Rindu pemimpin yang betul-betul sudi membela rakyat….

gp-banner-460x110

Iwanbanaran.com – Bro dan sis sekalian….menjadi Blogger otomotif bukan berarti IWB cuek terhadap berita dan isu negeri ini. sebagai anak bangsa yang pernah merasakan masa keemasan….IWB hanya bisa ngelus dada ketika membaca banyak berita. Teringat 20 tahun lalu negara Indonesia begitu disegani. Kesejahteraan rakyat rata dirasakan hingga seluruh pelosok desa. Lha sekarang??. Petani ngos-ngosan jauh dari kata sejahtera…..

460x150Banner-Gif-uk460x140-Recovered

IWB lahir didesa terpencil Banaran Tulungagung Jawa Timur. Background kakek nenek adalah petani tulen. Jadi kalau sampeyan nanya….pernah nggak mz Iwan nunggu padi??. Walah…tiap mau panen tuh. Ribuan burung penyerbu menjadi musuh utama IWB saat masih kecil. Begitu juga aktifitas sehari-hari. Mana ada Playstation atau game online. Paling hanya game watch keluaran Casio. Itu aja yang mampu beli hanya anak orang kota. IWB??. Nelen ludah doang saking ketatnya adat wong ndeso terhadap barang skunder. Pelariannya….cari belut atau jangkrik. Pol-polnya…enthik dan gobak sodor (ngertikan permainan ini??). Byuhh…gitu aja perasaan udah seru nggak ketulungan. Kenangan masa lampau yang tidak pernah IWB lupakan…..

Sekalinya panen…IWB masih ingat, rumah joglo kakek nenek bak lumbung padi. Tingginya sak wuwung (atap). Saking makmurnya jaman itu…sekali panen sampeyan bisa beli mobil. Untuk memancing ekonomi bawah pemerintah juga membangun koperasi unit desa. KUD yang akan membantu masyarakat kurang mampu. Hebatnya….seluruh elemen berfungsi dengan baik. So…walau atas korupsi (katanya lho ya :mrgreen: )…..bawahpun tetap merasakan kemakmuran dan kesejahteraan. Perhatian pusat sangat kental terasa sebagai komitmen menjunjung tinggi negara agraris. Dan diakui atau tidak…dibalik kekurangan masa itu, kita harus tetap acungin jempol pembangunan yang melesat tak terkejar. Tidak heran Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei dan negara Asia Tenggara lain menjadikan Indonesia sebagai negara yang dihormati dan dituakan…..

Sayang….sekarang susah mencari sosok pemimpin yang bisa jadi panutan. Korupsi makin menjadi. Koruptor ketangkap malah cengar-cengir….hakim agung katanya melakukan perselingkuhan…dana kitap suci diembat dan masih banyak kasus lain yang membuat kita hanya bisa tepuk jidat. Cita-cita reformasi bak menguap tanpa bekas. Sebagai wong cilik….kita semua hanya rindu pemimpin yang betul-betul sudi membela rakyat. Lha piye kangbro….sembako meroket aja seperti cuek bebek nggak perduli, lak yo mringis to. Ngeselinnya sekalinya membumbung…susah untuk turun. Jian sobek tenan!!…

Last…..mari tempa diri kita untuk mencintai negeri ini. Didik anak-anak kita agar selalu jujur dan takut terhadap hukum Illahi (kalau penjara nggak ngefek….bisa plesiran je :mrgreen: ). Karena dari merekalah akan lahir pemimpin-pemimpin muda calon penerus bangsa. Mungkin….negeri ini butuh refreshment lahirnya sosok muda, bukan warisan masa lalu. Leader yang mengerti betul arah pembangunan. Pro rakyat…..bukan hanya mementingkan golongan. Jadi ingat sindiran kata-kata…” piye…enak jamanku to??” . Halah…ada-ada aja :mrgreen: . Masa nggak bisa dibalik tapi menatap masa depan serta pintar memilih nahkoda negeri ini adalah kunci kesuksesan…...(iwb)

Foto : Flickr

Baca juga : IWBspeed.com

Advertisements

161 thoughts on “Rindu pemimpin yang betul-betul sudi membela rakyat….

  1. Soeharto adalah pahlawan.
    meskipun bnyak utang ke luar negri tpi smwa’y nyata pmbngunan dmana2. Lah skrg para pjabt mentingn dri sndiri. Pjabt korup hrz’y d intimidasi ky anggota2+kturunan PKI,gx d anggap ada d negara kita .jangan ngomongn maslh HAM para koruptor gx pantas HAK di dunia ini.

    Like

  2. @ 7. spongebob
    Plus minus sih bro. Tapi plusnya rada banyak :mrgreen:
    @ 9. king95
    Waduh…guk guk e tak sensor kang xixixi
    @ 16. Regizta
    Jebule juga rada kecewa ya kang hehehe

    Like

  3. Pemimpin teladan adl pemimpin yg menjadikan kekuasan itu amanah,bukan alat. Penderitaan 1 warganya adl penderitaan dia jg. Dosa 1 warganya dia jg ikut menanggung.. Kalo tahu beratnya jd pemimpin, maka jd pemimpin bukan utk diperbutkan,tapi krn “terpaksa”, ditunjuk,dipanggil oleh warga utk memimpin. Noto nagoro yg asli itu bukan mengajukan diri… Tp krn dipaksa memimpin padahal dia tdk niat jd pemimpin…

    Like

  4. Lawong jaman saiki garep milih sing ndi ndi podo kabeh lek iwan. . . Gembar gembor kalo mau Pemilu. Kenyataannya apa? . . Ga terbukti samasekali kalo udah jadi pemimpin. . . Presidenku yo tetep soekarno wae

    Like

  5. Penak jaman sekarang Maz IWB, IMHO.
    Anggap aja masa2 pahit ini adalah masa peralihan sebelum datangnya pemimpin seperti yang maz IWB dambakan.
    Semua doa dan harapan seluruh rakyat Indonesia akan mengakhiri masa transisi ini dan melahirkan pemimpin yang benar2 pro rakyat dan akhirnya tercipta dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
    Merdeka… 😀

    Like

  6. benul om iwb!!ane ja yang brojol thn 86 bs ngrsain prbhan dri reformsi smpk skrang!ora mlah apik mlh g kruan!!!emg ada baiknya jg msrakat kta jd hrs berkmptsi untk mraih ksuksesan,,terjdi ide2 kreatif yg g terpkir sblmnya!!cm yg jd mslah tu yang g px bekal untk berkomptisi!!istilah balapan satu naik motor yg lai nguntil bahkan jalan kaki,,!ketimpangan itulah yg hrus disadari pmimpin bgsa ini!!klu smua px bekal yg seimbang jgnkan cina amerikapun lewat sm kita!!!

    Like

  7. betul Kang,,,,saiki tempe wae larang bahane bakune,,,,jare juragan dele regane dele manut dolar,,,,sekali mundak angel pol mudune,,,,,amoh ki,,,,

    Like

  8. ya om sekarang mh susah kek dulu,sekarang yg jdi pejabat sudah pasti korup,bukan negative thinking atau apa lah nma nya
    biaya dari partai untuk jdi pejabat harus d kembaliin ke partai,istilah nya kaya minjem uang gitu 😀 belum lagi sekali nya ada pertemuan/rapat,mau ngandelin gaji/uang saku,bisa bisa jual tanah 😆 #hasil ngobrol sma org partai,partai nya rahasia donk 😀

    Like

  9. ya oleh karena itu jangan heran kalo orang2 sekarang banyak yg males ikut pemilu.., lawong dipilih itu niate ben lebih baik e., ealah kok ujung2.nya pada korup., y wegah to yo yang milih..,

    Like

  10. Rindu main benthik (patil lele ditutuk ndase mati)…jitungan, gobak slodor..ngaritke weduse Mbah Darmo..angon sapi, tapi ceria, anak2 menemukan dunianya yg penuh kreatifitas tapi bertanggung jawab, saling bekerja sama…

    Gk seperti sekarang, anak2 asyik dgn Gadget, Play station, game online, menciptakan generasi konsumtif, individualis, dan matrialistis.

    Lindungi dan sayangi keluarga kalian!!

    Like

  11. pemimpin dl mngedepnkn swasembada pngan,tp skrg swh djadiin mall,aoartemen dll.kbtuhan pokok ngimport itupun bnyk yg dikorupsi.lha mau jd apa negara ini??????yg kaya makin kaya yg miskin makin miskin
    #rhoma mode on 🙂

    Like

  12. Apa harus dijajah sama belanda lg? Liat jalan mulus blom pernah diaspal sama bangunan masi kuat sampe skrg eh buatan belanda. Salut sama belanda

    Like

  13. Kondisi kritis Restorasi Meiji bukanlah saat peperangan dg kaum konservatif Tokugawa… Melainkan saat Restorasi trsbt mulai dijalankan… Byk konflik kepentingan, korupsi,perebutan kekuasaan(jd pejabat),cuma wktu itu sang “kaisar baru” Pak Meiji selalu fokus pd target utama restorasi, shg lambat laun semua kekacauan dpt diatasi. Kurang lebih 10-15 th…. Cerita versi entengnya adl di film samurai x g tokoh utama kenshin sang batosai

    Like

  14. Yg bilang masa pmerinthan pak Harto lbih enak dr masa skarang kyanya harus lbh bljar sejarah deh,
    memang pd masa pak Harto pembngunan meroket, tp ingat dananya dari mana.?
    Itu utang keluar negri bro, dan sampæ saat ini negara kita gk mampu byar, cuma byar bunganya doang, loe kalkulasi aja deh utang indonesia berapa, yg jelas jika di bagi jumlah penduduk negara kita, 1 orang menanggung utang _+Rp.60jt.

    Like

  15. kalo enthik gak tau kang yg kepiye tuh.. tpi kalo gobak sodor yo dolanan ku juga pas esek cilik.. muehehehe….
    yuph kang bener banget… sekarang ini negara seperti kapas, gak berbobot, pemimpinnya dari partai terkorup, bener2 kacau. dulu petani indnsia yg paling tersohor di sluruh pesohor dunia, skarang beras aja import. dlu jpang mnjajah ngra ini demi bras, skarang beras di jepang sana jauh lebih bagus dri pada di indo.. dulu katanya negeri ini gemah ripah loh jinawi, sekarang justru mnjadi yg tertandus, ngara di eropa, amerika, jepang, dan ngara lainnya di asia jstru lbh trjaga keasriannya, dan justru lebih indah serta bersih alamnya sekarang ini,, kota2 di indnsia mnjdi kota yg sngat ktor dan tata kotanya sngat bruk, sehingga hnya pantas di sejajarkan dengan kota2 yg ada di negara mskin saja. bidang olahraga indo di zman dulu sngat di segani, indo prnah mnjdi mcan asia dlm hal spak bola, maju dlam bidang balap, tapi sekarang,, punya stadion utama saja kalo liat di tv bner2 malu maluin, stadion utamanya sngat bruk skali.. punya sirkuit besar satu biji gak terawat sama sekali.
    ini benar2 mmalukan..
    bnar bnar yg trbruk dari smua yg trbruk, smakin mundur dan smakin mundur ngara ini…
    kita bnar2 btuh pmimpin yg jujur, sudah saatnya pmimpin negara ini adlah orang yg bnar2 punya keinginan untuk mmbangun bangsa… dari dulu mindset org2 di negara ini sudah sangat salah… dari dulu mindset org2 di negara ini adalah, ” cari pemimpin yg pintar, cari pemimpin yang pintar ”. itu salah besar sodara !
    kita tidak butuh pemimpin yang pintar. kita tidak butuh pemimpin yang kaya.
    percayalah !
    kita butuh pemimpin yang BAIK dan JUJUR, baik ke dalam (kepada rakyatnya),,,, namun tegas ke luar (terhadap invasi negara lain baik melalui perekonomian, perdagangan, gangguan terhadap kedaulatan NKRI, dan segala bidang yang lainnya)…
    oh iya….

    kang iwan ae kang nyalon dadi presiden… mengko aku tak ngajak sluruh wrga nang daerah ku nyoblos iwanbanaran. koyone mlah luwih apik dari pada sing nag partai biru, kuning, abang, kae..
    tak delok seko cara kang iwan memandang segala prmsalaan konkrit yg trjadi d negara ini,,koyo ne kang iwan is luwih mengerti karo rakyat…
    ayo kang iwan…. ndang nyalon ae…. aku pasti mendukung mu.. yakinlah..

    Like

  16. nah… Mari kita mulai dlu dri blog ini… Bersatu untuk berdiskusi.. Menjalin kbersamaan,menjalin rsa persaudaraan dan rasa nasionalisme… benahi dlu FBY dan FBH.. Klo perlu bubarkan mereka. Tdak akan maju negri ni jika tdak sling bersatu ssama anak bangsa…. Jgn membela dan mnyembah bkas penjajah. Dimna rasa nasionalisme mu????? heheheeeeee…
    Kabuuuuuurrrrrrr……… 😀

    Like

  17. lha pie wong melindungi warganya sj tdk mampu, sdh hukumnya impoten-tumpul ke atas tajem dibawah, mikirin hukuman yg pantas bt koruptor sj sampe ke media ributnya..lha mending digabung sj skalian..ya dimiskinkan suruh kerja sosial terus digantung di monas kyk statmen anas, jakarta macet banjir presiden nuduh gubernur lha bknnya ini tugas bersama, skg coba saja nek berani nuduh warganya opo ra malah digiles dewe kui ehehe..politik di indonesia ini bobrok tp ekonominya bagus, loe pny bisa gua beli, belum kasus WNI diluar negeri yg ditindas sampe ada yg ditembak mati pemerintah y diam saja giliran disebut nama bunda putri presiden bikin konfrensi pers..”2000% sy tdk kenal! :mrgreen:

    Like

  18. aku pingin kang iwan dadi presiden… dalane pasti mulus kabeh sak indnesia raya pokoke jozzzzzzz gandozzzzzz………
    pokoke iso kalah muluse dalan neng negara negara eropah, amerikah, lan jepang… salah satu barometer kemakmuran suatu negara adalah jalan yang mulus dan teratur… penghubung perakonomian lancar, ekonomi mnjadi baik, n sing pastine,, nek dalan mulus.. lak yo numpak mtor dadi ora was was kejeglong…. muehehehe

    Like

  19. wakil2 kita yg duduk di pemerintahan saat ini malah bikin indonesia tambah kusut bin krodit. bukanya promosi, pilih pemimpin yg kayak jokowi. dialah sang ratu adil

    Like

  20. jadi ada hubungannya panen padi dulu dengan 1WD
    kalo dulu sekali panen bisa beli mobil apalagi cuma beli
    1WD tapi panen sekarang cuma bisa ndoweh engga cukup untuk biaya nanam padi selanjutnya.

    Like

  21. ane pribadi udah hopeless soal yg satu ini…

    😀

    kita seolah hidup di hutan rimba padahal ini katanya sebuah negara…

    😀

    mungkin kita juga sudah dzalim kepada diri sendiri yang telah memilih pemimpin yg dzalim…

    😀

    ampuni kami gusti Allah…

    😀

    mantan santri ustadz sanusi

    Like

  22. wuih… politik,, urun rembug z lah… la sekarang jadi wakil rakyat pake modal bnyk ( paranormal yg gi booming) klu dah jadi pejabat cari untung & aji mumpung juga x…

    Like

  23. kalo kata kang gibran,
    manusia sempurna itu ada 2 :

    1. masih diangan-angan

    😀

    2. belum dilahirkan

    😀

    tapi jangan takut dengan masalah besar ndulur-ndulu sedoyo karena ada yang lebih besar dari semua masalah terbesar…

    😀

    Dialah Tuhan…

    😀

    mantan guru spiritual ebit g ade

    Like

  24. inilh buah sistem rusak. calon pmimpin mngglontorkn dana yg tdk sdikit. so buat balikin modal tntu mrk akn brbuat apa aja stelh mnjabat. rasional kn? demokrasi emng mahal dn mnghsilkn pmimpin yg korup pula. so klo anda2 muslim dn mau mlihat kebelakang ktika islam memimpin dunia slama 1300 thun dgn makmur, knapa kita tidk mnerapknya skrg? ini adalh fikrah dan thariqah yg dicontoh kn Nabi Muhammad SAW. jd islamlh solusinya. khilafah islam akan tegak kmbali. buat admin klo mnurut antum ini ga lyak silakan dikarungi aja

    Like

  25. perlu diwaspadai tayangan televisi yang sarat evil visi…

    😀

    pemimpin yang baik lahir dari sebuah keluarga yang baik, khusus buat ndulur-ndulur yang telah dikaruniai anak, jaga dan rawatlah dengan ilmu dan ahlaq terpuji, insya Allah mereka akan menjadi pemimpin yg baik…

    😀

    mantan penasehat presiden

    Like

  26. Saya kira belum ada yang lebih baik dari jokowi andaikata jokowi tanpa partai dan independen rakyat mendkung itu lebih joos daripada lewat partai,dan mungkin itu bisa cuma dari kehendak rakyat tak mungkin pak jokowi mencalonkan diri kalo tak dicalonkan dan diangkat oleh rakyat itu sendiri

    Like

  27. Yang penting jaman sekarang urus diri sendiri-sendiri, ngak usah ngurusi pejabat. Diri sendiri belum tentu bener mau ngurus orang lain. Pejabat adalah amanah rakyat harus didukung, bersyukur keadaan sekarang lebih baik dari yang dulu-dulu. Hidup Rakyat.

    Like

  28. Sekarang pejabat malaah semua korupsi,tak aada kejujuran kopiah,dan kerudung cuma hiasan tanpa malu dengan apa yang ada dalam hati,dimana kejujuran itu aku malu lihat pejabat semua rusak ini salah diman?

    Like

  29. mz iwb seumuran dgn ane mz…..
    ape khabare…penak jaman suharto toh…sosial adeem..tayangan tivi adeem gak ada vulgar/parno… sekarang jaman kebebasan..banyak yg bablas dlm segala hal…
    norma/kaidah agama sdh dilupakan…..
    sepertinya kehancuran akhlak tlah tiba diiringi dgn kesenjangan sosial yg cukup extrim….
    bersiaplah siaplah HEDONISME menjadi watak tabiat negara ini….

    Like

  30. emang lu pikir jd pejabat gak pake modal apa,jd pejabat tu kita kayak investasi mesti pake duit.trus kapan balik modal kalo mau jujur?ngandelin gaji aja ya tekor nda

    Like

  31. Korupsi emang sudah menjalar kemana” bahkan sbagian biker pun ikut”an korupsi, contohnya, jln raya yg milik umum d’pkæ ky milik pribadi (ugal”an).

    Like

  32. jaelan.. on November 16, 2013 at 7:14 pm
    mz iwb seumuran dgn ane mz…..
    ape khabare…penak jaman suharto toh…sosial
    adeem..tayangan tivi adeem gak ada vulgar/parno…
    sekarang jaman kebebasan..banyak yg bablas dlm
    segala hal…
    norma/kaidah agama sdh dilupakan….. sepertinya kehancuran akhlak tlah tiba diiringi dgn
    kesenjangan sosial yg cukup extrim….
    bersiaplah siaplah HEDONISME menjadi watak tabiat
    negara ini….

    —————————-

    ada yang salah menurut saya,, zaman pak harto film vulgar malah merajalela,, film semi, dan film action blasteran indo amrik yg bnyak adegan vulgar n prno.. pada zaman pak harto itu tumbuh subur.. justru skrang ini nyaris gak ada.

    Like

  33. so’un rider on November 16, 2013 at 6:40 pm inilh buah sistem rusak. calon pmimpin mngglontorkn
    dana yg tdk sdikit. so buat balikin modal tntu mrk akn
    brbuat apa aja stelh mnjabat. rasional kn? demokrasi
    emng mahal dn mnghsilkn pmimpin yg korup pula. so
    klo anda2 muslim dn mau mlihat kebelakang ktika islam
    memimpin dunia slama 1300 thun dgn makmur, knapa kita tidk mnerapknya skrg? ini adalh fikrah dan
    thariqah yg dicontoh kn Nabi Muhammad SAW. jd
    islamlh solusinya. khilafah islam akan tegak kmbali. buat
    admin klo mnurut antum ini ga lyak silakan dikarungi
    aja

    —————————-

    ini yang paling benar menurut saya… jujur sebenernya saya satu faham dengan anda…
    tapi sayangnya mindset org2 di ngara kita ini sulit di ubah… rakyatnya gak pingin ada korupsi, tapi pada saat rakyat di kasih uang oleh oknum tertentu supaya memilih oknum trtentu tsb, ehh rakyatnya senang…. msyrakat kita sudah bebal, sdah sulit untuk di rubah mindsetnya.

    Like

  34. Kalau nantinya artikel ini “kobong” gara2 pro kontra mbah Soeharto saya hanya berpesan kepada mereka supaya bertanya dulu kepada orang tuanya masing2 sebelum menimbulkan prasangka buruk yg berkepanjangan. Mbah Soeharto adalah pemimpin hebat yg memulai karier kepemimpinanya dengan terlibat langsung berbagai perang gerilya melawan kolonial.

    Like

  35. buat apa ngrembuk wong cilik (rakyat)???
    Wong cilik cuman dibutuhkan saat mau ada pemilu. Kalo udah terpilih, mereka tidak butuh rakyat lagi meskipun mengatasnamakan rakyat utk kepentingannya sendiri.
    Makane dlm beberapa pemilu belakangan ini aku pilih jadi GOLongan Pencari Uang Tunai (GOLPUT), bkn berarti terima sogokan, tp drpd ikut coblosan, mending buat kerja.

    Like

  36. “piye lek, isih penak jamanku to??” (ada gambar pak harto mesem).

    Tp bagiku enak jaman sekarang, bs ngrasain enaknya kawin.
    Soale jamane pak harto, aku isih cilik.

    Like

  37. waduh..ya kalau gak mau rugi banyak uang..jangan jadi pejabat..biarin noh kursi pejabat kosong..toh ada orangnya juga gak ada guna.a juga kan..
    kalau masih mikir untung rugi dan balik modal lebih baik anda anda para caleg jadi pengusaha aja..kasih kesempatan untuk orang yg lebih pantas.. potong tangan.a..biar dia bisa interopeksi dan tobat..kalau di bunuh..kasian mereka gak bisa tobat…lagian kalau mau jadi pejabat tuh jangan focus ke uangnya..banyak interaksi sama masyarakat.peduli,humoris tp tegas…toh kita nyoblos gk ngeliat uang.a..

    Like

  38. iya kang Iwan kami jg prihatin dengan bangsa ini n mari kita doakan Indonesia jd negara yg makmur, adil & sentosa….semangat u/ INDONESIA.

    Like

  39. Kami butuh pemimpin yg mempunyai NIAT SUCI!!! Bukan sekedar AMBISI PRIBADI!!!

    NoTo NeGoRo (Menata Negara)

    1) SoekarNO
    2) SoeharTO
    3) ???
    4) ???
    5) ???

    Tidak harus suku Jawa yg menjadi Presiden di negara ini (walaupun saya asli jawa). Berilah kesempatan kepada saudara2 kita dari ujung Sabang sampai Merauke untuk menjadi Nahkoda yg tulus mengabdi demi kepentingan seluruh awak kapal bersama. Yang namanya Bumi Pertiwi, berarti seluruh insan Merah Putih adalah anak2 kandung yg mempunyai hak yg sama untuk menjadi pemimpin di negara ini. Mbuk yo ojo du menangan dewe2 to pak…

    Like

  40. bener kata kang iwan.. dulu seluruh asia acung jempol sama indonesia,, bahkan seluruh orang di dunia ini melihat ke indonesia dengan rasa hormat mereka.. malaysia menjadikan indonesia sebagai guru mereka
    sekarang ???? berbalik semua 180 derajat…
    bagi seluruh dunia… indonesia hnyalah sam pah. di hina, dan di jajah melalui cara halus. belum lagi indonesia di jajah oleh pemimpinnya sendiri.
    dan sebenarnya ada satu hal yang membuat indonesia ini jatuh jika di bandingkan masa pak harto.
    percayalah,, otonomi daerah menjadi salah satu faktor besar yang ikut andil dalam jatuhnya negara ini…
    ini lah sistem otonomi daerah yang sebenarnya… pajak dari rakyat di korupsi di daerah, semua lapisan pemda menikmatinya, dan hanya beberapa persen saja yg sampai ke pusat.. begitu juga sebaliknya jika ada bantuan dari pusat ke daerah, maka pada saat dana tsb sampai ke pemerintah daerah, dana tersebut akan di sunat, turun lagi di sunat lagi, turun lagi di sunat lagi, hingga akhirnya yang sampai ke masyarakat hnya sedikit, bahkan banyak rakyat yg seharusnya dapat, ini jadi tidak mendapatkan.. opo lak yo ora hancur sobek tenan.
    itu lah sebenarnya hasil otonomi daerah.

    sedangkan pada zaman pak harto tidak ada yg namanya otonom daerah,, semua hal bnar2 di kontrol dari pusat,, makanya benar benar terarahkan dengan sangat baik.

    dan sistem haruslah di kembalikan seperti dulu,, otonomi daerah hanyalah kehancuran.

    Like

  41. mari kita brdakwah, dakwah dn dakwah. ingat sdr dunia ini hanya prsinggahan. kita cm numpang minum disini, jgn jadiin dunia tjuan. klo kira blum pham ya mari blajar. thalabul ilmi…. ini fatalnya negeri ini pndidikan mahal. pdhl mustinya smua bsa gratis. kmna smbr dya alam di negeri yg gmah ripah loh jinawi ini? miris liat kndsi ummat skrg. pdhl firman Alloh kuntum khayru ummah… tp kok umat islam skrg spt ini?

    Like

  42. demokrasi adalh alat yg dijejalkn oleh kaum kuffar buat mlemahkn ummat islam. knpa otonomi daerah dicekokan ke negeri ini, sdangkn diamrik yg ktanya mbahnya demokrasi mlah ditinggal? itu krn mrk mnginginkn konflik horizontal diantara kita, agar kita abai bhwa mrk mrampok smber2 daya alam. ingat mrk pny bnyk lmbga tnink thank buat prtimbangn lngkh mememcah blah ummat. ingat rand corppration?

    Like

  43. Lehhhhhh lek IWB wong jawa timuran to. . . Mangkane ko bohoso jowone jian maknyus terus juwozz gandhos..
    Lha piye kang saiki opo-opo mundak wong pemimpine jiwane koyo makelar ngunu. Sembarang di ambil untunge gak daging, beras, kedelai dll. opo terobsesi dengan berniaga ambek tokobagus piye kang!!!!hahahahahahah
    Jian mbleketek jum jum.. Sadabe.

    Like

  44. Wani piro??
    Huehehe…

    Mbuh lek, wes kadung ajur je. Sok yen meh kiamat yak’e gek ono kemakmuran neh, bukan Makmur temene Sule jelase 😀

    Like

  45. bener kang,pernah ngrasain jaman kecil dulu makmur gemah ripah loh jinawi,,

    jaman sekarang nga yg tua nga yg muda semua korupsi.

    tanda” akhir jaman semakin dekat.

    Like

  46. @jet darat
    Nggak gitu juga mas. Analoginya gampang kok. Anggap saja keluarga mas itu Indonesia jaman pak Harto (ane anggap mas udah nikah punya anak masih kecil2 taruhlah 3 orang yah).
    – mas kepala keluarga a.k.a presiden a.k.a pak harto
    – istri sebagai DPR/MPR.
    – anak2 sebagai rakjat kecil.
    Jaman pak harto dulu, klo rakyatnya lagi susah/menderita dia dengan tegas langsung » HUTANG!!!. Mau gimane ntar mbayarnye atau mau siapa yang bayar, dia nggak peduli. Sing penting rakyat bisa makan, bisa hidup. Dan karena ketegasannya didukung oleh DPR/MPR. Langkah yang salah? Well..salah/benar its debatable nggak akan kelar sampek kiamat.
    Coba bandingkan dengan jaman sekarang. Pada saat rakjat kecil hidup susah dan menderita serba salah. Mau hutang salah karena pasti dikritik habis oleh DPR/MPR. Nggak ngutang nggak ade duitnye. Mau gimane coba?
    Intinya adalah :
    – yang namanye hutang dari dulu ampe skrg ya tetep ade. Amerika aje skrg lagi krisis dan hutangnya luar negerinye banyak.
    – yang namanye korupsi juga dari jaman belande ampe sekarang juge ade. Bedanye klo dulu gampang disembunyiin, sekarang lebih terekspose. Trus kenape banyak komentator yang ngeributin korupsi? Kesannye kemane aje?
    Yang salah ame negare ini karena kite terlalu bergantung sama luar negeri. Susah untuk diajak mandiri. Susah untuk ‘susah’. Dan susah menerima kriktikan. Hobinya saling menyalahkan. Ya kagak salah dong klo banyak asing yang bilang orang indonesian people itu pada dasarnya pemales tapi manja. Its sad but true.
    Klo mau maju bisa dimulai dengan cara mencintai produk dalem negeri kok. Langkah keciiiilll tapi sangat membantu. Tapi yaaaaa….tau sendiri laaaaahh…

    Like

  47. enakan jaman soeharto / orde baru ? > secara keamanan iya…, jaman soeharto katanya aman tentram n damai sejahtera > betul ? realita masa lalu mengatakan spt itu, 32 tahun berkuasa terbukti kondusif !

    itu plusnya…, > minusnya juga banyak n gak perlu diceritakan, semua udah pada pahamkan, so kalo ane mah gak paham > lahh waktu jaman penghujung orde baru, ane masih tk…, cuma baca2 di media n katanya aja sihh !

    “masalah pelanggaran ham, kkn dsb pada jaman dulu n jaman sekarang > gak perlu di sebut, puyeng mikirinnya, gak pernah tuntas sampe ke akar2nya…!”

    misalkan nihh > cuma misalnya aja, ok…, > bapak presiden sby dari pertama menjabat 2004 s/d sekarang, gaya kepemimpinanya > misalnya spt bapak soeharto di jaman orde baru > gimana yaa, yang pasti kondusif juga dong ? kan misalkan aja..

    tapi, jangan harap ada forum di social media yang bebas ngebahas beliau2 “sang penguasa” tsb…, > bisa2 di ciduk n dikarungin sama militer x yaa ? katanya sihh > dulu kek gitu..

    😀

    *abang2 senior di bawah mungkin lebih pamam..

    Like

  48. Ane seorang bocah yg lahir di desa tsari tulungagung jawa timur lahir dari keluarga yg sederhana cita-cita ane bisa memimpin negeri indonesia tercinta ini menuju kemajuan dan kesehjatraan kalo iwb bisa jadi blogger hebat GAK ADA salahnya ane pingin jadi pemimpin yg hebat juga hehehehe (berlumur air mata)

    Like

  49. negara ini kek bangunan rumah dan penghuninya,

    1. bangunan
    kalo sekarang ibaratnya indonesia ini bangunan rumah yang sangat besar yang dibangun tahun 1945 kemudian direnov tahun 1998, tapi renovasinya belum selesai ampe sekarang dimana mana banyak retak dan bocor, tambal ruang makan, kamar tidur lantainya ambles kena lapindo, tambal kamar tidur kamar mandi bocor airnya mbleber kemana 2 kek tsunami… dan seterusnya

    belum semua itu selesai tetangga juga mbangun gedung2 pencakar langit yang kalo materialnya abis tinggal nyuri dari rumah kita (singapur nyolong pasir wkwkwkwk) belum tetanga2 lain juga pada ikutan nyolong semua, wong satpam yang tugas cuman 1 (kpk doang) njagain rumah sebegini besar pasti kesulitan, kalo satpam lain (pulis, tni dll) cuman makan gaji buta sekalian ikutan nyolong jual material bangunan rumah sendiri

    2. Penghuni
    ini simpel dah, dulu keluarga penghuninya tahun sebelum 1998 masih punya bapak, jadi anak2 dan tetangga pada segan, kalo sekarang jamannya renovasi eh salah reformasi, bapaknya mati, meninggalkan kekayaan gak terhitung banyaknya anak2nya pada rebutan warisan, setifikat satu dibuat royokan ada yang sukses dapet pecahan sertifikat namanya timor timur sekarang dah dapet warisan ganti nama timor leste biar keren katanya ikut2 bangsa eropah, dasar anak2nya pada serakah rebutan warisan gak karuan, makanya sekarang banyak raja2 kecil baru ditiap propinsi,

    walo gak semua anak2nya pada serakah, nah yang gak serakah ini namanya rakyat kecil dibuli terus ma saudara2nya yang jahat. gak dibageni warisan

    nah gimana solusinya untuk semua permasalahan ini

    rumah ini walo masih baru tapi pondasinya itu yang jelek gak kuat nahan besarnya rumah ini, pondasinya keropos peninggalan penjajah bule ma jepang

    jadi solusinya bangunan dirobohkan bikin pondasi baru yang kuat,
    pondasi yang kek apa yang cocok, itu saya kembalikan ke pembaca kemen saya aja. saya sendiri gak punya gambaran pondasi yang kek apa yang cocok buat negara Indonesia ini.

    Like

  50. dahlan iskan wae presidene….mnurut sya plihan trbaik saat ini..sderhana..pkerja keras..inovatif..jujur..visioner
    sya mngikuti spak terjang beliau sjak sbelum jd dirut pln n mentri bumn
    slama jd pjabat beliau tdk prnah ambil gaji..mobil dinas gk prnah d pake aka pake mobil pribadi sendiri
    beliau cm pnya satu tjuan…indonesia maju!!!!

    Like

  51. setuju ama 106 garuda
    kenyataan yang ada sih jaman lek harto emang rakyat bisa makan murah tapi ya cuma makan doank mas, pengen punya motor ngimpi doank apalg mobil, kritik dikit ilang gak da kabar anak kecil anak sekolah didoktrin untuk milih partai pemerintah, mau nonton tivi numpang tempat tetangga, gak dukung gol….. dipersulit administrasi kependudukannya, masalah sekarang karena kita dalam masa transisi hanya saja banyak warga negara dan pejabar yang tidak siap dan yang bikin negara ancur warga juga, kenapa milih caleg yang bagi2 duit yang jelas nantinya bakal ngejar setoran balik modal. yang harus diperjuankan siha selamatkan pendidikan, selagi gelar sarjana bisa ditebus dengan skripsi abal2 dan hasil karya orang lain alias beli, masuk sekolah unggulan pake duit, gak bisa indonesia bangkit, gambarannya gini, masuk sekolah unggulan tapi pake duit bukan prestasi kuliah lulus s1 skripsinya beli, lulus masuk kerja PNS pake duit lagi ntar jadi pejabat ya korupsi,

    Like

  52. negoro sugih tapi kere…jare wis merdeka tpi isih terjajah…sing paling ngenes sih terjajah perekonomiane…kabeh2 wek e wong luar negeri…nyesek urip nang indonesia babar blas ra iso polah…titenono besok nang akhirat d godho riko (pemimpin) nang malaikat…anda bisa beli hukum di dunia…tpi anda takan bisa beli hukum ALLAH

    Like

  53. Ngaku jaman sekarang jaman susah, tapi penjualan motor sport “mundak maneh” CBR harga selangit tetap aja ada yang beli -padahal pengen, tapi kaga kesampaean- coba aja tar Yamaha ngeluarin motor ‘fairing’ klo kaga laku lagi. Beh… Ekonomi Indonesia mah paling stabil

    Like

  54. Nice pict bang iwan.
    komposisinya dapet.
    tp boleh kritik bang ya….
    pictnya ibu diatas tampak merasakan kebahagiaan dan kedamaian. Seolah olah beliau penuh rasa syukur atas kehidupan yg seadanya. Jd agak tdk sejalan dgn isi artikel, tp saya setuju dgn artikel abang.
    kita bisa membuat perubahan yg lebih baik untuk negara ini. Dimulai dari diri kita sendiri, lingkup keluarga, dan lingkungan tempat tinggal. Semoga kita bisa menciptakan generasi yg jauh lebih baik dari yg sekarang.

    Like

  55. Ijek penak jamanku to le, biyen motogp, superbikes tau balapan nang sentul, seng menang tole rosi nang kelas 125, sak’iki ra tau enek balapan maneh to le

    Like

  56. tetep enak jamane mbah Harto…
    Walaupun dibilang korupsi ttep rakyate makmur, cari kerjaan gampang, pemerintahan berwibawa,
    Gak ky sekarang semua serba bobrok,,,
    Dikit2 melanggar HAM, HAM tai kucing kwi,,

    Like

  57. Betul Kang, saya dari blitar dulu bapakku kalau panen bisa penuh rumah sama gabah hasil panen, pupuk murah, tanah subur dan dukungan pemerintah membuat waktu itu terasa makmur jadi petani, sampai bapakku bilang hidup jadi petani sangat membahagiakan.. sekali panen bisa beli truk baru, motor baru..masih ingat waktu itu harga suzuki shogun cuma 4 – 5 jutaan baru gress buka bungkus, sekarang… biyuh jan mbuh wess, petani nelongso tenan….

    Like

  58. semua itu gara gara SBY goblok, amin rais si pecundang negri ini, reformasi mentah yg berakibat negri ini tambah kusut dengan segudang permasalahan, jaman dulu ga ada demo, sbelum amin rais menggerakan demo2 rakyat+mahasiswa ga berani menentang pemerintahan, sekarang pemerintah ga berwibawa

    Like

  59. Wah ternyata mas iwan cucunya tuan tanah ya, sekali panen bisa beli mobil? Cuma gak dijelaskan mobilnya nambah terus atau sebelum panennya dilego lagi seperti kebanyakan petani di daerah pertanian lain? Kalo nambah terus mobilnya enak tuh bisa jadi pengusaha rental mobil. Sayangnya kebiasaan orang Indonesia setelah si mbahnya sekali panen bisa beli mobil, anak2nya yg karena warisan dibagi banyak anak sekali panen cuma bisa beli motor dan seterusnya cucu2nya seperti kita2 sekarang…… He he he … gak punya sawah lagi. Kalo mau petani hidupnya tidak melarat ya harga padi dan produk pertanian lainnya harus tinggi jadi buruh tani gak dapat upah murah. Tenang saja Indonesia akan mengarah ke situ dengan semakin langkanya anak muda yg mau jadi petani. Moga indonesia makin makmur dan salah satu syaratnya dengan cara orang Indonesia menjadi pintar gak bermental orang jajahan seperti fby dab fbh yg berantem terus cuma karena merek motor.

    Like

  60. hohohooo
    aku ijeh koyok panjenengan kang,, ijeh tunggu manuk emprit nganti sakiki kang,, 🙂
    cuma bedane jamanku ws enek ps3,, game watch tu wektu aku TK kang,,!

    dolanan koyok sampeyan ws gak enek kang,, eneke mung hp,, chting,, pkoke sing g nganggo tenaga,, 😀

    Like

  61. memang bener pemimpin sekarang sudah bobrok ane udah bertekad gk mau colok2 lg kalo ada pemilu apalagi pemilu legislatif ala bullshit semua calonnya cuma mau korupsi doank kadang sakit hati mas kalo inget milih tu orang ternyata korupsi doank….Btw artikele apik mas gawe FBH karo FBY akur hehehe ternyata rasa nasionalisme masih ada di diri setiap individu rakyat negeri ini syukurlah 😀

    Like

  62. dulu itu juga ada korupsi, bedanya spt lek iwb bilang, bawah gak menderita…sekarang maling teriak maling…
    jujur enak jaman cing Ato…dengan semua kelebihan dan kekurangannya, rakyat gak gini gini amat…

    Like

  63. jaman q kecil.. listrik aja blm ada. tp aq yakin lbih bahagia ketimbang anak sekarang.. dulu belajar ngaji pake lampu teplak.. tp semangatnya luar biasa.. boro2 komputer. tv aja g ada.. tp orang tua dulu sejalan sama anaknya. ortu ngaji anak juga ngaji.. sekarang?? ortu ntn sinetron anak ke warnet..
    kl tuk pimpinan terus terang sy lbh suka suharto ( diluar kasusnya ) wibawa negeri ini terjaga..
    kl sekarang sudah saatnya berubah. cara pandang cara pandang dan cara berfikir harus lbh maju.. tp moral ttp sopan santun bak kesultanan.. aq yakin martabat bangsa ini kan terjaga..
    ayo berantas korupsi mulai dari diri sendiri…

    Like

  64. Ngebahas hal ini udah kayak brnang kusut bang. Ga tau mesti mulai dari mana. Mesti 1 generasi pejabat dihabisin semuanya n mulai yg baru.

    Cost politik yg tinggi menuntut return. Nah saking keenakan mengembalikan cost saat pilkada atopun pemilu sekalian deh korupsi.

    Klo dah perlu ma rakyat semua tersenyum manis agar dapat dukungan. Setelah berkuasa, boro2 nyapa rakyat. Klo ketemu pasti rakyat dianggap “bawahan” n harus meladeni mereka. Padahal rakyat adalah pemegang kekuasaan n pejabat bertanggung jawab ke rakyat.

    Pengalaman pribadi saya sendiri, pernah di bandara seseorang masuk melewati pintu pemeriksaan dan alarm nya berbunyi. Tp tak ada yg brani menghentikannya. Orang itupun ga pake antri bablas trus malah dikasi akses. Sementara pembantunya sibuk bawain barang. Iseng saya tanyain ke petugas sapa orang itu dan jawabannya adalah bupati salah satu kabupaten di bali.
    Dalam hati mikir waduh br jd bupati dah kayak gini angkuhnya bukan main.

    2014 sepertina golput akan meningkat drastis. Kepercayaan kepada politisi sdh hampir menyentuh titik nadir.

    Like

  65. banyak faktor mas iwan..zamanx suharto qt belom go internasional…apa2 msh dimanfaatkan untuk rakyat…zaman ntu jg galak KB dan program2 kesejahteraan
    zaman sekarang maunya indonesia tu punya pamor…dan mau bersaing dengan global…
    kalau disuruh lihat sy tep milih zaman skg lebih baek..kenapa cz zaman skg qt yg usaha…mo capek lelah tep qt yg buat…zaman suharto kan ya bpk ibu qt yang kerja…qt dolan ap adanya kemampuan keluarga qt…
    faktor brg harga naik tu faktor lain lg…ribet kl cm dilihat dr sisi enak zaman kpn 😀

    Like

  66. Kalo hukum diIndonesia sih gua dah gak percaya….kalo Bisa sebelum diangkat jd pejabat disumpah pocong aja…soalnya kalo cuma disumpah pake sumpah jabatan percuma….azabnya lama….cuma hukum tuhan yg bisa bikin jera

    Like

  67. Apa yang kami pikirkan dari berita ini benar-benar bermanfaat untuk kami.

    Alhamdullilah, kami yakin pada tulisan selanjutnya pasti lebih bermanfaat lagi.
    Sukses untuk Anda!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s