Motogp : Testing Valencia….Marquez masih yang terbaik!!

Screenshot_16IWBspeed.com – Seperti yang kita tahu seluruh tim melakukan testing kuda besi versi 2014 untuk bertanding musim depan. Peta rider Motogp juga berubah. Seperti Nicky Hayden yang hengkang dari Ducati ke tim production racer mengendarai Honda RCV1000R….Espargaro ke Yamaha Tech 3, Cruthlow keDucati serta beberapa rider lain juga melakukan swap team. Yang menarik…dari sekian testing, ternyata Marquez masih menunjukkan rider tercepat. Doi mampu mengoptimalkan tiap jengkal performa kendaraan hingga limit. terbukti diValencia…doi kembali menjadi yang tercepat!!..

Marquez mengaku…doi tidak pernah main-main kendati hanya practice. Sudah menjadi wataknya menggeber motor hingga limit sebab dari sanalah doi bisa menggali sampai sejauh mana motor mampu dioptimalkan. Begitu juga diValencia….menorehkan fastest lap 1m30.536detik dilap 75 dari 77 lap yang dilalui…Marquez mengatakan gembira dengan hasil latihan….

Setelah merayakan kemenangan kita langsung kembali kesirkuit…jajal motor baru dan aku langsung merasa nyaman sejak awal. Tes ini sangat penting sebab kita kudu mengumpulkan banyak data dan mencoba dua tipe motor berbeda…prototype yang kita pakai diMisano dan satunya baru dibawa kesini untuk ditest (Valencia). Keduanya sangat mirip namun kita bisa memperbaiki beberapa hal..” tukas sang juara dunia…

Dari penurutan Marc…ada beberapa hal yang kudu dibenahi pada RC213V yakni mid corner dan edge grip…yup respon motor melibas pertengahan tikungan serta traksi ujung ban saat nikung perlu mendapatkan perbaikan. Menurutnya untuk versi 2014 sudah sedikit terjadi peningkatan. Hhhmm….masih belum sempurna aja dah sadis begitu. Gimana kalau masukan yang diutarakan Marc kelar diperbaiki ya brosis. Sobek tenan makin susah dikejar dong….

Last….sesi final latihan Valencia, Marquez masih menjadi tercepat diikuti Lorenzo kedua dan Dani Pedrosa ketiga. Sedang Rossi….masih kedodoran diposisi ke-7. Yang mencengangkan pol Espargaro. Dihari pertama terpaut 2,5 detik dari pembalap top…dihari terakhir bisa memangkas hingga hanya beda satu detik. Sepertinya sang rookie cepat belajar beradaptasi diatas M1. menempati posisi ke-9…Pol masih lebih bagus ketimbang Call yang berada diposisi 11. Berikut hasil lengkap free practice Valencia 2013….(iwb)

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.536s (Lap 75/77)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 30.768s (58/60)
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.948s (67/72)
4. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 30.990s (57/60)
5. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 31.208s (41/72)
6. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.397s (77/78)
7. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.414s (56/57)
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 31.661s (55/62)
9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.836s (66/72)
10. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 31.844s (61/68)
11. Cal Crutchlow GBR Ducati Team (GP13) 1m 32.114s (53/53)
12. Michele Pirro ITA Ducati Test Team (GP13) 1m 32.473s (47/65)
13. Nicky Hayden USA Power Electronics Aspar (RCV1000R) 1m 32.576s (76/76)
14. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 1m 32.800s (26/27)
15. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (FTR-Yamaha M1) 1m 32.847s (17/18)
16. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Yamaha M1) 1m 33.149s (21/34)
17. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 1m 33.672s (32/43)
18. Randy de Puniet FRA Paul Bird Motorsport (ART) 1m 33.833s (22/37)
19. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R) 1m 34.541s (22/23)
20. Mike di Meglio FRA Avintia Racing (FTR-Kawasaki) 1m 34.618s (29/42)

Advertisements

41 thoughts on “Motogp : Testing Valencia….Marquez masih yang terbaik!!

  1. Loading. . .
    β–ˆ 1%
    β–ˆβ–ˆ 10%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆ 20%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 30%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 40%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 50%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 60%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 70%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 80%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ 90%
    β–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆβ–ˆ100%
    Loading . . .Successful

    Like

  2. menarik sptnya bang menakar keunggulan & kelemahan kenapa strategi yamaha menggunakan 4-silinder inline sedang honda RC-V dgn 2-silindernya

    Like

  3. Hasil tes hari ke-3 (Lorenzo & Rossi absen, pulang duluan…):
    1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.287s (Lap 54/56)
    2. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 30.598s (35/36)
    3. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 30.868s (20/34)
    4. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 30.992s (32/56)
    5. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 31.475s (40/40)
    6. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 31.533s (12/28)
    7. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 1m 31.594s (49/51)
    8. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (FTR-Yamaha M1) 1m 31.644s (45/49)
    9. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 1m 31.716s (33/36)
    10. Cal Crutchlow GBR Ducati Team (GP13) 1m 31.875s (44/45)
    11. Michele Pirro ITA Ducati Test Team (GP13) 1m 31.883s (47/48)
    12. Nicky Hayden USA Power Electronics Aspar (Honda RCV1000R) 1m 32.123s (37/40)
    13. Hiroshi Aoyama JPN Power Electronics Aspar (Honda RCV1000R) 1m 32.530s (27/60)
    14. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 1m 33.055s (43/44)

    Yang menarik, begitu Bradley Smith diberi chassis baru (persis milik Crutchlow sejak pertengahan musim) & tangki bbm baru seperti milik Yamaha pabrikan yang letaknya lebih ke tengah, catatan waktunya langsung mengalahkan Pedrosa.
    Terjawab sudah kenapa Lorenzo sulit juara tahun ini.
    Selain Marquez yang memang hebat, ditambah Lorenzo terjatuh parah 2 kali di pertengahan musim sampai patah tulang di aat sedang memimpin klasemen, faktor ke-3 adalah tidak adanya rekan setim yang bisa bersaing di depan untuk menambah pressure ke tim lawan.
    Terbukti Rossi sudah habis & sebaiknya pensiun saja.
    Lebih bagus tempatnya digantikan Pol Espargaro musim depan.
    Sebaiknya Rossi tahu diri

    Like

  4. Ternyata dalam M1 versi kw2 jauh lebih hebat daripada RC213V versi kw2 yak.
    Hasil test di Valencia membuktikan hal itu.
    1. Catatan waktu Aleix Espargaro jauh lebih baik dari Hayden.
    2. Hayden jauh lebih berpengalaman & berprestasi daripada Aleix, jadi kekalahan ini menambah poin pada M1 kw2.
    3. RC213V kw2 sudah pernah di tes oleh Stoner sehingga sudah mendapatkan input untuk perbaikan. Sedangkan M1 kw2 benar – benar fresh from the oven. Pertama kali di tes di sirkuit ya di Valencia ini. Software standar dari Magnetti Marelli saja masih sering membuat error respon M1 kw2 selama pengetesan yang membuat Edward uring-uringan. Tapi biar begitu Aleix masih bisa lebih cepat dari Hayden. Tambah point lagi buat M1 kw2.

    Jangan – jangan RC213V original sebenarnya lebih inferior dari M1 original.
    Tapi karena ditunggangi oleh Marquez saja sampai kelihatan lebih superior.
    Buktinya Lorenzo dengan mudah mempermainkan Pedrosa tahun ini padahal tahun lalu Pedrosa begitu perkasa dibandingkan Lorenzo di paruh musim ke-2.
    Ditambah lagi pembalap ke-2 nya yaitu si gaek Rossi benar – benar sudah habis dan tidak bisa bersaing lagi dengan pembalap muda.

    Like

  5. Di blognya mbah dukun, orong-orong said:
    rossi kan dukung marques bukan lorenzo. wkwkwk
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/11/13/kecelakaan-dijalan/

    link: http://indobikermags.com/2013/11/13/motogp-strategi-lorenzo-kacau-karena-rossi-terlalu-pelan/#comment-235088

    *********************************************************

    Yang ini saya setuju sekali!
    Paling kelihatan waktu di Motegi.
    Dua kali melebar di tikungan sangat tidak masuk akal.
    Alasannya karena apa?
    Kalau ban masih dingin, kenapa kejadiannya bukan di lap 1 atau 2?
    Kalau kesalahan teknis dari persiapan mekanik, kenapa di lap-lap akhir bisa ganas lagi mengejar gerombolan ke-2?
    Paling masuk akal itu faktor rider.
    Dan kalau terjadi 2 kali itu bukan human error tapi kesengajaan.

    IMHO, Rossi masih belum bisa melupakan dendamnya pada Lorenzo yang tidak mau menjadi bawahan Rossi selama 3 musim bersama (2008 – 2010).
    Ditambah lagi Lorenzo berhasil mengalahkan Rossi dengan senjata yang sama di saat Rossi masih di puncak kemampuannya.
    Saking geramnya Rossi sampai-sampai bikin ultimatum ke Yamaha untuk mendepak Lorenzo, kalau tidak mau maka Rossi yang angkat kaki.
    Suatu sikap yang sangat memalukan untuk seorang juara dunia.
    Sialnya Yamaha malah memilih Lorenzo
    Makin panas lah hati si Rossi.
    Dan sakit hati Rossi ini diturunkan ke fbr seluruh dunia yang akibatnya merugikan Lorenzo & Yamaha.

    Mumpung tahun ini ada Marquez yang berbakat besar dan punya skill untuk mengalahkan Lorenzo, berbunga-bunga lah hati Rossi membantu Marquez mengalahkan Lorenzo untuk memuaskan sakit hati Rossi selama ini.

    Sayang sekali seorang legenda yang begitu besar akhirnya memilih mengakhiri karirnya dengan cara membuat malu diri sendiri seperti ini.

    Like

  6. Lorenzo memang bangsat!
    Padahal Rossi sudah merancang persiapan mundurnya dari MotoGP dengan manis.
    Mengimpikan mengakhiri karir sebagai jurdun MotoGP 2010 dan kemudian beralih ke rally mobil sambil sekali – sekali dipanggil sebagai test rider & duta Yamaha.
    Karir yang diusulkan oleh Masao Furusawa ke Rossi sejak tahun 2009.
    Tapi semuanya jadi berantakan karena Lorenzo tidak mau mengalah di musim 2010.

    Dan dalam kemarahannya Rossi mengambil keputusan yang salah.
    Marah pada Lorenzo & Yamaha sehingga memutuskan pindah ke Ducati untuk membalas dendam.
    Ternyata justru makin terpuruk dan akhirnya sadar rujuk kembali dengan Yamaha.
    Harapannya bisa membalik keadaan mengalahkan Lorenzo sekaligus kembali jadi jurdun sebelum pensiun.
    Ternyata selama 2 tahun terakhir skill pembalap muda makin terasah karena ketatnya persaingan.
    Kondisinya makin parah karena makin kelihatan lah inferior Rossi dibandingkan 3 Spaniard top saat ini.

    Kasihan memang sang legenda ini.
    Karena tahun 2014, Marquez jelas akan makin matang.
    Begitu juga dengan Lorenzo yang makin menaikkan level skill-nya dengan kedatangan Marquez ini
    Kalau Pol Ezpargaro langsung tune-in & sering mengalahkan Rossi di musim depan dengan senjata motor satelit, makin memilukan saja akhir karir sang legenda hidup MotoGP ini.

    Ternyata keputusan Stoner untuk mundur dari MotoGP saat masih dipuncak karir lebih tepat daripada Rossi.
    Walaupun lagi-lagi seorang Lorenzo yang mengurangi manisnya pensiun Stoner yang tidak bisa menutup karir dengan gelar jurdun 2011.

    Lorenzo memang bangsat!

    Bahkan saat kalah dari Marquez pun, Lorenzo masih bisa berdiri tegak dengan meraih juara race lebih banyak & memimpin lap lebih banyak. Sehingga dibenak pengamat MotoGP masih menyisakan “what if” mengingat cidera parah Lorenzo di Assen & Sachsenring.
    Ibarat kerikil di dalam sepatu, prestasi Lorenzo ini sangat merecoki rekor Marquez sebagai jurdun 2013. Biar bagaimana pun gelar Marquez akan mengingatkan orang pada gelar Hayden di 2006. What if lagi…
    Bahkan Lorenzo bisa menutup seri 2013 dengan manis mempertontonkan skill nya yang naik satu level dibandingkan Pedrosa.

    Lorenzo memang bangsat!

    Like

  7. hohe dah bilang impas ke mm pada saat mm didiskualifikasi, jadi ada alasan hohe cidera sehingga gagal jurdu.

    ingat pembalap plg pinter dan cerdas c=serta agak tricky cuma lorenco, bisa memanfatakan keadaan u/ kepentinganya sendiri.

    dan kebanyakane rider m1 kemaren ngak ada yg dukung dia. itu jelas dari pernytann cc dan rossi

    Like

  8. udah pasti kenceng yang ngetes n beri masukan siraja sliding ‘casey stoner’
    sang penakluk ducati,.,.,even the doctor has to call him master,,.,.haha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s