Sekelumit cerita turing dari Rembang-Wonosobo bersama Honda CB150…..

CB150Bro dan sis sekalian…..walau ada beberapa keluhan dari konsumen akibat masalah yang mendera Honda CB150R….mulai dari suara klotok-klotok serta inden yang mengular, dibelahan lain tidak sedikit juga yang mengatakan puas memiliki motor berbanderol 22jutaan tersebut. Salah satunya bro Ryan…..seorang biker penyemplak sang DOHC engine. Via surel yang dikirim ke IWB….doi bercerita pengalamannya menggunakan CB untuk turing lintas propinsi. Cuaca kering, hujan serta kabut tebal mengiringi perjalanan Remban-Wonosobo. Berikut penuturan lengkapnya….Yamaha#1 460x170alt2

Salam kenal mas. Saya Ryan Hidayat seorang silent rider. Seorang pembaca yang ingin berbagi pengalaman berkendara CBSF sekaligus test drive jarak jauh alias touring. Saya ingin bercerita sedikit touring singkat ini, tapi maaf jika gaya bahasanya kurang pas.

Baik, langsung saja mas. Kediaman saya masih ngikut Ortu di daerah Sarang, Rembang timur Jateng, nyaris dekat dengan perbatasan Jateng-Jatim. Sebenarnya Saya melakukan perjalanan ini untuk berziarah ke makam orang tua di Wonosobo. Mumpung masih dalam ijin cuti. Planning saya persiapkan jauh2 hari berembug bareng dengan sobat saya bro Fifin. Setelah mendapat kesepakatan, dimulailah persiapan touring.

Sabtu Pagi, tanggal 9 Maret 2013. Bro Fifin siap dg Blade Repsol 2012. Saya juga sudah siap dengan CBSF hitam. Anggota kami ada empat orang. Jadi setiap motor berisi dua orang. Jumlah bawaan tidak banyak, cuma cukup bawa pakaian beberapa stel untuk masing2 manusia. Kedua tunggangan kami telah kami siapkan sebaik mungkin. Kecuali si Chibi (panggilan sayank CBSF) karena belum mencapai 1000 km dan belum mendapat service 1. Tercatat baru menyentuh 835km. Kami start dari rumah tepat jam 07.00 WIB langsung ke arah Rembang. Kami tidak melalui jalur pantura, melainkan melalui jalur selatan Rembang. Kedua motor digeber wajar sekitar 70 Kpj. Menyusuri Jalur Jatirogo-Lasem kami berhenti di SPBU Pamotan samping pasar mengingat display fuel tinggal satu strip. Si Chibi saya kasih Premium seharga Rp40.000,- sudah fulltank. Sedangkan blade cuma nemenin saja karna sudah fulltank dari rumah.

Perjalanan dilanjutkan menyusuri jalur Pantura Rembang-Juwana-Pati-Kudus. Posisiku selalu di depan Bladenya Bung Fifin. Pasalnya si mas bro ini belum hapal medan yang akan di lalui. Sedangkan aku bisa dibilang sudah hapal karena sering membawa Supra Fit 100cc thn 2005 Rembang-Wonosobo PP. Duet kami geber di sekitaran 85-90 kpj. Jalanan ini terpantau lancar. Hanya saja di ruas jalan khusus sepeda motor di Pati terdapat lubang di berbagai titik sepanjang jalur itu. Kecepatan pun di turunkan sekitar 55 Kpj. Berhubung abis hujan, bagian bawah motor kami jadi sedikit kotor. Di jalur lingkar luar Kudus, Blade repsol minta minum. Alhasil kami kembali mampirdi SPBU Ngembal Kudus. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke arah Demak kemudian Semarang.

Menuju Semarang kami bareng dengan berbagai pengendara lain terutama motor. Banyak bikers yg curi-curi pandang dg melintasnya si chibi. Duet indah chibi dan blade terus berlangsung di 80-an Kpj. Di Ngaluran Demak rantai si chibi terasa mulai berisik agaknya kendor. Masuk area Kaligawe sepintas display menunjuk sudah hampir 1000km. Ini artinya aku harus mampir service 1 di bengkel Ahass terdekat. Seharusnya saya langsung menuju ke arah jogja. Tapi urung saya lakukan karena harus cari bengkel Ahass. Akhirnya stang ditekukkan ke arah bengkel Ahass Tunggul Sakti, Majapahit Semarang. Kilometer tepat menunjukkan 1025km. Jam 11.35 si chibi langsung di tuntun mbah dokter ke ruang periksa. Waktu ini kami manfaatkan untuk beristirahat.

Sempat di goda oleh mas mas mekanik situ. Menurutnya ada kelainan pada si chibi dengan suaranya yang klotok klotok kasar. Sambil menunjukkan wajah tolol ku minta penjelasan kebenarannya. Mas mekanik itu malah cengengesan. Dia bilang itu wajar. Memang rata-rata CBSF begitu suaranya. Pengaruh dari doble camshaft dan kompresi yg tinggi katanya. Ia menyatakan suara ini masih normal.

Pukul 12.50-an Perjalanan kami lanjutkan ke arah Solo Jogja. Selepas Banyumanik langsung di beri trek yang menanjak panjang.Setiap betot gas manteb sekali rasanya. Sama sekali enggak ngos ngosan. Duet masih terbilang lancar Jaya. Agaknya si Blade belum mampu mengimbangi tarikan ketika nanjak. Aku pun mau tidak mau harus menyeimbangkan kecepatan supaya Blade tidak kehilangan pandanganku. Menyisir jalur Semarang atas terlihat awan mendung hitam pekat menggumpal dari gunung Ungaran. Dan benar saja hujan sedikit menghalau kami ke tepian jalan untuk berteduh. Di rumah makan pinggir jalan Ungaran kami berhenti untuk Istirahat Sholat dan Makan mengingat juga hujan makin deras. Kami menunggu hujan reda setelah sholat. Namun hujan tak kunjung selesai yang ada malah makin deras. Akhirnya kami tinggal saja di mushola kecil di belakang RM ini. Hingga jarum jam menunjukkan hampir jam 15.00 kami putuskan saja untuk terobos gerimis rapat ini.

1-copy

Menyusuri Ungaran-Ambarawa-Bawen-Pringsurat. Ternyata e ternyata gerimis rapat ini merata. Tangan terasa menggigil. Kecepatan kami konstan di 70-80 kpj jika jalan kosong mengingat kondisi jalan basah dan licin tentunya. Di ruas Bawen-Bedono-Pringsurat stang kemudi chibi leluasa ditekuk-tekuk di jalanan yang berliku, menikung, tanjakan, turunan, dengan banyak kendaraan roda empat serta bus dan truk yang berjalan woles. Sama sekali tak ngos ngosan malah aku merasakan semakin menikmati betot gas tapi dengan etika hormat ke biker lain. Banyak biker dengan berbagai tunggangan tertinggal olehku. Aku nyaris kehilangan bung fifin. Jarak kami terpaut jauh. Akhirnya aku perlambat kecepatan menunggu genjotan si Blade. O iya, dg kondisi jalan basah serta berliku ini aku merasa Ban chibi ini sangat menggigit aspal hotmix. Sama sekali tidak selip walau diatas 85Kpj.

Dari Pringsurat kami ambil jalur langsung arah Temanggung-Kedu-Parakan. Situasi lalin masih sama, tetap lancar dan basah oleh gerimis yang rata dari tadi. Jam menunjuk hampir pukul empat sore. Di SPBU Kedu kami berhenti untuk menemani Blade minum. Si chibi hanya ambil nafas aja. Jalur berliku tanjakan turunan bahkan bersifat cilukba siap kami hajar. Terutama jalur Parakan-Kledung-Kertek(Wonosobo). Medan licin beberapa jalan berlubang terutama bahu jalan semakin membuat adrenalin memuncak. Apalagi suasana menjelang maghrib serta cuaca gerimis pegunungan Jawa ini membuat ketahanan iman benar2 di uji. Perjalanan menuju Kledung ini yang semakin menggoda iman untuk berhenti. Lha piye jal. Jalur keriting hujan gerimis gak masalah buat kami. Hanya saja Kabut Cinta eh Kabut Pegunungan nan tebal ini sangat membatasi jarak pandang. Semakin naik ke arah Kledung semakin pekat kabutnya. Alhasil kami hanya melaju di 50-60 Kpj saja. Bukan apa-apa. Cuma jari tangan kami sudah membeku kedinginan mirip habis di kompres dalem baskom es. Podo nglinting.

Akhirnya kami mampir ke SPBU Kledung sekedar menghangatkan badan. Di sini Kami bertemu lima pengendara Yamaha FizR ber plat G. Mereka sedang touring entah kemana. Mau tanya gak sempat. Setelah dikira cukup kami bergegas meninggalkan pom bensin ini mengingat adzan Maghrib sudah tiba. Dikhawatirkan kemaleman sampai rumah Di Wonosobo. Naik sedikit ke arah Wonosobo kemudian jalanan turun terus menerus ke arah selatan agak ke barat. Hati terasa damai ketika melewati Gapura Selamat Datang. Kemudian tetap melaju ke arah pertigaan pasar Kertek. Di Kertek kami langsung belok Kanan ke arah Kota. Jam 18.45 kami sampai rumah. Alhamdulillah selamat.CB150

Last….kesimpulan test drive si chibi sangat memuaskan. Karena hanya isi 40rb dari Pamotan setelah sampai Wonosobo cuma kehilangan dua strip saja.Posisi badan dengan postur 165cm terasa sangat pas ketika melaju high speed. Badan gak terasa tersiksa, punggung tetap rilexs. Namun pembonceng merasa sedikit keras bagian shock belakangnya. Pancaran Lampu utamanya sangat membantu ketika Kabut tebal menghadang. Apalagi dengan sein dan lampu belakang yang jelas ini semakin oke. Secara perform, Chibi oke di setiap awal tarikan lampu merah bersaing dengan berbagai bikers. Tarikan oke di jalur cilukba.Tetap stabil tak ikut terhempas dari hasil papasan mobil-mobil besar seperti Bus dengan kecepatan tinggi. Di ajak becek2an tetep aja ga selip, kecuali jalan lumpur. Sama sekali tak ada gangguan teknis dari motor.

Seperti itulah deskripsi perjalanan Rembang-Wonosobo (perginya saja pulangnya belum). Catatan, selama 2 hari penuh si chibi diajak keliling muter daerah Wonosobo hingga Dieng Pleateu menapak tiap pesona Dieng. Baru minum ketika turun dari Dieng…..

Yup….nais share dari bro Ryan. IWB Sebagai Blogger yang juga pernah mencicipi langsung turing Yogya-Parangtritis dengan menggunakan CBSF juga merasakan hal yang sama. Memang jika boleh  jujur…banyak biker yang tertarik mencicipi sang kuda besi. Sayang….AHM terlihat anteng kurang greget menghadapi mengularnya inden. Dalam pandangan IWB, potensinya kurang bisa dimaksimalkan oleh pabrikan. Malah kini yang terlihat lebih lancar adalah distribusi sang Verza150. Apakah ada hidden agenda yang sengaja dipasang oleh Honda untuk mengebiri menjualan CB dengan menggenjot Verza??. Hanya mereka yang tahu. Anyway….sekali lagi maturnuwun buat bro Ryan. Nais share…..sayang fotone tak tunggu-tunggu nggak nongol rek :mrgreen: ….(iwb)

Advertisements

177 thoughts on “Sekelumit cerita turing dari Rembang-Wonosobo bersama Honda CB150…..

  1. Walah sdh bisa di tebAk bro
    Dari jaman batu tyt keluaarga penggemar hondut
    Ya jelas puaass, coba anda test drive NVL.
    Sekali2 biar bisa membedakan

    Like

  2. jadi pengen geber sayang plat no masih nunggu 2 minggu hashh ,,, siap siap , semarang – jogja , test ride . mas iwb boleh minta emailnya , ane juga mau share juga gan berbagi pengalaman sama bikers 2 , kalu ada member CBSF jogja minta CP dunk ????

    Like

  3. klo mtr semprot c rata2 nyaman n stabil bt turing,sy pnah cb pk nvl tmn jg pnh pk cbsf,mnurut sy getaran lbh halus nvl,cm tdk sehalus p220 ku yg haluuusss bgt tp gada spare part,hehehe

    Like

  4. masih kategori motor ‘agak’ mahal 😀
    NVL menggoda, tapi udah banyak sliweran
    nggak beda dong hoho

    berhubung pabrikan sebelah belom ada versi ‘kompak’
    mungkin lirik si verza150 kali ya 😀

    Like

  5. oo.. ini apakah bro ryan yang punya yamaha vixion lansiran tahun 2005 ya…. 😉

    *sekedar bertanya… maafkan jika sala…. 😆

    Like

  6. halah…tetep bosen ama tampilannya kaya pake pikesen lama.ga menarik membosankan.masih lebih fress NVL biar bijimanapun.

    Like

  7. vikri tungkel pada April 5, 2013 pada
    8:41 AM
    klo mtr semprot c rata2 nyaman n
    stabil bt turing,sy pnah cb pk nvl tmn
    jg pnh pk cbsf,mnurut sy getaran lbh
    halus nvl,cm tdk sehalus p220 ku yg
    haluuusss bgt tp gada spare
    part,hehehe

    dasar tungkel ente..

    Like

  8. artikel ini bisa membuktikan bahwa motor chibi ini tidak bermasalah……dalam perjalanan dengan kondisi dan situasi yang komplek maka………utuk saudara yang lain mari kita cermati bahwa antara chibi dan nex vix masih layak utuk di pakai dlam sehari.hari… berasumsi ini motor terbaik …

    Like

  9. jibrut pada April 5, 2013 pada 8:54 AM
    halah…tetep bosen ama tampilannya
    kaya pake pikesen lama.ga menarik
    membosankan.masih lebih fress NVL
    biar bijimanapun.

    dasar tungkel ente!

    Like

  10. suara klotok karena dobel cam dan kompresi tinggi???
    mosoooookkk?
    fxr dobel cam kompresi tinggi masih normal suaranye.
    satria fu juga normal,
    ninja 250 juga normal,
    lantas??????????

    Like

  11. kinno pada April 5, 2013 pada 9:05 AM
    artikel ini bisa membuktikan bahwa
    motor chibi ini tidak bermasalah……
    dalam perjalanan dengan kondisi dan
    situasi yang komplek maka………utuk
    saudara yang lain mari kita cermati
    bahwa antara chibi dan nex vix masih
    layak utuk di pakai dlam sehari.hari…
    berasumsi ini motor terbaik …

    dasar tungkel ente!

    Like

  12. pak tarno pada April 5, 2013 pada 9:10
    AM
    suara klotok karena dobel cam dan
    kompresi tinggi???
    mosoooookkk?
    fxr dobel cam kompresi tinggi masih
    normal suaranye.
    satria fu juga normal,
    ninja 250 juga normal,
    lantas??????????

    dasar tungkel ente!

    Like

  13. Mantappp euy pengen ganti batangan tapi yo piyee maticku ntr haha di maksimalkan aja dlu nih si WTF ku di buat model touring jg bisa :D. Nice Share Broo….

    Like

  14. ciaaaaa pada April 5, 2013 pada 8:53 AM
    tambahan gan
    40 rbu 2 strip untuk jarak segitu, masih
    lebih irit NMP dan VIxion,,,

    dasar tungkel ente!
    Vkson g punya strip, cb stripnya byk

    Like

  15. ryan lebay ach.. coba ambil jalkyr yg sama pake NVL di jamin lebih mantap.
    yoopo lek tak kasih unit tast?
    segera konfirmasi, kesempatan langka ni.

    Like

  16. Stuju, Mas Iwan… Cibi pnya adik emg lmyn, lbh baik dr Tiger sy ^,^
    Tp da yg krg dikit, ‘cuma’ mmpu teriak smpai 11.500an RPM.. Cba smpek 13.000 RPM psti juosss!
    Hehe…

    Like

  17. 60. Sanghyangasmara – April 5, 2013

    Stuju, Mas Iwan… Cibi pnya adik emg lmyn, lbh baik dr Tiger sy ^,^
    Tp da yg krg dikit, ‘cuma’ mmpu teriak smpai 11.500an RPM.. Cba smpek 13.000 RPM psti juosss!
    Hehe…
    ============================================
    dari bawaan pabrik emang di stting segitu mas bro… bisa di akali pakai pigy back, ecu…. itu udah lumayan limitter nya 11.500, di cbr 1/4L ane di limitter sampai 11.000 kurang….. bukan begitu mas iwan, untuk mengakali limiter rpm di motor injeksi..???

    Like

  18. wuuuuih… jalan antara pasar kertek-kledung-parakan emang ajib bang… ati2 klo yang blm pernah lewat, aku sering kesemarang lewat kledung jam 10malam, uademe ngantil nglinting tangane #salam dri wonosobo

    Like

  19. Wan….. iwannnn…… jaket mana jaketttt…… sama sitiker iwb….. jgn lupa fans blog situ bejibun pasti laris dch……… tapi jgn mahal mahal yach…..

    Like

  20. 56. iwanbanaran – April 5, 2013
    ==============================
    artinya,, nggak baik aja kang,, sama kayak memaki orang,,,

    Like

  21. 53. kukang – April 5, 2013

    ciaaaaa pada April 5, 2013 pada 8:53 AM
    tambahan gan
    40 rbu 2 strip untuk jarak segitu, masihgreen:

    lebih irit NMP dan VIxion,,,

    dasar tungkel ente!
    Vkson g punya strip, cb stripnya byk

    ………………………………………………………………………………….

    jiaaakh ane dikatain tungkel,
    :mrgreen:

    maksud ane lewih uirit NMP dan Vixion mau strip uakeeh tetep aja cb kalah irit,,

    Like

  22. 72. Tukang Ojek – April 5, 2013

    Wan….. iwannnn…… jaket mana jaketttt…… sama sitiker iwb….. jgn lupa fans blog situ bejibun pasti laris dch……… tapi jgn mahal mahal yach…..

    =================
    mau murah bikin sendiri
    dasar tungkel ente!

    Like

  23. kejauhan tuh mas, kalo mau jalan pintas, bs lewat ambarawa – bandungan – ngadirejo – njlumprit – wonosobo atas (daerah atas pasar garung wnsb) – wonosobo kota.
    Selain jalannya menantang, pemandangannya juga woke.

    Like

  24. a+ (@annhar_anneh) pada April 5, 2013 pada 9:43 AM
    wuuuuih… jalan antara pasar kertek-kledung-parakan emang ajib bang… ati2 klo yang blm pernah lewat, aku
    sering kesemarang lewat kledung jam 10malam, uademe ngantil nglinting tangane #
    salam dri wonosobo
    ============================
    jadi ingat taun 2001,selama 2,5 bulan tiap malam lewat kledung jam 7 malam, lewat situ lagi jam 1 dini hari ngankut tembakau dari kuripan (dkt pabrik indofood wonosobo) ke parakan dan ngadirejo.
    Selain dingin, keamanan juga perlu diperhitungkan.

    Like

  25. @vikri: bro,bajaj dealernya mulai mundur teratur pelan2, hati2 kalo service n spare part jadi sulit. Memang sih, p220 bisa imbangi scorpio,tergantung ridernya. Soale,q pernah ngalami sama2 untir gas antara nganjuk-sby

    Like

  26. toring dg motor sensasi tersendiri dibandingi dg mobil,,,

    hembusan angin, meliak-liuk,
    pokoke mantaaf,,

    apalagi klo hujan ada rasa tertantan membelah hujan

    Like

  27. zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

    Like

  28. Ane dah pernah coba nih motor rasanya handling nyaman digeber sampe 100 km/jam panggah anteb pdahal kondisi angin dari arah berlawanan cukup kencang.. yg aneh tuh suara mesinya sama semua tiap ketemu cb150 pasti suaranya klotok-klotok

    Like

  29. Dulu saya sering keteteran berjualan siomay, kala masih pake Nmp,lalu semenjak ada teman yg menyarankan memakai cibi..kini jualanku semakin moncer,itu semua krn bunyi klotok2 dan kecepatannya yg unggul 0,2 dtk/400m..dari kompetitor

    Terimakasih cibi trimakasih ahaem

    Like

  30. Kalau jaman sekarang sih jalan2 sdh bagus. Tahun 73 dan 74 pernah juga turing antar propinsi jakarta – temanggung pp. Tapi cuma berdua (goncengan sama adik) yg pertama pakai vespa super 71 dan yg kedua pakai suzuki A-100. Sayang jamannya blm ada internet di indonesia jadi ga bisa kirim surel buat berbagi cerita ke IWB.

    Like

  31. Wah dasar tungkel..tungkel itu apa ya,mungkin tungkel artinya=kereenn…hahaha
    *di mana2 ada tungkel,kayaknya lgi hits ini kata2 tungkel.

    Like

  32. 80. aceng – April 5, 2013
    72. Tukang Ojek – April 5, 2013
    Wan….. iwannnn…… jaket mana jaketttt…… sama sitiker iwb….. jgn lupa fans blog situ bejibun pasti laris dch……… tapi jgn mahal mahal yach…..
    =================
    mau murah bikin sendiri
    dasar tungkel ente! ====================
    Wan…!!!! Iwannnn…. !!!! Tungkel apaan siii… Ciyuuussss tungkel apaan…??
    @ bro Aceng… Maaf bro aceng gag semua biker yg nongkrong di mari orang berada ky ente… Ane rasa mungkin sebagian yg akses blog iwb itu dr hp… So masalah buat ente kl ane minta tu jaket agak murah…? Ane pedagang bro bkn tukang ojek itu cm nick doang… Harga brapapun buat ane gag masalah… Ente pikir ane kismin banget apa minta jaket agak murah di bilang tungkelll… (Tersungging ni gue…. Tersungging..!!…. Gaya sule… Hahahahaha)…

    Like

  33. mas iwan saya salh satu pemilik cb putih menurut artikel di atas pabrikan honda
    malah mementingkan si verza apakah ada indikasi lain
    misal si cb sf kan banyak masalah
    apakah cb sf akan di tarik honda pelan pelan dan menghiraukanya toh lihat aja di jalan saya muter muter yang punya cb sf kok gak ada ya……………………………………………………………………………………..
    tolong mas iwb call pentolan honda cari tau kasihan bikers lain inti dari blog ini kan untuk memecahkan masalah para bikers
    matur suwun kang

    Like

  34. Liat baner yamaha di blog ini bikin nyengirrr.. “MOTOR MATIK DENGAN PENJUALAN TERBANYAK DI INDONESIA” 7juta unit **(BINTANG-BINTANG) bukti kepercayaan konsumen di indonesia…
    Woow kan…. Tuh sodara sodara mana orang yg bilang honda doang yg pake bintang…!! Liat noh baner yamaha jg pake bintang… Dua lagi… Mungkin jagoannya yang nampang ber tiga itu kl ych… Pantesss???? Lha yg wktu itu bilang kl iklan pake bintang itu pembodohan siapa… ???? Nah skarang yg bodoh siapa…???? (Pusing gue@@@ garuk garuk kepala…) Hadeeeuuueeehhhh… Pada pe’a semua… Ketularan jg dah gue…. ( Nyemplung ke kali…. Byurrrrr..@@@@m.)

    Like

  35. setubuh dgn bung ryan,eh setuju,tdk salah emang merk motor warisan ortu kita itu pasti memuaskan(bagi yg puas),krn motor ortuku dulu cb125 namanya,kangen sama jalur jatirogo lasem,sejuk sepi dan mulus jalannya(dulu taun 97 gak tau skrg).

    Like

  36. puas sih puas
    tapi sdikit kecewa mas
    inden wkt dulu 1 bln setengah
    skrng rusak udah 3 minggu lbh 1 hari lum ada kabar
    pdhl m0tor it mw buat ujian nasional. . .lw nebeng terus kalau telat bisa berabe kan?
    sek0lah 3 tahun ditentuin 4 hari itu
    moga sbelum tanggal 15 bsk , cb saya dah bener
    aku dah cpex mw mbeng0k2 jg tetep ja gx da yg nggubris. . .ya mendng coba sdkt sbr ja. . .mungkin hikmahnya gx b0leh kebut2an sebelum ujian mungkin. . .

    Like

  37. wezzz nganti keturon… 😀

    ” Berhubung abis hujan, bagian
    bawah motor kami jadi sedikit kotor” 😀

    ” Mas mekanik itu malah
    cengengesan. Dia bilang itu wajar. Memang
    rata-rata CBSF begitu suaranya. Pengaruh dari
    doble camshaft dan kompresi yg tinggi katanya.
    Ia menyatakan suara ini masih normal.” 😀

    ga ada alat ukur pasti jd ya tergantung mekaniknya,normal,sedikit normal,wajar,waduh…

    knp untuk produk pembuatan thn tertentu lgsg diganti semua aja(recall),kasihan konsumen yg g mudeng,yg g melek internet,dibilang wajar normal ya ngangguk aja..ky mas Ryan ini..sorry..
    “karakter mesin mmg begitu…nggih matur nuwun..”pdhl harusnya diganti!!mas mekanik jo kakean cengengesan tungkel ente xaxaxaxa..

    ky kasus mx&vixi, smua pengguna dipanggil bengkel,kasih penjelasan unit yg diganti,meski pemilik g tau ada mslh sebelumnya…
    so bnyk konsumen yg dirugikan jika unitnya mmg bermasalah…ky mas ryan jombang ini eh salah..ryan rembang ini,sbnrnya dia udah nyadar,melek internet,tp krn g ada “ukuran”pasti..so dia pasrah aja dibilang wajar,saran ane cb bw ke dukun yg laen sp tau ga cengengesan dan dpt cam baru..

    Like

  38. nahkhan…cerita itu hny salah satu bentuk kepuasan sobat turing honda…msh bnyk masy.lain yg puas,…KEISTIMEWAAN HONDA BKN TERLETAK PD INJEKSINYA…TP KOMPOSISI MATERIAL LOGAM YG ADA PD MESIN TSB,…DAN ANE YKN KOMPOSISI ITU BERBEDA DGN TAON 90’AN…JELAS LBH AWET YG TAON 90’AN….BUT THATS NO PROBLEM….YG PENTING HONDA!!!
    🙂

    Like

  39. mas iwan gmn nih kabar tentang ‘panglima perang’ aka kangmase cbsf…?

    Kok g ada beritanya again? Karna mas iwan yg menghembuskan isyu ini harusnya mas iwan bertanggung jawab dong! Trus terang sy sangat penasaran nih mas!!

    Last Buat para maho’ers! Dasar tungkel ente!! Wkwkwkwk

    Like

  40. Mas IWB saya ada pertanyaan yg blm terjawab handling dan tarikan verza kalo dibanding cbsf piye? Setau saya kan kalo verza ngejar torsi dan cb ngejar speed CMIIW. Tapi kalo dibandingin apakah tarikan verza jauh lebih nampol?

    Like

  41. menurut saya, sebagai pengguna CB150r per januari 2013, saya sangat puas, dengan akselerasi,..sangat halusss,.setelah tahap penggantian engine bagian atas,..tanpa suara klotok2 itu,…., tarikannya bener bener muluss,..empuk.,semoga yg lain segera cair indenannya…;)

    Like

  42. ane juga pernah bawa turing cibi ke bandung,,via jalur puncak – cianjur…
    overal emang enak,handling mantap terutama buat cornering..kopling empuk mirip CBR,vibrasi minim gk kaya sport AHM yg lain,,tp masih sedikit di bawah CBR..

    cuman di jalan menanjak power nya agak kurang..mungkin ini emang karakter DOHC overbore…
    overal oke,lebih baik dari old vixi,tp ga tau dengan NVL..belom pernah coba 😀

    Like

  43. laskar dohc @beli aja yg ada dulu bro dr pd nunggu yg belum pasti,Honda Sdh banyak pilihan ada cbsf cbr 150,250, 400, 500 dst.merk lain jg banyak pilihan,kawasaki 250 jg dohc.kalau versi murah ada satria fu.vixi jg bagus.

    Like

  44. joss brow..keep safety riding..WONOSOBO kota trcnta..kota tumpah darah..
    bawen – wsb mank pas bwt jajal mtor..kdaan jln yg sgt kompleks,sipp bgt bwt ngetest mtor..dlu wkt kuliah 2mggu skli lwt jln ntu..tp pke GL PRO black engine..power nampol (era ’95)

    Like

  45. peyek pada April 5, 2013 pada 9:56 AM
    56. iwanbanaran – April 5, 2013
    ==============================
    artinya,, nggak baik aja kang,, sama
    kayak memaki orang,,,

    ah sok tau ente
    hanya gusti yg maha kuwaos yg tau isi hati juragan

    dasar tungkel ente!
    tukang kelonan
    kelonan sama knalpot

    Like

  46. laskar DOHC pada April 5, 2013 pada
    2:29 PM
    si nvl cuma buat pajangan diatas dyno
    aja kek odong2..

    dasar tungkel ente!

    Like

  47. Bakal terkenal ini CB sebagai motor touring.. Walaupun sudah ada tragedi klotok2.. Well, let it slide.
    Saya pemilik CB150R juga bro, salam kenal.

    Like

  48. assalamualikum mas iwan..
    nama saya tifli dari cilegon.. mo cerita bulan kemaren saya habis turing rute cilegon- lintas barat- bukittinggi- lintas timur – cilegon total jarak 2700 km… pada tanggal 22 maret 2013… menggunakan motor cb150r… saya sebenarnya konsumen yang mendapatkan Cb klotok-klotok… tapi karena kesigapan saya ketika unit baru datang saya test mini turing sehingga langsung ketahuan gejala klotok2 tapi saya minta klaim ganti motor karena baru pake lima hari sehingga atas kesigapan AHM saya dapat ganti unit baru… dan dengan unit baru itu CB150R saya sudah sampai bolak balik padang cilegon tanpa sedikit keluhan dan saya senang karena lampu depan saya kaya lampu mobil sehingga touring malem view jalanya mantap dan saya jadi leader captain…. jadi masalah motor itu balik masing2 orang… teman saya yang lain pada pake scorpio.. itu sedikit cerita tentang CB150r.. semoga motor saya menjadi bahan rujukan tentang durability CB150r.. wassalam

    Like

  49. 134. mario – April 5, 2013
    posisi duduknya lucu ya, wagu banget.
    jangan2 untuk posisi duduk ahm cuma melakukan eksperimen singkat ya.
    ======
    tungkel

    Like

  50. boros bgt ni motor sekelas 4t semprot, ane pake RR standart aj madiun ke pamekasan +- 300km cuma 60rb masih sisa, udah hi perform boncengan lg. sayange bangkek’an arep copot rasane,, hahahaha
    tapi top lah cibi jempol.

    Like

  51. Jumat-sabtu kemaren saya juga turing bawa Chibi (kondisi standar) Muara Enim-Danau Ranau pp. Total sekitar 525 km. Saya bareng 2 teman masing-masing pake Old Vixion. Bagi yang pernah ke danau ranau lewat jalur Oku Selatan pasti tahu rutenya sangat menantang. Cuaca selalu gerimis, jalan kecil, naik-turun, berkelok tajam (miring-miring euy) dan banyak jebakan betmen (lubang). Sempat menghantam lubang beberapa kali.

    Kesimpulan si Chibi: handling oke, tenaga oke, speed oke, suspensi oke. Kekurangannya, perlu ganti ban lebar soalnya beberapa kali hard-braking ban belakang ngesot gak karuan. Beda dengan 2 Old Vixion teman saya yang hard-braking-nya mulus karena sudah ganti ban lebar (120). oiya kami semua pake pertamax :).

    Like

  52. 137. Kolojengking – April 5, 2013
    Tungkal tungkel, Utekmu dewe kui sing tungkel!!
    ======
    wih wong anyar atau nick anyar?
    tungkel itu apa ya?

    Like

  53. 138. Ncukah Kudai – April 5, 2013
    Jumat-sabtu kemaren saya juga turing bawa Chibi (kondisi standar) Muara Enim-Danau Ranau pp. Total sekitar 525 km. Saya bareng 2 teman masing-masing pake Old Vixion. Bagi yang pernah ke danau ranau lewat jalur Oku Selatan pasti tahu rutenya sangat menantang. Cuaca selalu gerimis, jalan kecil, naik-turun, berkelok tajam (miring-miring euy) dan banyak jebakan betmen (lubang). Sempat menghantam lubang beberapa kali.

    Kesimpulan si Chibi: handling oke, tenaga oke, speed oke, suspensi oke. Kekurangannya, perlu ganti ban lebar soalnya beberapa kali hard-braking ban belakang ngesot gak karuan. Beda dengan 2 Old Vixion teman saya yang hard-braking-nya mulus karena sudah ganti ban lebar (120). oiya kami semua pake pertamax .
    ======
    joss
    ini bukan tungkel

    Like

  54. 143. kukang

    138. Ncukah Kudai – April 5, 2013
    Jumat-sabtu kemaren saya juga turing bawa Chibi (kondisi standar) Muara Enim-Danau Ranau pp. Total sekitar 525 km. Saya bareng 2 teman masing-masing pake Old Vixion. Bagi yang pernah ke danau ranau lewat jalur Oku Selatan pasti tahu rutenya sangat menantang. Cuaca selalu gerimis, jalan kecil, naik-turun, berkelok tajam (miring-miring euy) dan banyak jebakan betmen (lubang). Sempat menghantam lubang beberapa kali.

    Kesimpulan si Chibi: handling oke, tenaga oke, speed oke, suspensi oke. Kekurangannya, perlu ganti ban lebar soalnya beberapa kali hard-braking ban belakang ngesot gak karuan. Beda dengan 2 Old Vixion teman saya yang hard-braking-nya mulus karena sudah ganti ban lebar (120). oiya kami semua pake pertamax .
    ======
    joss
    ini bukan tungkel

    ======================

    FBH ——>kukang. ngomong dong dari td bro. begitulah FBH serasa raja dunia, paling pinter, paling josss, paling……semua orang dikatain tungkel.

    Like

  55. ayoo testimony nvl nya mana?
    anyway, terlepas dr benar atau tidak, objektiv atau memihak, masih enak baca komen testimony ternyata, sedikit banyak bisa dijadikan rujukan buat rider yang mo beli mongstor dr pada baca perang bc, sindir2 alus, bully sarkastik gak bertika, parah. .

    Like

  56. Klo turing ma blade yo mesin rileks lah. Spedo 70-80 paling kena 60an. Malah nanggung coz katanya DOHC putaran tinggi.

    Masih nunggu 1 tahun lg biar bener2 tau. Hati2 dengan mekanik beres ahass. Dari share blog banyak yang jawab asal jeplak. Biar tidak dikomplain.

    Like

  57. Kok bisa ya DOHC 6 speed masih bisa terseok2 sm SOHC yang cuma 5 speed + ban lebih lebar..Pantes saja Yamaha ngak mau bikin DOHC kalau begini faktanya.

    Like

  58. liat artikel ini jadi inget jama tinggal di semarang. bolak balik semarang – jakarta naik new jupiter z ada 6x. touring memang seru apalagi klo naik motor sport. naik bebek aja seru. tapi jangan naik matic deh kasian cvt nya. hehe…

    Like

  59. Alhamdulillah CBSF saya sudah datang kemarin mz IWAN…setelah satu bln lebih nunggu,rasanya memang manteb teb.palagi di tempat saya masih jarang yang nongol di jalan ternyata banyak jg yg nglirik…apalagi saat berhenti di lampu trafic sempat jd pusat perhatian mz bro…..sudah keliling muter2 dan bunyi klothok2 itu sama sekali gk ada….tu cm isu aja.!!!!! teman2 yang lain gk perlu ragu beli si kuda besi ini…di jamin gk bakal nyesel!!!

    Like

  60. 144. Pengguna Yamaha – April 5, 2013
    Posisi duduknya kayak orang oon…

    ……………………

    mau ngandalin NVL nya ya….gk jauh beda ama blekok gering….
    buntutnya gk bahenol blas…

    Like

  61. CBSF 150R: Suka Sih,Sayang 6 Speed,Coba Dibikin 5 Speed Aja,Biar Gak Pegel Shifting

    Aku Pernah Jogja-Semarang Solo Riding Pake Spacy Cuma Butuh 3 Jam,Pulang-Pergi 6 Jam (plus mampir ke MCK di SPBU dkt Java Mall),Klo Diniatin Bisa Cuma 2 Jam-an,Tapi Gak Bisa Nikmatin Indahnya Alam Banyumanik-Pringsurat
    …Jalan Nanjak Mantap Aja,Dasar Matic,Terlalu Mudah Menyalip Mobil Dari Kanan

    *bensin Premium Rp 25.000=5,556 liter, masih sisa +/- 0,5 literan

    Like

  62. 161. ●○ qwerty ○● – April 6, 2013
    si ryan salah nulis, yang benar “silent reader” bukan silent rider..
    ======
    loh bener kok silent rider…kalo naik motor tidak sambil ngobrol…makanya silent rider

    Like

  63. 166. hd – April 6, 2013
    Nvl buat turing jebol tu mesin,, CB makin panas makin hot dah pake radiator g bakal overheat.

    —————————————————————————————

    ini hoax apalagi yg disebar FBH tukang k1bul?

    Like

    1. Vixion 2010 sy gak tuh, magetan-surabaya pp hampr tiap minggu masih oke2 aj. yg pnting kan perawatan yg benar, ojo neko2 dn sopan di jalan. Klo artikel ini jelas saja muji2 CB150SF lha wong mmg karyawan dealer honda, klo muji2 Vixion takut dipecat meskipun harus mengingkari hati nurani. 🙂 🙂 🙂

      Like

  64. Visen sinchan bilamana di ajak touring jarak jauh kalo mesin jebol sih kagak, tapi kalo ngos2an sdh pasti iya. Lha wong siPio saya aja agak lembek dikit kok,pdhl karakter mesin kan overbore. Sdh ciri yamaha kali yax

    Like

  65. kenapa harus pake menghina produk lain sih. beli ya beli tapi jangan jadi sombong toh ya. prihatin sama sikap rider macam ini. disini jelek2in produk lain pasti di jalan bawa motornya ugal2an apalagi klo ketemu produk yang dihina makin keliatan sombongnya. prihatin. seharusnya beli motor jangan hanya berbekal uang saja tapi juga kesadaran sebagai sesama pengguna jalan dan konsumen otomotif untuk saling menghormati.

    Like

  66. Sekali lagi saya tetap bingung kok bisa ya DOHC 6 speed masih terseok2 sm SOHC yg cuma 5 speed + ban lebar. Ada yg bisa kasih saya penjelasan??

    Like

  67. ahm cuma nyari untung doang, motor bunyi klotok2 dijual. nsr 150rr dimati’in. coba liat sekarang chibi 250r aja ga laku. lain kali pake otak dong klo jualan motor. pake motor spek balap moriwaki diadu sama ninja oprekan, ga malu tuh?

    gen motorsport honda ya nsr 150rr/sp, lawannya cuma tzm 150. motor honda yg laen, ga pantes diadu sama ni motor.

    Like

  68. Mohon informasinya dong pak…. waktu cb-nya dibawa hujan-hujanan… tanki njendolnya kemasukan air gak pak…? soale banyak teman saya yang tangki njendolnya kemasukan air gara-gara dibawa hujan-hujanan aka diparkir di hujan lebat…..

    Like

    1. kang IWB mau cerita bikin artikel tapi kug masih 43 km , takut dicoak2 nanti wkwk, coment aja deh kang , nanti kaluk plat udah dateng siap geber jogja 🙂 ,
      pengalaman pertama kalu sama NMP luweh antep NMP ya kang , dari suara alusan NMP , knalpot ngebass NMP. tapi soal tarikan NMP KALAH Jauh beda bgt deh. mesin CBSF agak Ksar kalu dipanasin pagi tapi bukan klotok2 wkwk..

      mas lupa ngurangi gear dari 2 ke 1 , ada suara tok tok tok pas angkatan pertama . untuk tanjakan agak lemot , tapi 40km/j pake gigi 5 manyus masihan mungkin karna motor engine baru.

      kemaren pas tesride arah alas troban tempat ane ujan deres bgt , tapi tetep ane geber so fast gak pake jan ujan pengen liat juga ni motor . ternyata tangki gak kemasukan air, apa karna dipake dijalan ?? pas maen hostpot ujan deres juga tu tapi malah motor ane kena teduhan pohon , jadi tanki ndak kena air , jadi bgung sebenere tangki nya itu piye to kug banyak kemasukan air .

      secara finising agak kecewa kang soalnya dibanding NMP lebih rapian NMP kyaknya CBSF semua part engie kelihatan mulai dari soket2 gak ketutup rapi nyiprat semua , neg nerjang banjir tys piye kui.

      seng masih ane penasaran , kapan klotok2e nihh , neg gak klotok2 apa CBSF putih biru ku ndak asli ya kang ?? pencerahan , maaf kang fotone nyusul 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s