Jalur Pantura kini bak neraka…!!

IWBEmboh…apa yang salah dengan negeri ini. Apakah karena ketidak becusan pemerintah menahan pertambahan laju kendaraan pribadi atau akibat mandegnya pembangunan jalan…yang pasti jalur pantura sekarang sudah tidak seperti dulu. Dibulan puasa, untuk menuju keSurabaya…..dibutuhkan waktu hingga 24 jam. Raihan waktu tersebut jauh dari normal dimana biasanya hanya 12jam. Keluhan dilontarkan para sopir bus antar propinsi yang menuding pengelola jalan tidak belajar dari pengalaman masa lalu…AHM Oil IWB OK (460x150)lwb-460x240

Ngobrol dengan IWB, sopir bus yang terlihat letih berbaring dipojok belakang bis. Raut muka lelah bercampur ngantuk masih bisa tersenyum ketika IWB sapa dengan sopan. ‘Istirahat pak?’ seru IWB. “Iya mz….” jawabnya sambil mengangguk. Hhhmm…hebat juga nih sibapak. Diusia yang hampir menginjak setengah abad (nebak nih bro)….badan tetap kuat mengendalikan bis malam. Jarak 850km…dengan rute amit-amit padatnya dilibas tanpa masalah. “Sekarang jalan semakin parah ya pak. Pasti lebih capek..” celoteh IWB sambil menunggu pintu toilet yang tidak kunjung terbuka….

Menghela nafas panjang sibapak hanya geleng-geleng. “Capeknya dua kali mz. Sekarang jalur pantura bak neraka…..nggak kayak dulu. Yang saya heran….perbaikan jalan selalu pas sebelum lebaran. Jadi banyak penyempitan jalan yang bikin macet. Kan seharusnya bisa dicicil sedikit demi sedikit jauh hari sebelum bulan puasa tiba. Mereka tidak belajar dari pengalaman dan terus diulang setiap tahun. Kita buang solar, tenaga dan waktu…!! serunya kesal. Akhirnya uneg-uneg dihati sibapak ditumpahkan…

Yup…itulah negeri ini. Carut marut seperti tiada akhir. Jalanan dengan kualitas rendah sehingga aspal gampang berlubang ketika diguyur hujan deras. Komposisi pasir yang lebih banyak dibanding aspal itu sendiri dicurigai menjadi ajang permainan oknum tertentu. Tidak heran KPK saat ini sedang menyelidiki adanya dugaan ketidak beresan perbaikan Pantura yang dijadwalkan setahun sekali dengan dana permintaan anggaran mencapai trilyunan rupiah. Sebuah pertanyaan mampir dikomisi pemberantasan korupsi….

Kenapa selalu setahun sekali?. Sebegitu burukkah kualitas pengaspalan ditanah air?. Adakah penggelembungan dana disana?. Bagaimana dengan komposisi material?. Berbagai pertanyaan logis nan tajam dari KPK. Namun dengan dalih kelebihan beban…pihak kontraktor berkeras semua bukan salah mereka. Jadi ketika jalanan rusak…ya memang waktunya rusak. Sebuah alasan yang IWB sendiri rada mengerutkan dahi. Kenapa?. Lawong contoh rendahnya kualitas aspal memang banyak koq. Sebut saja dibawah fly over UI Depok…..

Entah gimana…tambalan aspal yang didominasi pasir ketimbang aspal itu sendiri berguguran tidak tahan lama saat hujan dan roda kendaraan menggilas permukaan jalanan pasca perbaikan. Tidak heran…sebulan setelah itu, lubang kembali menganga memperlihatkan jeroannya. Dugaan liar mengatakan…..maklum-lah lawong harga aspal lebih mahal dibanding pasir. Jadi adonan aspal ditekan dan pasir dibanyakin. Bisa aja to. Halah…jadi suudzon hehehe…

Last.…jalanan Pantura kini bak neraka. Selain volume kendaraan yang melimpah….proyek perbaikan jalan dibeberapa titik semakin memperparah keadaan. Sebagai catatan….saat IWB pulkam kemarin (sebelum puasa), butuh waktu 24 jam dari Jakarta ke Jawa Timur. Artinya….pasti kondisi lalin makin parah menjelang Lebaran nanti. Dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi serta stamina yang fit 100%. Jika merasa capek….jangan memaksakan diri. Mending istirahat diposko-posko ataupun warung yang bertebaran disepanjang jalur. Ingatlah keluarga menanti dirumah. Alon-alon sing penting kelakon. Ingin pulang kampung??. Wis mending kereta atau pesawat dah kalau bisa. Remek tenan euy soale….(iwb)

Advertisements

198 thoughts on “Jalur Pantura kini bak neraka…!!

  1. Biasane aku numpak motor ke Jogja tapi tahun ini ndelok berita pantura macet krena perbaikan jadi males mo mudik pake motor

    Like

  2. yg bikin jalan asal2an.. yg bawa muatan jg berlebihan.. yg aneh malah justru ada iklan dulu supaya tidak menyiram halaman rumah (termasuk jalan aspal di depan rumah) karena bisa merusak aspal… tepok jidat…

    Like

  3. Permainan pejabat, sngaja ga mau pakai kontraktor asing. Kl pakai kontraktor asing kan dana benar2 tepat sasaran, mutu terjamin, dan tahan lama. Orang asing ga mau main2 kalau sdh menyangkut fasilitas dan keselamatan umum. Pejabat mana mau, krna kalau pakai asing uang APBN atau APBD ga bisa dikorup krna utuh terpakai utk pembangunan yg berkwalitas. Korupsi makin diberantas, eh malah makin mnjadi2. Parah.

    Like

  4. Memang pemerintah sekarang, baik pusat maupun daerah sama saja, isinya rampok smua. AYO JANGAN GOLPUT, TAPI CONTRENG SAJA NOMOR URUT BAWAH Di PEMILU NANTI, biar para Mafia yang nongkrong di nomor urut atas pada Ayan smua…(Maaf kang Saking jengkele)…

    Like

  5. 850km/jam ? lebih cepet dri F1 kang bro.. mantap nih bis,, mudik 1 jam sampe..

    jgn salahkan pemerintah ga bisa nahan laju pertambahan kendaraan, lha wong masyarakat sendiri yg ga mau pke kendaraan umum utk beraktifitas. tengsin? alasan klasik.. macet? semua jga macet.. irit? bensin iya irit, perawatan kendaraan ga lo itung, cicilan ga lo itung.. lebih cepet? klo pada kompak pke kendaraan umum ga bakal macet, alhasil much faster than use your own vehicle..

    kurang2in lah salahin pemerintah,, akan jauh lebih baik kritik tp disertai dgn solusi,, kritik doaannnggg..

    Like

  6. mengenai jalan rusak, bisa karena dari faktor pihak pemberi pekerjaan, pelaksana pekerjaan maupun pengguna jalan..
    – pemberi pekerjaan : anggaran yang diberikan dari pemberi pekerjaan pada pihak kontraktor tidak seperti yang diajukan. potongan terlalu banyak sehingga jika pihak kontraktor sesuai dengan spesifikasi teknis harus tombok.
    – pelaksana pekerjaan : anggaran yang telah masuk ke kontraktor tidak semua direalisasikan untuk pekerjaan jalan. untuk memperoleh keuntungan yang lebih, spesifikasi material dikurangi oleh kontraktor. pelaksanaan pekerjaan juga tidak sesuai standar teknis secara fisik.
    – pengguna jalan : memaksakan membawa muatan yang melebihi batas kekuatan yang disyaratkan jalan. ini juga tak bisa dipungkiri mengingat seringkali di jalan ada truk yang kepayahan bergerak karena kelebihan muatan tentu juga merusak jalan.
    – pengawas jalan : misalnya di jembatan timbang. seharusnya jika kelebihan muatan, muatan berlebih diturunkan di jembatan timbang dan truk melanjutkan perjalanan sesuai beban maksimum seperti dalam peraturan. namun dalam kenyataannya untuk kelbihan muatan dikenakan denda sekian rupiah per sekian kilogram. parahnya, denda tersebut belum tentu masuk lagi ke negara.

    mungkin ini sebatas yang aku tau sih. cmiiw. 🙄

    Like

  7. pernah di bahas di stasiun tv swasta…tu jln emang bnyk bermasalah…dr atas smpe pekerja kontraktorx korup,,, sampe2 material aja di pertipis.. apalgi bos2 yg du2k di atas sono 🙂

    Like

  8. Ane ketipu judulnya,kirain bener ada semacem api ato lahar.
    Imho,kalo soal jalan,kayanya bukan cuma pantura aja. Jalan setapak di kampung ane kalo abis kerendem aer trus dilewatin truk bbrapa kali pasti krikil2nya pada lepas. Padahal wktu baru selesai dilapis keliatan meyakinkan. Maklum lah,kan dari situ penghasilan para kontraktor

    Like

  9. emang begitu kang skrg.. jalan amburadul.. korupsi makin merajalela di jaman reformasi…

    gara2 krywn swasta gaji gede, yg PNS ikut cari sabetan biar tdk ketinggalan sama krywn swasta… (maaf suudzon).

    Like

  10. Kenapa ga kayak di korea ya, Malem dikerjain, paginya langsung bersih tuh jalanan udah jadi.
    Proyek abadi pantura, seharusnya para pejabatnya sudah saatnya lengser semua, gantiin ma yang muda2 (kayak perusahaan swasta dong, ada yg ga beres langsung pecat2in semuanya ganti baru), masa di hari biasa bukan liburan dari sragen ke jkt 24jam (pas bulan juni), bener2 tepok jidat. bis seharusnya berenti cuman 2 kali untuk istirahat, terpaksa harus 3x

    Like

  11. iwb tidak suudzon tp itu memang kenyataan. sebenarnya biang kerok atau akar masalahnya adalah pihak pemerintah selalu minta jatah setoran dari kontraktor. duit dari mana kalo bukan specdown material a k a ngurangin sama nipisin aspal…
    sementara biarin lah bang iwb…biarkan mereka nanti hangus di neraka

    Like

  12. oknum mas.. beda jauh ma, sorry, malaysia kualitas aspalnya.. prinsip mereka, pake prinsip orang china.. kalo mau bangun negara, yang pertama kali dibangun adalah jalannya.. kualitas harus ok.. biar sekali mahal, tapi tahan lama, ketimbang rusak lagi rusak lagi.. duit lagi ujung-ujung.. penuh deh tuh kantong.. Btw, iwb beruntung, mudik jakarta surabaya 24 jam.. saya pernah mudik bogor-jombang 2 hari.. heuuu..

    Like

    1. Bener,, saya Tki yg di Taiwan, melihat di sini sama di indo jauh banget perbedaanya, di sini aspal bgs banget dan pengerjaannya gk acara bulanan malam di kerjain besok udah beres..

      Like

  13. yang lebih hebat lagi.. terjadi “pemalakan” disana.. yang sering lewatin pantura pasti tau.. kasian supir bus.. kadang suka ditalangin sama penumpang yang baik hati.. “preman” itu emang mentalnya udah parah.. padahal dia di gaji..

    Like

  14. kalo bikin jalan tol.. baru dibagusin jalannya.. tapi kalo jalan umum.. ya begitu kualitasnya.. tanya kenapaaa?? hahaha.. cerita lama..

    Like

  15. Jalur mudik selatan jg sama z maz,d bnrin lw mu lbran. Entah gmana pemikran para pmimpin itu.
    Miliaran buat ngaspal cm bsa mulus pas arus mudik+balik yg g lbh dari 30 hari.

    Like

  16. kalo biasanya sih itu bukan salah kontraktor, kontraktor cuma menjalankan tugas!!!

    lah terus kenapa kok pengerjaannya buruk?
    -dana yang dibutuhkan kontraktor tidak keluar sesuai kebutuhannya! jadi pengerjaannya, ya mencocokkan dengan buget yang diterimanya dari PU

    Lah terus siapa yang disalahkan?
    – jelas PU, yang memotong anggaran/buget yang dibutuhkan kontraktor. kontraktor gak mungkin mengurangi standar kualitasnya karena akan berpengaruh pada nama baik perusahaan kontraktor tsb.

    lah turus kenapa kontraktor masih mau bekerja sama dengan PU?
    -ya jelas, emang istri dan anaknya mau makan apa? dan biasanya juga sebagian besar pemenang tender adalah perusahaan kontraktor yang pemiliknya pegawai PU itu sendiri

    lah kok gitu sih?
    -memang ini seperti lingkaran setan yang tidak ada habisnya dibahas dan terlalu rumit untuk diselesaikan

    Like

  17. …ternyata para tikus sekarang doyan makan batu ama aspal dimakan juga… mdah mudahan tikus tikus jdi bahan bakar neraka diakhir matinya nanti..( AYO KAMPAYE GANTUNG PARA KORUPTOR)..

    Like

  18. 31. hey sadar hey – Juli 29, 2013
    850km/jam ? lebih cepet dri F1 kang bro.. mantap nih bis,, mudik 1 jam sampe..

    jgn salahkan pemerintah ga bisa nahan laju pertambahan kendaraan, lha wong masyarakat sendiri yg ga mau pke kendaraan umum utk beraktifitas. tengsin? alasan klasik.. macet? semua jga macet.. irit? bensin iya irit, perawatan kendaraan ga lo itung, cicilan ga lo itung.. lebih cepet? klo pada kompak pke kendaraan umum ga bakal macet, alhasil much faster than use your own vehicle..

    kurang2in lah salahin pemerintah,, akan jauh lebih baik kritik tp disertai dgn solusi,, kritik doaannnggg..

    – – – – – – – – – – – – – – – – –

    kalo angkutan umumnya aman dan nyaman semua jg bakal naik bos!!!! gw jg ogah naik motor macet2an, panas hujan tiap hari kl ada yg lebih baik. ga baca berita KRL td pagi diamuk penumpang gara2 apa.

    Like

  19. Jadi pemimpin itu sngat2 berat tggjwbnya. Sy ingat satu hadits, tapi lupa riwayatnya, tapi intinya sy ingt: jk ada satu saja gerobak keledai jatuh karena jalan rusak/hancur, trus si empunya gerobak terluka atau meninggal, yg prtama dituntut adalah pemimpin/khalifahnya. Bahkan jika si empunya tak apa2, tapi keledainya cedera atau mati, si khalifah tetap dituntut pertggjwban.
    Zaman skrg? Boro2. Yg penting pemimpin/khalifah kayaraya, harta 7 turunan. Miris rasanya.

    Like

  20. bkan rahasia umum…proyek jalan raya cuma 40% -60% yg jadi jalan…sisanya….???

    proyek abadi pantura….

    dan ngga perlu heran…daerah yg punya pabrik aspal aja jalannya ancur semua… (cilacap)…apalagi daerah lain seperti pantura….

    Like

  21. biasa lah, pengerjaan jalan dilakukan cuma menjelang mudik doang, biar banyak yg lihat kali ya…jadi kelihatan kerjanya.
    jangankan campuran pasir+aspal yg dimanipulasi, ketebalan aspal di beberapa titikpun juga sering dikurangi,

    Like

  22. Saran saja sebaiknya muatan muatan brat diangkut lewat kapal laut. Bukankah negeri kita negeri kepulauan.? Sehingga perawatan jalan tidak sesering.sekarang. lewat laut free maintenance anggaran bisa dialihkan buat yg lain.t

    Like

  23. jika kita bicara dari sisi negatifnya nih kang (soalnya nyari dr sisi positif kok gak nemu yah hehe)….
    perbaikan jalan tiap taun itu ibarat “proyek thr-nya” para oknum pemda dan atau daerah…
    memang sengaja dibuat hanya kuat setahun atau kurang biar ada yg bisa di”kerjain” (baca: dikorupsi) tiap tahunnya.

    getir? begitulah adanya….

    Like

  24. Yang bikin jalan sih gak salah, Pemerintah daerah yang salah dalam manajemen anggaran. Setiap tahun anggaran dr pusat ke daerah turun bulan Juni, nah pada bulan2 itulah biasanya mulai berbagai perbaikan/pembangunan proyek daerah termasuk pengerjaan jalan.

    Like

  25. soal pantura mah udah jadi proyek abadi om,pernah d bahas ko sama antv

    Kenapa jalan panturan jalan nya ga pake beton aja,yg ukuran nya 5x5m (perkiraan),toh jln pantura beban nya sangat berat tiap hari nya,atau ngga pemudik d arahkan ke jalur selatan 🙂 atau menyusuri pantai selatan aja 😀

    Like

  26. kalo lewat cirebon perhatiin jalannya bro. ada jalan yg lebih tinggi dari pembatas (tengah) nya. bahkan ada pembatas yg ditingkat sehingga kelihatan normal. itu tahun 2012 pas saya lihat.

    Like

  27. apa yg slah dgn negeri ini ??? semuanya.. terutama rakyat yang memilih orang terkorup di dunia sbagai pemimpin dan rakyatnya cuma cengengas cengenges di goblokin sama susilo : kesopanan, bambang : besar, yudhoyono : pembawa bencana.. jadi kesopanan palsu alias sok sopan kalo pidato tangan goyang kanan kiri tapi aslinya pembawa bncana besar.. wajah sok sopan tapi aslinya iblis. itu dia kesalahan trbesar dlm ngara ini. hehehe 😀

    Like

  28. yah mas iwb tau sendirilah kalo udh ada oknum dalam suatu pembangunan yg ada ga bakal beres2, nepotisme sepertinya berlaku !!

    kasihan negeri ini, terkadang hancur oleh pribumi sendiri !!

    Like

  29. ipy pada Juli 29, 2013 pada 5:32 PM

    bkan rahasia umum…proyek jalan raya cuma 40% -60% yg jadi jalan…sisanya….???

    proyek abadi pantura….

    dan ngga perlu heran…daerah yg punya pabrik aspal aja jalannya ancur semua… (cilacap)…apalagi daerah lain seperti pantura….

    ————————-

    bwahahaha…jadi inget dpt broadcast message, isinya kalau kita itu harus berbangga karena salah satu pemegang rekor dunia untuk pembangunan terlama di dunia, mengalahkan pembangunan tembok cina dan piramid yg ratusan tahun…

    pembangunan jalan pantura adalah pembangunan jalan abadi smp akhir jaman…wkwkkwkw

    Like

  30. Lebih baik doakan supaya TOL TRANS JAWA cepat selesai. Kalo jalur pantura pengaspalan jalan itu kalo saya denger dari berita di TV emang jadi proyek ladang Objekan cari duit sampe petugas yang ngaspal udah apal jalan yang rusak dimana titik mana aja..keren kan petugasnya !

    Like

  31. Jadi begini mas IWB, ane mahasiswa teknik sipil di sebuah PTN di Jogja.. kebetulan tugas akhir ane ttg aspal.

    Jalur pantura memang sangat pelik, rumit, dan semua pihak terlibat.
    Banyak yang menyebut jalur pantura itu memang proyek abadi, mengapa demikian, karena jalanan yg berlubang ditambal dgn aspal tambalan dengan kualitas seadanya shg cepat remuk, nanti taun depan di tambal lagi dgn kualitas serupa, begitu berulang terus menerus..

    Mengapa perbaikan jalan tidak dicicil sejak awal tahun? Ini lagi lagi gara-gara kebijakan yg berkaitan dengan dana. Dana perbaikan jalan ini biasanya turun baru pada bulan Mei – Juni, dana ini pun masih terpotong pungli sana sini, sehingga pihak kontraktor pusing juga, harus mengejar agar proyek ini selesai tepat waktu dgn dana yg tersedia, kalo ga tepat waktu bisa kena penalti, akhirnya kualitas yg dikorbankan.

    Kenapa cepat rusak? cepat lambat rusaknya aspal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor; beban kendaraan yg lewat, dan kualitas campuran serta pengerjaan jalan itu sendiri. Kita tau bahwa Pantura ini tulang punggung perekonomian pulau jawa, banyak truk & bis lewat sana, banyak yang overload. Fungsi jembatan timbang udah ngga optimal, makanya banyak yg overload bisa lolos.

    Banyakan pasir daripada aspalnya sendiri? Aspal itu mayoritas terdiri dari batu dan pasir dengan ukuran butir tertentu, sedangkan aspalnya sendiri umumnya hanya sekitar 6% bobotnya dibandingkan dengan batu dan pasir itu sendiri. Mengapa kualitasnya buruk? kembali lagi pada dana dan waktu yang tersedia. Ini berhubungan dengan birokrasi.

    Saya sebagai mhsw teknik sipil, gregetan juga, para kontraktor ini pinter pinter gan, bisa bikin jalan bagus, halus, karena memang kita tau caranya, tapi apa boleh buat, kalo kita dikasih duitnya dikit, dikasih waktunya dikit daripada yg seharusnya, maka kualitas yg dikorbankan, perusahaan kontraktor ga pengen rugi lah.

    Demikian ulasan singkat saya, hehehe

    Like

  32. Jangankan kok ngurusin pantura yang panjangnya ber-km2, lha belakangan hari ini jalan ke pelabuhan isinya truck antri sampai bisa ditinggal tidur dan ngopi dulu aja gak bisa ngatasin kok…itu kan pas di depan lobang hidung pemerintah pusat…penyebabnya kan sama juga soal konstruksi jalan toh…jadi Harap Maklum™

    Like

  33. inilah Indonesia, banyak proyek untuk umum contohnya pantura jd tambang uang untuk koruptor
    di Jawa sana sih masih mending masbro, kalo benerin jalan masih selesai walau dengan hasil yg seadanya dan waktu pengerjaan yg sangat lama
    lah di Papua sini khususnya Timika, kalo benerin jalan bukan makin bagus malah ancur
    ilustrasi :
    1. lampu merah mau renovasi gorong2
    2. perempatan lampu merah ditutup 1minggu, lubang masih menganga
    3. minggu ke-2 perempatan sudah mulai dibuka dengan kondisi buruk (masih tanah & ditiban kayu)
    4. minggu ke-3 kayu sudah diangkat & timbunan tanah diperbanyak (kondisi masih buruk)
    5. minggu ke-4 sampai minggu ke-8 masih dalam kondisi seperti 4
    6. minggu ke-9 timbunan tanah ditiban aspal dengan kondisi jelek (tambal asal2an)
    7. entah minggu keberapa, bekas tambalan aspal dibuka kembali untuk pasang pipa air
    segini parahnya pemerintah wilayah Indonesia timur
    :mrgreen:

    Like

  34. Wes mending naik kereta atau pesawat saja mas, pengalaman mudik tahun 2011 bawah mobil, ngeliat orang kecelakaan dari biker yang kelindes bus sampek mobil yang hajar tiang lampu sampek mayat penumpangnya berhampuran ditengah jalan astagfirullah. Gak apa2 mahalan dikit sing penting aman.

    Like

  35. Jalan itu menjadi neraka dunia bagi orang-orang yang dirugikan oleh jalan itu dan akan menjadi neraka di akhirat bagi oknum yang tidak jujur dalam pembuatan dan pengelolaan jalan tsb.

    Like

  36. Pantura jawa barat mending pak de, pantura jawa tengah yg amit2 apa lg masuk BREBES walau kota kelahiran ane sendiri tapi masalah jalan, jian sangat menjijikan. .
    Tengok lah sdkit jembatan kali pemali sebelum masuk alun2 brebes udah 3 tahun belum kelar2 mosok jembatan cuma lapisan plat besi yg kalo bin jika ada truck lewat bunyinya bkn merinding ntah kabupaten atau propinsi tapi ini kejanggalan yg sangat besar tentang ke boborakan pemerintahan kita. .
    Ckckck
    Korup terus. .!!!

    Like

  37. Berhubung sesama wong jawa timur ta pake boso jowo.
    Weleh weleh kang iwan lha terus iki salahe sopo, salahe honda ta salahe yamaha kang…cuma guyonan hehehehe
    Aku winginane teko suroboyo budal nang trenggalek ae yo biasae mek patang jam saiki kok yo dadi wolong jam kang iwan..riyoyoan iki ta ndok umah ae.

    Like

  38. sementara jalan belum selesai diperbaiki, pilihlah bus yg tepat. sbg salah satu contoh kemarin naik bus wisata ‘BS’ (grup bus malam ‘S’) supir2nya hebat: berani nge’blong’ kalau sepi dan kalau macet kreatif cari jalan alternatif termasuk melalui perumahan n jalan2 yg ‘ngepas’ dgn ukuran bus

    Like

  39. macet? jln rusak ?
    jgn khawatir
    pakai lah…

    ttx
    katanya nih,,
    ttx cocok utk jalan rusak,,
    juga cocok utk selap selip
    busa nya juga empuk
    cuman ga ada acnya,

    Like

  40. 31. hey sadar hey – Juli 29, 2013

    850km/jam ? lebih cepet dri F1 kang bro.. mantap nih bis,, mudik 1 jam sampe..

    jgn salahkan pemerintah ga bisa nahan laju pertambahan kendaraan, lha wong masyarakat sendiri yg ga mau pke kendaraan umum utk beraktifitas. tengsin? alasan klasik.. macet? semua jga macet.. irit? bensin iya irit, perawatan kendaraan ga lo itung, cicilan ga lo itung.. lebih cepet? klo pada kompak pke kendaraan umum ga bakal macet, alhasil much faster than use your own vehicle..

    kurang2in lah salahin pemerintah,, akan jauh lebih baik kritik tp disertai dgn solusi,, kritik doaannnggg..
    ===================
    solusi
    1, naek kereta
    2, naek pesawat
    3, ,,,,,,,,,,,,,,,,jln kaki (bukan solusi, tapi alternatif sesat)
    4. ……………….harga mobil di lipat2 kan, dijamin… mobil berkurang
    5, 1 liter premium 20ribu (ini bukan solusi tapi masalah)

    susah bro cari solusi,kalo kritik byk,.

    Like

  41. bro kalo kita bisa menemukan solusi nya,
    jos bgt bro, lha wong pemerintah aja belum mampu nemuin solusi yg pas.
    bahkan ahok basuki pun belum mampu nenmuin solusi, apalagi kita?

    Like

  42. coba dech mas lewat pantura tuban .jalanya sir glindir kaya di sirkuit gk ada tuh jalan berlobang.itu mah tergantung pemdanya mas.

    Like

  43. Betul sekali sy setuju”…….Pemerintah kurang control sama proyek2 jln’ pa pura2 ngg tau soal dah dpt jtah hahaha……dah ngg aneh”

    Like

  44. nasib jalur nasional, sdh agenda tetap tahunan karya penjahat Pe’O berdasi! berapa dana yg dianggarkan utk perbaikan jalur pantura/thn? pst sampeyan bakal geleng2 kepala
    sebentar lg rampoke do dum-duman THR

    Like

  45. republik maling…
    pelaku bisnis dimonopoli kaum kapitalis, dunia politik dikendalikan preman, birokrasi dikuasai koruptor, hukum digenggam mafia dan rakyat bangga dengan kebodohan, saling hujat, tak berpendirian dan bermusuhan…
    itulah potret negeri ini dari sudut pandang ane sebagi orang awam…
    😀
    😀
    😀
    naudzubillah himindzalik…

    Like

  46. mas artikelnya jangan bikin nyali bikers mu ciut dong…. kasih solusi kondisi jalan bagi bikers yang pulkam dengan tungganganya…. syukur-syukur jalan alternatif untuk melewati kemacetan…. kemacetan dijakarta sdh menjadi makanan sehari-hari…
    maaf saya pribadi pulkam dengan motor sejak 2006 hanya 1 kali absen di 2008 walaupun macet yang penting dibawa happy dan safety alhamdulillah selamat sampai tujuan….

    Like

  47. 100. Red_Jupie – Juli 29, 2013
    Jadi begini mas IWB, ane mahasiswa teknik sipil di sebuah PTN di Jogja.. kebetulan tugas akhir ane ttg aspal.

    Jalur pantura memang sangat pelik, rumit, dan semua pihak terlibat.
    Banyak yang menyebut jalur pantura itu memang proyek abadi, mengapa demikian, karena jalanan yg berlubang ditambal dgn aspal tambalan dengan kualitas seadanya shg cepat remuk, nanti taun depan di tambal lagi dgn kualitas serupa, begitu berulang terus menerus..

    Mengapa perbaikan jalan tidak dicicil sejak awal tahun? Ini lagi lagi gara-gara kebijakan yg berkaitan dengan dana. Dana perbaikan jalan ini biasanya turun baru pada bulan Mei – Juni, dana ini pun masih terpotong pungli sana sini, sehingga pihak kontraktor pusing juga, harus mengejar agar proyek ini selesai tepat waktu dgn dana yg tersedia, kalo ga tepat waktu bisa kena penalti, akhirnya kualitas yg dikorbankan.

    Kenapa cepat rusak? cepat lambat rusaknya aspal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor; beban kendaraan yg lewat, dan kualitas campuran serta pengerjaan jalan itu sendiri. Kita tau bahwa Pantura ini tulang punggung perekonomian pulau jawa, banyak truk & bis lewat sana, banyak yang overload. Fungsi jembatan timbang udah ngga optimal, makanya banyak yg overload bisa lolos.

    Banyakan pasir daripada aspalnya sendiri? Aspal itu mayoritas terdiri dari batu dan pasir dengan ukuran butir tertentu, sedangkan aspalnya sendiri umumnya hanya sekitar 6% bobotnya dibandingkan dengan batu dan pasir itu sendiri. Mengapa kualitasnya buruk? kembali lagi pada dana dan waktu yang tersedia. Ini berhubungan dengan birokrasi.

    Saya sebagai mhsw teknik sipil, gregetan juga, para kontraktor ini pinter pinter gan, bisa bikin jalan bagus, halus, karena memang kita tau caranya, tapi apa boleh buat, kalo kita dikasih duitnya dikit, dikasih waktunya dikit daripada yg seharusnya, maka kualitas yg dikorbankan, perusahaan kontraktor ga pengen rugi lah.

    Demikian ulasan singkat saya, hehehe

    ——————————————————————————

    nah ini sepemikiran. setuju ros!

    Like

  48. 83. ruzgan – Juli 29, 2013
    Saran saja sebaiknya muatan muatan brat diangkut lewat kapal laut. Bukankah negeri kita negeri kepulauan.? Sehingga perawatan jalan tidak sesering.sekarang. lewat laut free maintenance anggaran bisa dialihkan buat yg lain.t

    ——————————————————————-

    yup. harusnya memang lewat jalur laut seperti di negara maju sana. jadi inget acara megastructure di tv, pas italia punya proyek pembuatan terowongan dan alat harus didatangkan dari belanda, jalur laut tetap dipilih walau secara jarak lebih jauh. saat lewat jalur darat setibanya di italia pun bebannya dihitung secara sangat teliti sehingga beban per roda nya kemudian ditambah jumlah roda jika beban tiap roda terlalu besar sehingga tidak sampai merusak perkerasan. sampai sekarang di indonesia belum bisa seperti itu.

    Like

  49. dari dulu ane jg kepikiran kenapa perbaikan jalan dilakukan rata2 menjelang lebaran ..kan tambah repot, dan juga saling merugikan

    Like

  50. MEMANG PEJABAT KITA BUSUK. MASA PERBAIKAN SETIAP TAHUN. DENGAN DALIH JALAN CEPAT RUSAK KARNA KELEBIHAN BEBAN. NYATANYA ITU JALAN TOL BISA AWET. LAH INI PANTURA TIAP TAHUN DI BENERIN MULU. ANE MAH KAGA HERAN KALO ITU ASPAL DI MAKAN. ORANG AL-QURAN SAJA AMA ORANG INDONESIA DIMAKAN. SAPI DI TELAN. APASIH YANG GA DI MAKAN PEJABAT INDONESIA. DULU GEDUNG MPR/DPR JUGA MAU DI TELAN. TAPI KEBURU KETAHUAN AMA RAKYAT GA JADI…

    Like

  51. kemarin awal bulan saya berangkat dari surabaya ke semarang aja 14 jam mas iwan, biasanya plg cuma 7-8 jam 😥
    perbaikan jalanya bareng”, bikin puyeng 😆

    Like

  52. untung ane gk lewat jalur pantura,jd slamet heheee
    surabaya-blora wlaupun jln gk bagus2 amat msh bsa ngebut 4-5 jam smpai..plagi klo perjalanan malam..wuuuzzzzz

    Like

  53. lek iwan ayo di doa ne ae ben tambah biar kaya.hingga anak cucunya bisa utk beli mobil mewah,moge.. jg utk umroh trs pergi haji nt kl sdh di mekah biar malaikat yg memberi hukuman, kl indonesia smua bisa di beli dg uangnya trmasuk hukum.. knp negara membiarkan.. ?? utk apa negara merdeka kl bangsanya sendiri dijajah? miris jg kdg lht di tv ada orang smpai g bs makan, ini malah korupsi!!!! susah lek iwan sm Allah SWT mereka tidak takut…!!

    Like

  54. perbaikan sebelum lebaran ntu biar cepet rusak juga, cz aspal baru psti masih lembek. dilindes jutaan kendaraan, hasilnya belum setaun abis, diperparah lagi proyek SKS(sistem kebut sebulan) jalan yg dh bagus kena imbas kotoran jalan yg belum beres.
    mau aspal tipe kaya gimana juga tetep kalo caranya kaya gitu cepet rusaklah.

    Like

  55. Kalo menurut ane sih emang kualitas materialnya yg sudah KW sekian kali mas…mgkn ini permainan yg minta anggaran kalo kontraktor biasanya ya ngerjain proyek sesuai budjet gk mgkn mau tombok lah ada budjetnya sgtu ya dikerjain segitu…emang aspal skrg kualitasnya parah masa iya baru di aspal 2 hari kemudian udah ngelupas dan bergelombang parah banget padahal dobel aspal nah gmna tuh kualitas materialnya ane sempet mau jatuh waktu ngajar tu aspal untung masih diberi keselamatan sama Yang Maha Kuasa disitu ane jd ngedumel sendiri….

    Like

  56. pantura (barat) akan dilupakan,seiring nanti jalan tol Trans Jawa selesai
    jalan tol ini menyambung mulai dari Cikopo hingga Palimanan, kemudian tahap berikutnya semakin ke timur

    Like

  57. ●○ qwerty ○● pada Juli
    29, 2013 pada 7:50 PM

    oknum pegawai
    pemerintah yang kkn
    itu kek kelakuan
    biangnya fbh aja, suka
    ngatur2 regulasi
    sambil main colek2an..

    *siram aspal panas ke
    muka fbh..

    ――――――――――――――――――
    di artikel seperti ini saja masih sempat2nya menyulut api permusuhan..
    Sungguh malang nasibmu..

    Like

  58. buat pemerintah. kapokmu kapan ?
    ini hanya sebagian kecil dari ketidakmampuan pemerintah mengelola sarana dan prasarana.
    masih besarnya jiwa premanisme di dalam pemerintah…
    semua sudah terstruktur. jadi susah memperbaiki….

    Like

  59. Waduh kang IWB, pengalama cerita ama orang yang bekerja di kontraktor jalan raya ini ya, rumit bauangeeettt itung-itungan e
    terus KPK kalo nyelidiki wah bakalan mumet juga
    hehehehehehe
    memang disana banyak kecurangannya, la wong sekarang aspal lebih enak dari pada roti kok

    Like

  60. Lha memang rumusnya sudah begitu lek…
    Hitung aja setahun motor terjual berapa..
    Hitung aja setahun mobil terjual berapa..

    Comment buat yang mengeluh : terima saja keadaan yang ada, kalau mau ndak ribet ya ndak usah mudik.

    Like

  61. @23. rusman – Juli 29, 2013
    jalan gratis kok mau awet…. :mrgreen:

    ====================================================
    Siapa bilang jalan gratis, jalan itu sebagian dari hak warga negara yang memiliki kendaraan bermotor yang taat bayar pajak dan hanya sebagian dari pajak kendaraan bermotor yang kita bayar yang digunakan untuk perbaikan jalan. sisanya di posting untuk yang lain.
    warga negara berhak menuntut kepada pemerintah jika karena kondisi jalan yang rusak mengakibatkan pengguna jalan mengalami kecelakaan terlebih yang menyebabkan cacat atau kematian.

    Setahu saya, dari literatur yang pernah sedikit saya baca. untuk jadi awet aspal butuh proses pengeringan nonstop pada suhu sekitar 100C dalam waktu 24-48jam sebelum bisa digunakan, jika pengeringan dalam cuaca panas dalam 1 hari mungkin bisa tercapai selama 4 jam dari jam 11.00 – 15.00. artinya butuh setidaknya 6-12 hari agar aspal kering dengan baik. kalau hujan tentu saja waktu mapan atau settled akan lebih lama.

    Like

  62. Kayaknya ga cuman sebelum lebaran deh pak.. tapi kadang bulan2 tertentu di pantura juga perbaikanlah, penyempitanlah ataupun jalanan hancur ga karuan..
    Semoga aja deh proyek tol pantura cepetan jadi, dan angkutan kereta yg sekarang udah dobel track, bisa ditingkatkan lagi..
    Atau bangun kereta super cepat.. Jakarta-Smg-Sby..

    Like

  63. 31. hey sadar hey – Juli 29, 2013
    850km/jam ? lebih cepet dri F1 kang bro.. mantap nih bis,, mudik 1 jam sampe..
    Mas kl baca yg jelas mana yg bilang spt itu…. 850 km…!!!!
    yg ndak bener yg ngurus negara… kl pemerintah tegas ndak ada yg namanya pungli.n korupsi.. jangankan bangun jalan bangun gedung sekolah saja 1 at 2 tahun sudah rusak… bandingkan bangunan gedung sekolah saat penjajah belanda… masih kokoh mas… ini fakta..kita diminta solusi apa? kita ndak punya power…

    Like

  64. solusi paling cepet sita semua aset koruptor, trus cor pantura min pake beton k500, dan aman sampai 50 tahun kedepan gak ngaspal lagi, suudzon ga boleh tapi curiga wajib

    Like

  65. @80. FBY muka kadal – Juli 29, 2013
    Sdh tabiat dari penjabat indon para pemangku kuase di negeri ni, serakah tingkat dewa

    ____________________________________________________

    heh malon maling, kalo koment sebutlah negara kami dengan benar bukan dengan sebutan ejekan seperti itu (indon).. apa tulisan di atas ada sebut negaramu dengan ejekan? dasar malon maling sialan..

    Like

  66. Ya udah bkan rahasia umum lg, kalian sudah tau lah kemana duit itu mengalir, usut tuntas KPK!!

    Like

  67. Indonesia itu ga kaya luar negri, gpp modal gede, tp hasilnya bagus dan kuat bertahun2.

    Dan dibawah flyover UI itu kang iwb tau? Walikota depok dengan bangganya perbaikin itu aspal sampe masuk koran, pake bilang walikota jaksel ga mau perbaikin itu jalan, anehnya? Cuma beberapa minggu ancur lg sampe sekarang, dan anehnya lg ternyata yg diperbaikin cm sedikit dari jalan yg rusak itu,

    Entah emank sengaja diperbaikin sedikit ato ada oknum yg bermain,..

    Like

  68. Barangkali :
    1. Kenapa jadwal tender dan atau waktu pengerjaan proyek selalu dekat lebaran atau dekat akhir tahun ?
    – supaya dana anggaran bisa lebih lama di bank (biasanya BPD) ; bank terbantu ; nanti ada bonus terima kasih + bunga buat kepala daerah cs.
    – supaya para kontraktor yang ngurus termin / tagihan bisa dipalak buat tambahan THR dan biaya libur akhir tahun.

    2. Kenapa itu aspal kok lembek banget, sebentar dipakai hancur ?
    – coba hitung betul berapa harga pokok produksi real aspal hotmix (aspal, dust, batu3/4, batu 5/8) perton sesuai job mix yang standar ; nah coba cek lagi berapa harga penawaran dari si kontraktor pemenang tender. PASTI harga sipemenang jauh dibawah harga pokok produksi untuk hotmix kualitas standar.
    – coba cek berapa GVW truk standar. paling 26 ton. Tapi kenyataannya hampir setiap truk saat ini muatannya saja lebih dari itu, belum lagi berat truk yang sekitar 10 ton-an.
    Apa nggak semua hancur coba !

    Like

  69. yg asik tuh semua org protes jalan rusak.. emang pajak kalian bayar?? emang ada saluran air yg gak tersumbat karena sampah kalian dan jadinya air ngalir ke jalan trus ngikis jalan? emang supir truk bawa barang sesuai limit maximum dan gak overweight?? think again… seandainya org” pake angkutan umum.. jalan bakal lebih awet.. karena mobil yg lewat sedikit.. kalo mobil yg lewat banyak dan jadi macet.. bayangin di satu titik roda nampung seperempat berat mobil.. itu penyebab jalan rusak juga kan?? jangan nyalahin pemerintah mulu,, meskipun ada oknum korup.. tapi kita juga jadi faktor jalan rusah.. think again…

    Like

  70. gila yo,kang….24jam ibarat makan tdr,b**l d atas bis….namanya proyek klo bs setiap tahun itu ada,mas iwb….jd klo dperbagus,kualitas dinomor satukan….ya lemes orang2 atasan ga dpt saweran dr mega proyek pantura….saran ane,mending sampeyan pesen tiket kereta api, oper surabaya ato madiun lnsng nge-bus…

    Like

  71. Sebenernya yang sering pulang pergi jalur pantura akan tahu mana titik2 kemacetan. Sekarang ini di perbatasan tuban rembang sedang ada pekerjaan pembetonan jalan. Titik kedua yang cukup panjang ada di daerah semarang dekat terminal bis arah kendal. Dan beberapa daerah lain di tegal dan brebes.
    Sekarang seperti penjelasan dari Mentri Pekerjaan Umum perbaikan Jalan mulai dikerjakan dengan Jalan Beton. Umur Jalan Beton lebih lama tapi biaya pelaksanaannya jauh lebih mahal dari jalan aspal. Tahun2 dulu kayaknya karena anggaran terbatas jadi perbaikan selalu dengan jalan aspal yang lebih cepat rusak terutama kalau terendam air. Sekarang juga karena dana terbatas pengerjaan jalan beton tidak bisa dilakukan sekaligus tapi bertahap mulai banyak jalan beton di pantura. kalau sering lewat pasti bisa liat sudah cukup panjang juga jalan beton ini.
    Kelemahan jalan beton selain mahal juga tidak bisa langsung dilewati setelah selesai dikerjakan, tidak seperti jalan aspal yang bisa langsung di lewati, jalan beton harus nunggu umur beton sampai 30 hari sebelum bisa dilewati.
    Kalo pantura jangankan ada kerjaan proyek jalan, ada kecelakaan truk aja macetnya bisa sampe berkilo-kilo.
    Buat yang mau mudik silahkan menikmati kemacetan, ada ungkapan di masyarakat bilang kalo mudik gak kena macet gak kerasa mudiknya. he he he

    Like

  72. indonesia yang malang…. katanya habis gelap terbitlah terang, katanya merdeka setelah selesainya jaman penjajahan… nyatanya sampai detik ini semua kata MERDEKA dan TERBIT TERANG itu masih sebatas angan-angan yah… sedih…

    Like

  73. dana yang dianggarkan memang triliyun rupiah, tapi realisasinya gak sampe triliyun. kan udah jadi rahasia umum kalau di negeri kita ini pemerintahnya suka menyunat dana dan membagi dana hasil sunatan itu ke rekan-rekannya.

    jadi enyong setuju sekali KPK menyidik lebih dalam proyek PANTURA ini.

    jalannya nyaman berkendara akan juga nyaman

    Like

  74. Ketika jaman pak soeharto diwaktu ane masih kecil, jalan poros kecamatan sepanjang 17km tdk sering rusak, pdhal belum aspal goreng. sepanjang 17km tsb ketika membangunya langsung secara keseluruhan, bukan seperti sekarang jalan hanya 8km tapi yg mengerjakan lebih dari 6 kontraktor, menjijikan, jadi ajang korupsi karena kualitas bangunan sgt jelek. Setiap CV(kontraktor) dapat jatah proyek 1 kilometeran, pembangunan jalan jadi ajang korupsi yg menggila(ini jalan poros kecamatan, tak tahulah kalo jalur utama yakni jalan nasional dan propinsi).

    Masak kalah ama mbah harto yg katanya si raja korupsi.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s