, ninja, cbr, pio.
mereka punya power maksimal di RPM
tertentu, pada gigi tertinggi di RPM
ekonomis dimana torsi tertinggi tercapai
(6000-7000 rpm) speed bisa berada pada
80 KPJ.
masa iya nantinya motor kimco disamain
ama R1 suruh jalan 40.******
____________________
takutnya ntar ada yg gak terima kalo motornya lebih boris pak….
LikeLike
Irit atau tidaknya tergantung pemakaian motor tersebut
LikeLike
127. pak tarno – Februari 4, 2014
infonya KURANG LENGKAP.
harusnya disertakan motor apa yg diuji.
===============================
di artikel sebelumnya dah ada, coba buka lagi artikel lama
LikeLike
@ferboes
emang ada apa bro di № 150 ?
LikeLike
@om peyek…
kang iwan,,,
kalo komen ane ngelantur di beberapa
artikel,,,,
di tegur aja kang,,,
kadang2 ane suka kelewatan kalo lagi
maenin emosi FBH,,,
___________________________<_
anda memang sering kelewatannya om
LikeLike
infonya KURANG LENGKAP.
harusnya disertakan motor apa yg diuji.
gak semua motor ekonomis di rentang
40-60.
silahkan naik tiger, ninja, cbr, pio.
mereka punya power maksimal di RPM
tertentu, pada gigi tertinggi di RPM
ekonomis dimana torsi tertinggi tercapai
(6000-7000 rpm) speed bisa berada pada
80 KPJ.
masa iya nantinya motor kimco disamain
ama R1 suruh jalan 40.******
==============================================================
iya sebenernya jenis motor apa yang sedang di uji coba
LikeLike
Beqicot pada Februari 4, 2014 pukul 8:17
AM
tidak ada yang salah cuman beda sudut
pandang saja…
__________________
setuju sama anda *double thumbs up
LikeLike
138. Ferboes Richardson – Februari 4, 2014
@om peyek…
kang iwan,,,
kalo komen ane ngelantur di beberapa
artikel,,,,
di tegur aja kang,,,
kadang2 ane suka kelewatan kalo lagi
maenin emosi FBH,,,
___________________________<_
anda memang sering kelewatannya om
====================================
sudah ketetapannya om,,, 😆
LikeLike
ngabsen dulu ah..kirain dah 200..wkwkwk..
http://hulssay.com/2014/02/03/sneakers-keren-buat-para-pria-keren/
LikeLike
Komsumsi BBM motor paling irit direntang kecepatan 40-60 km/jam. Rentang speed tersebut bukannya mutlak sebab bisa dirombak dengan menggeser engine mapping. Namun secara standart…mayoritas pabrikan memilih kecepatan diatas sebagai zona eco riding
==============================================================
Mas IWB itu konsumsi BBM nya pakai Premium atau Pertamax
LikeLike
You N goO pada Februari 4, 2014 pukul
8:19 AM
Bener Kang, ane pernah tes neo vixion dari
cikarang – kemayoran 50km an, gak abis
seliter Kang, cuma 7rb perak shell super
=_______________=_______________<_<<<_<\
nee vixion khan emang terkenak irit. dah banyak beritanya lhoo….
*nyambi nyales
LikeLike
Ternyata sekarang bedanya hanya sesendok per-40km.. Berarti klaim ttg motor irit itu merk —– hanya kisah klasik dimasa lalu… Moga2 banyak anggota gerombolan kuambing yg bs reinkarnasi jadi manusia 3(baca : menggunakan otaknya)…
Btw, OM IWB, itu motor2 matic yg di tes apa aja ya?? Boleh tw hasilnya motor A, motor B, motor C, dst (mancing kontroversi hati ahhh)
LikeLike
doain ane ya fbh,,, semoga ane dapet komen yang ke 150,,
ntar pulsanya ane sedekahin ke fbh deh,, 😆
LikeLike
deckyogaP pada Februari 4, 2014 pukul
8:23 AM
Sepeda vega r th 2005 sya kmrn sya coba
isi 1 liter hasilnya 59km, dengan kecepatan
antara 40-50.sebelumnya tangki vega
kosong song. Itu sepeda sya yg lama msh
pakai karbu. Kalau milik teman2 rider lain
gimana ???
_________________
_________________
jupe saya 1:28-32 premium dan 1:40-42 pake pertamax
masih standart diangka 50-60 kpj 🙂
LikeLike
Komsumsi BBM motor paling irit direntang kecepatan 40-60 km/jam. Rentang speed tersebut bukannya mutlak sebab bisa dirombak dengan menggeser engine mapping. Namun secara standart…mayoritas pabrikan memilih kecepatan diatas sebagai zona eco riding
======================================
Sudah pada makan siang blum nih 🙂
LikeLike
wahh,,, dikit lagi,,,,
para bachooters,, udah siyap2 dengan komeng2 nya,,,
merebut 150 kpj di iwe be,,, 😆
gass poolll,,,,
LikeLike
Sepeda vega r th 2005 sya kmrn sya coba
isi 1 liter hasilnya 59km, dengan kecepatan
antara 40-50.sebelumnya tangki vega
kosong song. Itu sepeda sya yg lama msh
pakai karbu. Kalau milik teman2 rider lain
gimana ???
_________________
_________________
jupe saya 1:28-32 premium dan 1:40-42 pake pertamax
masih standart diangka 50-60 kpj 🙂
================
jupiter memang irit om
LikeLike
Ada sales panci yg mulai jd penjilat
Ngoahaha
LikeLike
ane kayaknya nih,,, ,,,,
LikeLike
kal● kelewatan ya balik ↑↓ arah lagi aja ○m…
cuma jalannya satu arah ↑ jadi harus muter jauh…
😛
😆
LikeLike
jaya pada Februari 4, 2014 pukul 8:45 AM
secara tidak langsung memberikan
rekomendasi kepada bikers untuk
memainkan kendaraannya secara smooth…
yang tujuannya “slomah…slomoh…
slamet..”:D
___________
_________<_
slomah slomoh slamet opo kui bro…???
LikeLike
asemm,, kepotong ama si @150. Liant Bravery,,,
nasib,,, nasib,,,,
sabar ya fbh,,, 😆
LikeLike
Tanya2 mas iwan ah,biar di kira smart*
Salam panci
Ngoahaha
LikeLike
fby2 sekarang mulai ngomongin mongtornya irit.. bla..bla…. emang orang diluar sana percaya ma ente2….wkwkwkkwk
LikeLike
Sales panci sok smart trs jd penjilat deh
Ngoahahaa
LikeLike
Absen lgi kang 😀
http://chakim92.wordpress.com/2014/02/04/presiden-sby-ke-pekalongan-mau-jenguk-korban-banjir-ya-ups-salah/
LikeLike
ohh komen pekgo dapat pulsa jigo !
😆
LikeLike
sampe kepala ente2 kejedot aspal ngomongin merek yahama itu irit org diluar sana kaga ada yg percaya….. soale udah dr oroknya yahama itu suka nge klaim tipu2…….
LikeLike
137. ●○ qwerty ○● – Februari 4, 2014
@ferboes
emang ada apa bro di № 150 ?
________
_______
ada hadiah motor byson warna biru bro

wkwkwkwkwkwk
eh .. salah dinh, ada pulsa buat nambah kuota
LikeLike
sayang turing si neon kang iwan kagak posting pemakaian bbm, coz ane mo buktikan ,tu klaim yahama kalo sineon 78,98 kpl…wkwkwkwk
LikeLike
walaaahhh….. gara2 sinyal lemot indosat jadi gagal dapet 150 kpj padahal dah tak gasspoll…
LikeLike
Kalo Dr. Ing Tri Yuswidjajanto yg ngomong si Neon test eco riding 15 Kpl ane sangat percaya….
kalo Tri si juragan alay dengan test anak jalanan rada alayer fby sangat2 percaya….wkwkwkwkwk
LikeLike
ya sudah…. menunggu artikel selanjutny
137. ●○ qwerty ○● – Februari 4, 2014
@ferboes
emang ada apa bro di № 150 ?
LikeLike
pengen irit ya kecepatannya emang mesti konstan 40-60, biar tambah irit pake pertamax plus dorong.
LikeLike
Salam Yimm…. Neon 78,98 kpl….wkwkwkwkwk
LikeLike
dari taon 2005,,, pikson jadul ane kagak pernah ane ukur,, berapa FC per kilometernya,,, 😆
jarang geber2,,,, paling2 kalo ada rider kucing,, ane uber2 sampe ane asepin,,, trus ridernya keki,,, 😆
LikeLike
ini juga mas http://ferboesrichardson.wordpress.com/2014/02/03/hot-news-mau-beli-mobil-dari-hasil-minta-minta/
LikeLike
Silahkan fby komentari xeon 125 gt klaim Yimm 78,98 kpl
Test Dr. Ing Tri Yuswidjajanto… xeon 125gt 15 kpl……
monggo fby aka budak2 yahama di komentari mogntor emak2 ente2…wkwkwkk
LikeLike
http://ferboesrichardson.wordpress.com/2014/02/02/hati-hati-saat-memakai-handphone-sambil-di-charge/
LikeLike
kasian,,, udah pake PC butut,,, komennya bece mulu,,, gak ada nyang tanggepin,,, buahahahah,,,
paling2 nanti ganti nick name,,, trus purak2 ada nyang nanggepi,,, padahal saut2an sendiri,,, 😆
buahahaha,,,,
LikeLike
om perboes,,, kok jemurannya nggak di titipin,,,??

LikeLike
fby pura2 ga tau, sedang fby yg laen malu2 kuda…wwkkwkwwk
LikeLike
sekali lagi ah,,,,
kasian,,, udah pake PC butut,,, komennya bece mulu,,, gak ada nyang tanggepin,,, buahahahah,,,
pait banged hidup mu kisanak,,,, 😆
LikeLike
fby tua bangka sekarang mulai ngomongin mongtornya ….tp malu2 kuda mo terus terang intinya berapa kpl…wkwkwkwkk
LikeLike
Ekekekekek
Ada Bapak Klingon bulus angop.
LikeLike
316. Klingon V2 = New Vixion – Oktober 30, 2012
semakin sering fby berkomentar negatif….semakin gundah gulananya dia sebagai fby…….
——————————
96. Klingon V2 = New Vixion – Oktober 29, 2012
asisten juragan pengen nyulut lagi…ngakak…….. yep hr minggu khusus buat keluarga, sambil ngerecokin fby walao jatah hari itu anak maen game namun sedikit menghibur liat tingkah laku para fby….ngakak
Reply:
{yep hr minggu khusus buat keluarga, sambil ngerecokin fby walao jatah hari itu anak maen game}
——————————
194. Klingon V2 = New Vixion – Oktober 28, 2012
xixixixi…ane tersenyum bisa bikin fby gondok di tengah kegirangan uforia lorenzo jurdu………. nanti ane sambung lg ya para fby….. coz compy nya gantian ma monik ane…. nge game…. bye..bye… fby yg dilanda uforia….serius….
Reply:
{nanti ane sambung lg ya para fby….. coz compy nya gantian ma monik ane…. nge game…. bye..bye… fby yg dilanda uforia….serius….}
http: //iwb.com/2012/10/28/lorenzo-juara-dunia-pedrosa-mengaku-tetap-bangga/#comment-223995
203. Klingon V2 = New Vixion – Oktober 28, 2012
tp ga berlaku buat ngirit2an wtf vs sial gt n miaou j………. kalo wtf lbh irit di bilang ngibul…wkkwkwkwkwkwk…..udah ah….anak ane dah ngambek…..
Reply:
{.udah ah….anak ane dah ngambek…..}
—————————————-
—————————————-
“WAKTU ITU PAK KLINGON NGELES KARENA TERPOJOK DEBAT KUSIR DAN BERALASAN SEPERTI ITU!”
BUAT PAK @NVL = KLINGON V2
Jangan lupa sama ini.
Kasihan anak anda mau main game sampai ngambek berebut komputer dengan anda bapaknya.
Jadi terenyuh saya, terngiang terus komentar ini, sudah tua bangka Bapak Klingon masih ngalay disini.
Prihatin saya melihat kehidupan aslinya Mas Klingon.
LikeLike
fby tua bangka bialng ane bc…. sek mo muntah dulu……
Silahkan fby komentari xeon 125 gt klaim Yimm 78,98 kpl
Test Dr. Ing Tri Yuswidjajanto… xeon 125gt 15 kpl……
LikeLike
Malu malu rebutan kompi butut sama anaknya.
Ekekekekekk
LikeLike
ada pengguna PC butut kalap,,, 😆
mudah2an PC bututnya gak ikut kalap,,, :eh,, mledug,,, 😆
LikeLike
OKE DI MENGERTI OM
LikeLike
Bapak klingon pemulung nemu PC butut
Ekekekekekekk
LikeLike
dan bloger papan atas menguatkan postingan bloger papan atas yg laen tentang fakta test ITB Neon gt 125 cm 15 kpl…
berbeda dengan penipuan yang dilakukan YIMM yaitu 87,98 kpl..wkwkwkkwwk
LikeLike
wkwkwkwk…78,98 kpl…….
LikeLike
kasian,,, kagak ada nyang nanggepin,,, 😆
wkwkwk,,,
apakah gara2 komen pake PC butut,,,???? 😆
LikeLike
xeon gt125 78,98 kpl mungkin mengtik satu2nya didunia buatan YIMM paling irit sejagad raya…..
LikeLike
sori ye fby2, apalagi yg sok akrab ma ane. ente2 ane ga kenal….. ane mau konsen dgn judul tread…….
salam YIMM dgn xeon 78,98 kpl……..
fakta 15 kpl…..wkwkwkwkwk
LikeLike
ditunggu artikrl lanjutan nya kang…. nice info.. josss lah pokonya… 😀
LikeLike
wkwkw,,,
juragan PC butut,, lagi mutung,,, 😆
wkwkwk,,,
LikeLike
fby yg udah aki2 dan rontok rambutnya…. silahken di komentari aja, penipuan yimm > xeon gt125 78,98 kpl,
dan komentari hasil test ITB sebenarnya cm 15 kpl…..
pura2 sibuk….. wkkwkwkwkkwk
LikeLike
Mantau ajadeh
http://katana93.wordpress.com/2014/02/04/komsumsi-bbm-new-vixion-menggunakan-pertamax/
LikeLike
195. Dicky
mungkin 98,78 kpl……. bisikan YIMM…wkwkkwkwk
LikeLike
lah koq fby2 mingkem ????
ayolah di komentari penipuan yimm > xeon gt125 78,98 kpl,
dan komentari hasil test ITB sebenarnya cm 15 kpl….
biar sejalan dengan judul tritt……wkwkwkwk
LikeLike
Metode EC R40 itu metode ilmiah yang parameternya telah terukur…atau bisa dikatakan dalam kondisi “Steady State”….
Sedangkan tes-tes umum yang biasanya dilakukan “full to full” itu kondisinya “unsteady state”….
Kesimpulannya ya terang wae ada perbedaan dari 2 metode itu….banyak faktorlah….
Orang yg bergelut di bidang penelitian pasti tahulah akan hal ini…
Ngono lho Son….ngerti pora kowe…..
LikeLike
cofee break selesai….. lanjot gawe…
fby di komentari ya kalim YIMM xeon bisa 78,98 kpl..
padahal faktanya cm 15 kpl….. wkwkwkwk
silahken lanjut nyolot, fby2 gelandangan……..
LikeLike
Cie..cie…
ada yg goyah kepribadiannya nihhh…
kebakaran hatinya om….
kok sampe segitunya bela2in ahm…
LikeLike
wwkwkwk,,,
juragan PC butut lagi sibuk,,, mencari settingan aga PC nya agar setara ama ai kor sepen,, ,,, 😆
buahahaha,,,
LikeLike
@ NVL = KLINGON V2
——————————
xixixixi…lg kesurupan ya om..??
segitu gigihnya ngebela sayap ayam…
LikeLike
memang, klaim konsumsi bbm pabrikan itu cuma berlaku di rentang 0-60 kmpj aja kok, kang iwan..
____________________________-
http://jackalride.wordpress.com/2014/02/04/hero-hastur-600cc-meluncur-di-auto-expo/
LikeLike
xeon GT 15 kpl? yakin gak ada yg percaya. kalopun benar pasti itu tangkinya bocor.
atau mungkin mesinnya ada yg rompal dan pada karatan. eh… tapi kan xeonk GT motor baru. gak mungkin laaaaa…. masa motor baru dah pada rompal dan karatan?
tapu yang jelas kalo xeonk GT 15 kpl, saya jelas ga percaya.
so weird
LikeLike
Lab TORBAK dengan background turbin di lab Thermal…jadi kangen
LikeLike
lulusan Sekolah Teknik Mesin Jerman (STMJ)? pantesan pinter *piss Pak 😀
betewe, artikel ini keren kang, seiring dgn semakin ringkih & tuanya usia bumi, sering2 yak, juooosss…..
LikeLike
pret pret kenyot kenyot
prut prut kempros kempros
motor honda pancen lemot
biar lemot yang penting boros.
toweng.
LikeLike
150. liant bravery. selamat Anda layak dapat pulsa 😀
betewe, mo nyambung aja, Z1 ane dapetnya 1:46an, pemakaian 40~60 kpj cm buat pp rumah-pabrik tiap pagi & sore lewat jalan antar kampung, minumnya pertamina nu bereum..
LikeLike
juragan churut bilang kalo si xeon boros..
odong odong variongok 125 juga sama
hasilnya,, padahal dah koar koar pake iss
yang katanya sich menambah irit.. fikir pake logika.. gimana kalo tuh
odong2 variongok gak pake iss ??
the answer is,,
injeksi dan semua tehnologi honda is
gagal..
yezzzzz
buat apa dohc kalo boros tapi hasilnya cuma lemot dan rompal ?
untuk apa iss kalo borosnya sama saja dengan yang enggak iss ?
bahkan matic yamaha terbaru ini jauh lebih irit dari pada odong odong hondangok yang pake iss gagal.
yezzzzz
LikeLike
Yamaha New GT125 Eagle Eye dibandrol 15,9 juta rupiah … diklaim tembus 79,98 km/liter
http://tmcblog.com/2014/01/07/yamaha-new-gt125-eagle-eye-dibandrol-159-juta-rupiah-diklaim-tembus-7998-kmliter/
wkwkwkkwkwk
LikeLike
faktanya ditast oleh LAPI ITB 15 km/liter….gubrraaaakkk
treng…teng…teng…..
LikeLike
besok langsung cobain eko riding ahh..
LikeLike
brarti matic yg ditest itb kemaren beneran independent ya. Kata fbh itu cuma suruhan yimm,ternyata mereka meneliti beneran.
Salut deh sama matic yimm, irit emang.
LikeLike
Nek nggo mobil piye?
LikeLike
sudah ketetapannya matic yamaha tuh boros,
sekalinya irit tarikannya mencla mencle,
*lirik mio jrengggg
LikeLike
spertinya emang bener tuh pak dosen, feling saya pas naek motor juga mengatakan demikian.. hehehe
LikeLike
Cepet om iwan ditunggu artikel in reyen ny mumpung gt125 ane mau direyen haha penting nihh
LikeLike
Bagus,mudah2an tdk berat sebelah,kita juga jadi lebih tau berkndara yg irit
LikeLike
pingin irit????
yo gawe pixi ae tong……
yg namanya irit tu yang kagak pernah dorong mtornya ke pom…..
yg o’on & ngrasa sales bleh nyolot
LikeLike
saya ijin share dulu mas ke FB saya, sapa tau bermanfaat
LikeLike
http://mhdharis.wordpress.com/2014/02/04/helm-unik-valentino-rossi-saat-motogp-sepang-test-2014/
LikeLike
Kang Iwan, tolong tanyakan/ sampaikan hal ini ke ITB, kalau mau lebih obyektif, sebenarnya ada 1 lagi aspek/ variabel yang sangat penting/ menentukan, yaitu motor yang akan dites oleh pihak ketiga (dalam hal ini ITB), harus motor “kualitas mass-pro” yang diambil/ dipilih langsung SECARA ACAK dari dealer, bukan motor yang “dikirim” oleh pabrikan ke peneliti ybs… Tul nggak? Hehehe…
LikeLike
pak dosen motor bakar.. 😀
LikeLike
NVL ku bulan jauari 2014 saya test pake metode full to full, hasilnya 42,5km/liter, bulan desember 2013 37,3km/l, november 43,1km/l, oktober 40,5km/l,
sbenarnya brpa sih konsumsi bbm yg di keluarkan YAMAHA
LikeLike
woles bawa motor
LikeLike
ni yang penelitiannya vario techno 125 cc bisa tembus 1:14 itu ya lebih boros dari avanza yg 1500 cc?? metodenya gmn ya?
LikeLike
penelitian independen ya… bisa dijadikan bahan pertimbangan ketika riding nih, hehehhe
http://ulidblog.com/2014/02/05/aston-martin-db-convertible-110-mini-car-berkelas/
LikeLike
Wah di gedung prodi teknik mesin ya mas iwan, harusnya kesana saya biar ikut liat hehe. Tongkrongan saya di gedung sebelahnya soalnya.
LikeLike
Widih yg jadi patokan dislide transparan NSR250…..ckckckck
LikeLike
juosss gandossss
LikeLike
Pagi…
———-
http://kobayogas.com/2014/02/05/haruskah-honda-cb150sf-di-recall/
LikeLike