Pengalaman Doni Tata sadarkan Yamaha…..

Doni Tata….pembalap ini begitu mengkilap ketika membalap dikelas underbone bebek. DipolesYamaha…rider berasal dari Yogya ini begitu mendominasi diberbagai kejuaraan nasional. Sayang….prestasinya jauh dari harapan ketika Doni dibawa kekancah balap internasional Motogp. Kendala cuaca, homesick atau kurang kompetitifnya tunggangan dituding sebagai biang keladi nyungsepnya prestasi Doni. Akan tetapi….masalah utama ternyata tidak sesimpel itu. Setelah melakukan analisa serta study mendalam, YIMM menemukan titik lemah dari mayoritas pembalap lokal. Opo kuwi??….460x170-2iwanbanaran_newfino

Pembalap kita jago betot gas…..mengambil racing line sesuai pengalaman, merebahkan badan hanya menggunakan feeling tanpa mampu menerangkan dalam teori tertulis. Hal ini beda dengan pembalap internasional seperti Lorenzo serta rider lain yang sudah dicekokin ilmu teori sejak usia belia. Semua berjenjang mengikuti karir yang ikut menanjak. Contoh simpelnya adalah mata. Mayoritas belum tahu fungsi kekuatan mata secara dasar teori. Begitu pula kenapa kita harus rebah dan badan rada menggantung ketika cornering. Jawaban mayoritas rider lokal “ya memang harus begitu pak…kalau tidak ya tidak bisa belok”. Nah….tentu hal ini beda dengan pembalap bule…..

Menurut pak Yusri  (JDDC)….ketika motor digeber dan kemudian braking….diteruskan cornering, ada 3 gaya yang menyerang motor yakni sentrifugal, gravitasi dan kinetik. Karena itu…..rider harus menetralisir dengan menggeser badan kearah berlawanan tanpa menutup gas penuh (digantung). Semakin berat bobot, gaya kinetik yang mendera rider akan makin besar praktis braking area juga makin mundur. Pria jebolan teknik riding dari California USA ini cukup kaget sebab dasar-dasar teori ini tidak diketahui oleh pembalap kelas wahid lokal. ” Pelatih sekarang hanya mengatakan….hayo ikuti racing line saya, kalau sudah identik berarti kalian sudah oke..” seru pak Yusri. Hasilnya?. Skill jadi mandul ketika dihadapkan pada cuaca dan trek berbeda. Hhhmmm…menarik juga nih!Yamaha racingTVSMotor

Atas dasar itulah…pihak YIMM sadar bahwa untuk menghasilkan pembalap top tidak bisa instan. Butuh proses berkesinambungan lewat edukasi teori sejak dini. Mereka tidak mau matang karbitan. Oleh sebab itu ditahun 2013 ini basis ilmu tentang teknik diberikan kepada 74 rider mereka. Selain teori skill….yang menarik ada kurikulum baru yang kudu mereka sebarkan nantinya kepada teman-teman sekolah atau lingkungannya yakni Yamaha Safe Riding Science (YSRS). “Kalau kita yang sosialisasikan….asumsi audiences akan beda dibanding dengan teman sendiri. Promosi merk nih….mungkin itu contohnya. Oleh karena itu…..dengan menggandeng rider-rider kita untuk menyebarkan  safety riding, mewajibkan pembalap Yamaha menguasai dan menyadarkan teman-temannya untuk menggunakan protector lengkap selama berkendara dijalan bakal lebih efektif. Apalagi pembalap biasanya menjadi roll model bagi teman-teman sebayanya. Kita harapkan mereka bisa menjadi duta safety riding…” ujar Pak Saiful Anwar (Supervisor Motorsport Yamaha)….

Last….ketika ilmu yang disandang masih dangkal, memang bakal berat berkompetisi dengan kompetitor yang matang alami…berjenjang tidak karbitan. IWB jadi teringat…..ketika Lorenzo jajal sirkuit karting Sentul menggunakan JupiterZ1. Sigh seeing lap sekali…..langsung geber kedua kalinya, semua pembalap nasional keponthal-ponthal ngejar sipembalap Spanyol. “basicnya sudah kuat…..tidak perlu adaptasi lama mereka sudah mampu mengukur racing line, titik-titik braking dan open throttle dikombinasikan power simotor. Kalau pembalap kita mungkin butuh seminggu untuk melakukannya” tutup pak Yusri lagi. Weleh….gitu ya ternyata. Baru tahu juga nih :mrgreen: …..(iwb)
Foto-foto YSRS Sentul
Yamaha racing Yamaha racing       Yamaha racing  Yamaha racing Yamaha racing Yamaha racingYamaha racing      Yamaha racingYamaha racing

Advertisements

165 thoughts on “Pengalaman Doni Tata sadarkan Yamaha…..

  1. nah…itulah fungsinya belajar fisika sama matematika kang iwan….
    yg notabene slama ni gur jadi momok thok….tp sbenarnya bnyak manfaatnya.

    Like

  2. itu yg kun’ny pada roboh semua pasti tidak lolos uji praktek SIM…
    kayak ane … 😀
    intinya tidak bisa instan, selain skill juga kompetisi (road race) sangat berpengaruh. bukan masalah bebek atau sport saja. sirkuit dll jg
    tuh rider jepang sekarang mana ada namanya di MotoGP, padahal sistem dan jenjang balap mereka jelas dan terstrukur.
    tp tetap berusaha… anggap aja sbg proses belajar.

    Like

  3. gaya sentrifugal: gaya lempar jari2 lingkaran
    gaya kinetik:gaya karena pergerakan atau kecapatan benda
    grapitasi: gaya tarik ke pusat bumi..
    koyone sih…:P

    Like

  4. harus bnyak belajar, belajar dan belajar lagi. Teori itu pnting, praktik di sirkuit itu penerapanya. Jngan pake feeling tok.

    Like

  5. itulah guna balapan berjenjang… nggk langsung main kegp dr geber bebek….
    kebanyakan karbit sih jadi malah b*s*k…

    Like

  6. selama masi pake bebek di sirkuit pasar senggol ya jangan harap bisa bicara byk di kancah internasional….kalo masi di regional Asia Tenggara sich masih OK aja…lha yg masi berkutat di balap underbone siapa yaaaaaaaaaaaaaaa

    Like

  7. Lucu jg ya, kompetisi tanpa teori, sm ky ada lomba cerdas cermat tingkat internasional untuk anak SMA normal, tp peserta dr Indonesia anak keterbelakangan mental yg mengandalkan pengalaman…
    just analogi…

    Like

  8. Dah tau gt balap terus pake bebek.
    dah gak punya modal kali ya ?
    duitnya kan sdh abis buat datengin lorenso.
    siap2 aja bangkrut !

    Like

  9. Bilang aja yamaha dah gak punya DUIT buat kirim pembalap ke LN .
    kan MS terus mengkeret. klo turun sampai 20% gmn mau biayai pembalapnya.

    Like

  10. hassu
    setuju om…..
    tapi syaatnya… ente jadi kacung… eh… karungnya…
    lumayankan… bisa injek injek dan lompat lompat di con*** ente…. 😆

    Like

  11. @Hassu : klo yang dikirim macam muke Jaos, Peyek, Qwerty…motor nya tetep M1 tapi….Balap Nyuci motornya, dijamin joooossss… ( *biasa ngelap motor dagangannya ) .wkkwkwkwkkw….

    Like

  12. teori itu emang penting , tp praktek itu gx kalah penting . lha gimana skill , nyali, pengalaman,feeling,dan menang di jenjang international lw dr awal cuma di kasih balapan entok kwek kwek kwek melulu ! makanya keluarin tuch nvl nya ! masak kalah ama DOHC abal2 . katanya teknologi moto gp ! nah lho……

    Like

  13. idih… itu yang di atas new vixion yang lagi jumping tuh norak banget gayanya..
    mana ada orang eropa yang gaya ridingnya begitu.
    orang indonesia ini bukan gak tau gaya/tehnik riding yg bagus tapi justru lebay n terlalu berlebihan.

    Like

  14. kita emg jauh trtinggal d bndingkan bule.
    Nah kalo da sadar,mulai dri skrng prbaiki smuanya.
    Jgn matang d karbit,makanya cpt busuk..!!
    Matang di tandan itu lbh alami..

    Like

  15. lihat posisi tubuh rider indonesia waktu di atas motor bebek maupun batangan, pisisi tubuhnya alay..
    liat tuh seperti di gambar.. rata2 ya begitu.

    Like

  16. lihat gambar pertama di deretan paling bawah, yang motor jupiter z di belakang nvl, lihat posisi tangan si pengendara jupiter z nya.. gaya khas pengendara alay,, tangan kanan dan kiri gak sejajar, yang kanan di tekuk ke dalam..
    huuu… kayak gitu gimana mau bersaing sama orang eropa.. orang eropa itu jago karena mentalnya kuat, gak ada alay-alayan.. beda dengan rider di negara ini yang di kedepankan cuma sekedar gaya, gaya-gaya alay lebay.. cuma sekedar gaya sok pembalap, gaya anak alay.

    Like

  17. ah salah tuh mas iwan, bercanda tuh yamaha, balap OMR lebih baik buat prestasi mas iwan, tuh buktinya honda milih ngadain OMR mesin helikopter daripada ngasih teori kayak diatas,, hahaha :mrgreen:

    Like

  18. pembalap kita kebanyakan pembalap bebek, jadi gaya balapnya tangan di tekuk ke dalem, lutut di tekuk penuh ke dalem smpe ke dua lutut bersinggungan.. jadi begitu di ajak naik kelas ke motor batangan, posisi dan tehnik dasar bebeknya masih kebawa-bawa deh..
    bukan salah motornya berarti, tapi salah negara kita ini yang terlalu banyak korupsi.. sehingga banyak rakyat miskin.
    coba kalo negara kita ini bebas korupsi, rakyat makmur sejahtera dan memiliki mtor batangan cc gede pasti bukan perkara yang sulit.
    negara kita kan negara kaya, jadi kalo gak ada korupsi pasti masyarakatnya juga kaya2.
    tapi berhubung negara korup jadi ya kebanyakan anak mudanya bebekers alay…
    hidup bebek…

    Like

  19. klo bosnya peyek cerdas ,
    sales2 mcm peyek ,jaos ,qwerty jangan d kasih pulsa buat ol.
    suruh aja sebar brosur terus . dr 1000 brosur ,klo laku satu kan lumayan .
    tul gak yek ?

    Like

  20. yang lebih parah lagi,, kalo orang udah kebiasaan pake motor bebek dari kecil, pasti kalo naik motor mulai dari badan sampai kakinya melenceng-melenceng. mengot-mengot. ya persis kayak bebek..
    mungkin itulah sebabnya kebanyakan pabrikan india gak menciptakan bebek, agar rider di negara mereka tegap. dan tangan dan kaki gak di tekuk ke dalem kaya cewek dan posisi tubuh gak kebiasaan melenceng-melenceng.

    Like

  21. Masa depan pembalap yamaho smakin gak jelas !
    cuma disuruh muter2 pake itik bin bebek.
    disinyalir sdh gak ada duit lagi—-
    daripada homo(honda motor) bebek kalah motogp kalah apa yg di banggain……………

    Like

  22. 69. Hassu – Maret 9, 2013
    Masa depan pembalap yamaho smakin gak jelas !
    cuma disuruh muter2 pake itik bin bebek.
    disinyalir sdh gak ada duit lagi.————daripada pembalap HOMO(honda motor) bebek kalah motogp kalah apa yg di banggain

    Like

  23. ngomong2 itu menyarankan safety riding ya..??
    kok gak pake race suit minimal jaket lah,, & masih ada yang pake helm gak full face.
    secara katanya kan sekalian mengajarkan tehnik balap ??? yang namanya tehnik balap itu high speed donk..
    jadi kalo kayak gambar di atas itu ya jelas safety ridingnya gak dapet, terus belajar tehnik balapnya cuma mainan & gaya2an doank.. berarti gak salah donk yang ane bilang pembalap kita itu cuma sekedar gede gayanya doank.. lebay..
    belajar juga nanggung2 cuma sekedar buat gaya2an.

    Like

  24. kasian ente nak… 😆
    weekend kayak gini… masih juga di kasih target ngebacot di warung otong motif sama sesembahan ente… 😆

    Like

  25. ngomong2 itu menyarankan safety riding ya..??
    kok gak pake race suit minimal jaket lah,, & masih ada yang pake helm gak full face.
    secara katanya kan sekalian mengajarkan tehnik balap ??? yang namanya tehnik balap itu high speed donk..
    jadi kalo kayak gambar di atas itu ya jelas safety ridingnya gak dapet, terus belajar tehnik balapnya cuma mainan & gaya2an doank.. berarti gak salah donk yang ane bilang pembalap kita itu cuma sekedar gede gayanya doank.. lebay..
    belajar juga nanggung2 cuma sekedar buat gaya2an. ya wajar lah kalo gak ada yang jadi.
    nanggung permainan.

    Like

  26. jadi inget lorenzo nikung pake jupiter Z1 rebah banget, trus diikutin pembalap lokal yg nikungnya alamaaakk jauh lebih tegak dari lorenzo, baguslah, teori itu penting sebelum praktik. lanjutkan, gak ada kata tepat untuk belajar

    Like

  27. Hehehe baca artikel ini jadi inget mental pembalap jalan raya yg merasa hebat karena bisa ngebut duluan padahal karena yg lain kuatir ketabrak dan milih ngasih jalan duluan. Sementara ketika diajak balapan di pasar senggol aja udah keok…begitulah bedanya balapan cuma ngandelin nyali sama balapan ngandelin skill.

    Like

  28. MASIH BAGUS SADAR WALAUPUN TERLAMBAT.
    ADA YANG SAMPAI SEKARANG GAK SADAR – SADAR, BUKANNYA BELAJAR MALAH PAKAI METODA CULAS.

    KARBIT PEMBALAP MUDA ITU MAH CARA LAMA, ADA YANG LEBIH INSTAN…NYOLONG (BACA: REKRUT) PEMBALAP TETANGGA YANG SUDAH JADI!

    TAU KAN SIAPA YANG SAYA MAKSUDKAN????

    Like

  29. ibarat pemain bola yang dipelajari justru bagaimana melewati lawan, melakukan tendangan bebas yang langsung gol… padahal skill mendasar dan yang terpenting adalah kemampuan mengumpan, mengontrol bola, dan stamina…

    #kok bola?

    Like

  30. yamaha boleh juga nih…
    salut..
    kalo nyali pembalap kita TOP..cuma pengambilan racing line memang ga boleh hanya berdasar nyali aja…memang kadang pembalap yg baik bukan seorang guru yg baik…

    Like

  31. Mantab buat YIMM!
    hehehe. ikutan dong balap jajaran motor sportnya seperti AHM!
    AHM lagi serius nih buat mencari pembalap motor sport untuk di godok biar matang sebelum Honda Global merekrut ke kelas yang lebih tinggi!!!!
    seperti link yang saya dapatkan dibawah ini,,,

    http://www.motogp.com/en/
    news/2013/LCR+Honda+MotoGP
    +assessing+Asian+riders
    ——————————–
    2014 SIAP SIAP INDONESIA
    DIKUNJUNGI TEAM HONDA
    RACING Corp.
    saya pingin ada pembalap dari
    negara kita bisa ikut
    mengharumkan nama di pentas
    balap dunia!

    Like

  32. Motor Sport Rasa Bebek Teknologi MotoGP aka Rongsokan 15 kualitas Mocin SOHC 5 Speed doang "CANGGIH" katanya si TRIATMAMPUS yang PEKOKNYA tingkat KEBO BYLO'ON..!!! says:

    HALAAAAHHHHH…………………………

    NGAJARIN BALAPAN KOK PAKE GEN MESIN BEBEK, ITIK, ANGSA, UNGGAS, SOANG…..???????

    KURANG KERJAAN AJA NIH YAHAMA

    PAKE MOTOR YANG BENAR BENAR SPORT TULEN 2 TAK ATAU 4 TAK BARU DEH ITU BELAJAR SEBELUM TERJUN KE LEVEL DUNIA

    Like

  33. balap bebek bisa semakin berguna, kalo dasar2 teori juga semakin di perkuat……saya kira, mgkn ymh semakin menyadari ini…….stlh melihat case doni tata.

    kalo teori udah benar mantaap lalu aplikasi dgn konsisten termasuk latihan fisik yg sempurna,maka dari jenjang bebek dst bisa semakin berbicara di kelas2 atas. Itu langkah yg bagus sekali dr ymh, cepat belajar.

    hndprt jg sadar utk pembibitan ini,makanya ada training dst buat jenjang dari kelas bebek sampe kelas “klotok2 dohc abal gak terpakai isi cbr150” dan “si pincang 250 jagoan barbel trick with too BIG money threw on it for knowing its inferiority of no dual cyl”.

    mari kita dukung buat kemajuan bangsa INA.

    Like

  34. orang miskin sok kaya………..itu la fbh
    dan alay muncul dari hndprt.

    I’m not surprised……….blog jadi selalu kotor, kurang higienis….krn sampah selalu datang biar dibakar terus menerus pun.

    Like

  35. @42.peyek : betullll sekali…. Plus Prediksi ke-74 rider baru direkrut bakal GATOT alias Gagal Total….wkwkkwkwkk….
    Kayak anggota DPR banyak teori Ora Ono Prakteknya….wkwkkwkwkkkk…

    Like

  36. 102. Kuntul – Maret 9, 2013

    @88.CHM : itu baru kelas bebek…coba LHO lihat sejarah LORENCONG sama VALENTINO ROSSI….emang eks mana?…HONDA tooonnggg….
    ================================================
    EMANGE KELAS 125 SI LORENCONG MA ROSSI PERNAH NAEK honpret YE? DI ALAM MIMPI KALI…….YA KLO DILIAT KELAS 250/500/MGP IYE PERNAH NAEK honpret
    TAPI BUKAN BERARTI honpret YANG MENDIDIK MEREKA BERDUA, DAN JUARA DUNAI PERTAMA MEREKA GAK NAEK honpret :mrgreen: ….TULLLLL????

    Like

  37. kebanyakan balap bebek sih…klo bisa seharusnya balap bebek ama matikers itu di hapus…di ganti ama balap sport aja…biar bisa tembus balap dunia

    Like

  38. KESALAHAN TERBESAR ADALAH pembalap kita sedari awal dibiasakan
    ngebut pake motor bebek. Coba sedari awal dilatih dengan motor
    sport batangan pasti hasilnya akan berbeda. LEBIH PARAH LAGI
    motor matic juga di ikut-ikutkan dalam dunia balap Indonesia.
    Waduh emang di Motogp nanti ada balap matic ya.
    Kalau masalah ngebut pake motor bebek, V Rossi, Stoner dll
    pembalap moto gp enggak mungkin ngalahin pembalap.
    kalau enggak percaya, silahkan uji coba.
    Pembalap Moto gp bakalan kagok dah ngebut pake motor bebek
    ya iyalah karena dari balita mereka udah naik motor batangan
    buat latihan ngebut

    http://yudhadepp.blogspot.com/2013/03/gebrakan-suzuki-indonesia-mantap.html?m=0

    Like

  39. PARA F-Bh PADA ALERGI BALAP BEBEK YAK?….. GARA2x JARANG JUARA YE…..APE GAK SEKALIAN ALERGI BALAP MOTOGP, WSB, AMA SBK SEKALIAN? KAN SEMBALAPNYA GAK JUARA :mrgreen:

    KLO KONSTRUKTOR MAH KLO JUARA GAK SERU….TINGGAL SEWA PEMBALAP KENCANG YANG BANYAK BERESSSS, GAK SERUU :mrgreen:

    Like

  40. PEMBALAP F1 PUN LATIANNYA PAS MUDA KEBANYAKAN PAKE GO-KART YANG PAKE MESIN MIRIP MESIN MOTOR BEBEK 2 TAK…….EMANGNYE LANGSUNG NAEK MOBIL BALAP BENERAN? AYAK2x WAE :mrgreen:

    Like

  41. Jiah…Hari Gini Masih saja dia Ajarin Balap Ngangon Bebek….ibarat Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari….gedubrak…blepotan.,..wkwkwkwkkwkwkwk….

    Like

  42. 117. Mbelgedhess – Maret 9, 2013
    PEMBALAP F1 PUN LATIANNYA PAS MUDA KEBANYAKAN PAKE GO-KART YANG PAKE MESIN MIRIP MESIN MOTOR BEBEK 2 TAK…….EMANGNYE LANGSUNG NAEK MOBIL BALAP BENERAN? AYAK2x WAE

    ———————————————————————————–

    yg laen ngomongin motor dia ngomongin F1, hadehhhhhhh
    sangking smartnya malah OOT

    Like

  43. Lagian bebek koq buat balap, ya mana kepake skillnya di international, Mau buat ugal2 and kebut2an ke Pasar mas?, Prakteknya juga asal2an koq , asal motong, asal zig zag, syukur2 kalo motor yg di zig-zag mau ngalah, kalu ngak ya nyeruduk jadinya….(alay…mode)….Ngak Honda ngak Yamaha ngak Suzuki, kalau bebek&matic bawa ngebut tanpa helm = ALAY……balap underbone kelas yg kagak mutu

    Like

  44. ingin indonesia bisa sejajar dgn pembalap dunia maka pembalap indonesia harus:
    1. tinggalkan bebek, metic ganti sport batangan
    2. tinggalkan 4 tak ganti 2 tak
    3. tinggalkan 115 cc 4 tak mulailah dari 150 cc 2 tak
    4. banyak berlatih di sirkuit bkn di jalanan

    Like

  45. 119. Dogol – Maret 9, 2013
    Jiah…Hari Gini Masih saja dia Ajarin Balap Ngangon Bebek….ibarat Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari….gedubrak…blepotan.,..wkwkwkwkkwkwkwk….—————bilangin fbh juga tuh yg gak pernah menang balap bebek..udah keok masih ikut aja””””””””

    Like

  46. pembalap luar punya duit, balapan pake motor sport beneran.. Lha pemblap kita, balap pake motor bebek lawas yg dioprek-oprek agar bisa jadi motor balap.

    Like

  47. 102. Kuntul – Maret 9, 2013

    @88.CHM : itu baru kelas bebek…coba LHO lihat sejarah LORENCONG sama VALENTINO ROSSI….emang eks mana?…HONDA tooonnggg….
    ^^^^
    ente dari td koar” kayak paling pinter TUL, belajar lg malu tau,,,,

    Like

  48. teori bagus tapi kalo prakteknya tetep cuma bebek ya percuma….

    lorenzo pun ko dididik oleh yimm peke bebek paling mentoknya ya kayak doni tata!
    apalagi kalo ikut motogpnya pake motor abal2….

    mending tetangga sebelah jenjangnya jelas…
    bebek cuma untuk dasar doank setelah itu ada batangan 150 cc terus 250 cc baru yang 600 cc

    bangunin tuh yimm kalo bener dah sadar jangan cuma bebek doank….

    Like

  49. 123. miio juadul – Maret 9, 2013

    117. Mbelgedhess – Maret 9, 2013
    PEMBALAP F1 PUN LATIANNYA PAS MUDA KEBANYAKAN PAKE GO-KART YANG PAKE MESIN MIRIP MESIN MOTOR BEBEK 2 TAK…….EMANGNYE LANGSUNG NAEK MOBIL BALAP BENERAN? AYAK2x WAE

    ———————————————————————————–

    yg laen ngomongin motor dia ngomongin F1, hadehhhhhhh
    sangking smartnya malah OOT

    =============================================

    OOTNYA DIMANA?…LHA WONG PODO2x PAKE MESIN BEBEK….

    NGOMONG AMA ORANG GAK SMART EMANG SUSAH….ORA DONG2x :mrgreen:

    Like

  50. Mbelgedhess pada Maret 9,
    2013 pada 2:48 PM
    PEMBALAP F1 PUN LATIANNYA
    PAS MUDA KEBANYAKAN PAKE
    GO-KART YANG PAKE MESIN
    MIRIP MESIN MOTOR BEBEK 2
    TAK…….EMANGNYE LANGSUNG
    NAEK MOBIL BALAP BENERAN?
    AYAK2x WAE

    ===========================

    justru yang bener emg pembalap f1 dasarnya ya gokart bro!
    bukan masalah mesinnya yang mirip bebek tapi cara mengemudinya yang mirip yaitu sibgle seater!
    justru salah kalo belajarnya pake mobil harian!

    nah kalo motogp riding positionnya mirip bebek apa batabgan bro??

    di luar negeri bocah2 malah belajarnya pake motor 50cc lho bro, lebih kecil dari bebek!
    tapi walaupun 50 cc tapi motor batangan lho bro! yang terpenting riding positionnya mirip ma motogp…

    otak lu paham ga masbray…..

    Like

  51. well… cukup pake bebek saza laggghhh kalo mau balappp..

    ga perlu motor sport.. toh indonesia itu pabrikan cuman mau cetak duit… bukan mau cetak pembalap…

    ada ada sazaaa

    Like

  52. gak ada problem besar koq, honprett aja membabibuta gelontorkan duit buat kelas bebek……..jadi fbh2prett sedang pura2 dan konyol.

    *hhahahahhahahah
    monggo

    Like

  53. 123. Dogol – Maret 9, 2013
    ===
    stupid kali kau……..memang benar dia menang, kenyataan, ada saya bantah?
    off course, by barbel trick……..hahahahahahahah

    Like

  54. Tunjukan NYALIMU…. hasilnya ya cuman jadi pembalap kacangan…
    Balapan tu pake otak jg… gak sekedar nyali…
    Seberapapun volume silinder…125cc ato 150cc ato 250cc ato 1000cc pun.. pembalab wajib mengetahui dasar2 ilmu fisika mekanika & matematika….

    mBalap perlu mengasah otak, olahraga fisik & nutrisi yg cukup… gak cuman nyali…
    Nyali gede tp otak kopong ya cuman ngowos motornya…
    kalo mBalap bebek aja gak pernah menang ya jangan mimpi jd juara di klas atas….
    xixixixixi…

    Like

  55. F-BH DONGO BIN DUNGU TAPI SOK NGOMONG BESAR!
    KELIHATAN SEKALI KALAU TIAP HARI CUMAN NYEMPLAK SKUTIK & BEBEK, MAKANYA NGOMONG BESAR PENJENJANGAN HARUS PAKAI SPORT DAN TINGGALKAN BEBEK.

    IDEALNYA MEMANG BEGITU TAPI KALAU PERNAH NYEMPLAK SPORT, NONTON MOTOPRIX, APALAGI KALAU PERNAH NYOBAIN SIRKUIT DADAKAN PASATI GAK AKAN NGOMONG UNTUK PUNAHKAN BALAPAN BEBEK.
    SIRKUIT DI INDONESIA YANG COCOK BALAPAN MOTOR SPORT HANYA SENTUL, KENJERAN & BINUANG.
    SIRKUIT PASAR SENGGOL TERLALU SEMPIT BUAT NERAPIN TEKNIK BALAP YANG BENAR MENGGUNAKAN MOTOR SPORT.
    PERCUMA BELAJAR TEORI BALAP YANG BENAR KALAU PRAKTEKNYA DI SIRKUIT DADAKAN!
    TEORI HANYA SEBATAS TINGGAL TEORI YANG TIDAK BISA DITERAPKAN DI SIRKUIT SUPER SEMPIT ALA SIRKUIT DADAKAN.
    TEKNIK ROLLING SPEED, TITIK PENGEREMAN YANG BENAR, KAPAN GAS DIBETOT DI TIKUNGAN, DLL AKAN MENTAH DI SIRKUIT DADAKAN.

    TERIMA SAJA KENYATAAN SANGAT KURANGNYA SIRKUIT PERMANEN YANG PANTAS DI INDONESIA SEHINGGA BALAPAN MOTOR SPORT SULIT BERKEMBANG.
    TITIK KOMPROMI SAAT INI MEMANG ADALAH BALAPAN BEBEK & SKUTIK.
    WALAUPUN RIDING STYLE BERBEDA DENGAN SAAT AKAN NAIK KELAS KE MOTOR SPORT, TAPI SETIDAKNYA TEORI BALAP LAINNYA YANG LEBIH PENTING SEPERTI TITIK PENGEREMAN, PENGATURAN BUKAAN GAS, ROLLING SPEED, DLL MASIH BISA DIPELAJARI DENGAN BENAR MENGGUNAKAN MOTOR BEBEK DI SIRKUIT DADAKAN.

    Like

  56. di negaranya bule sana, anak kecil udah biasa pake motor sport walau cc kecil..

    lah di indo sini sudah tua balapan masih pake bebek, selain itu rata2 pembalap kita kurang cerdas, beda sama barat sana…

    yang paling penting mental,,

    Like

  57. balap pake nyali cuma ada di OMR ngaku2 kejurnas si cbsucks klotok2………..di jalanan pake nyali, di iklan dan cara advertising lainnya yg stupid jg pake nyali, dipenjualan pun pake nyali…..otak gak jalan.

    dan fbh2prett berkoar2 kosong “hentikan balap bebek”…….tetapi OMR bebek jalan terus. Dan konyolnya si cbsucks dibuat OMR ketimbang make yg sdh ada si cbr150r…………hey you, foolish.bh.

    Like

  58. Berarti yamaha selama ini pembalapnya cuma dididik ngebut dan ngebut doank tanpa diajarkan teori dan teknik balap yg benar…………?
    Tapi ya maklum aja lho wonk cuma balapan itik doank…………

    Like

  59. Motor Sport Rasa Bebek Teknologi MotoGP aka Rongsokan 15 kualitas Mocin SOHC 5 Speed doang "CANGGIH" katanya si TRIATMAMPUS yang PEKOKNYA tingkat KEBO BYLO'ON..!!! says:

    FBY MAH COCOKNYA BELAJAR DOGGY STLYE AJA SANA……….

    wkwkwwkkwkwkwkkwkwwkwkwkwkwk…….

    (lirik Ari*L Peterporn artis kebanggaan Yahama)

    Like

  60. sebenernya yang salah itu bukan yamaha atau honda atau apapun..
    tapi yang salah itu pembalap kita gak membiasakan diri dari awal nyemplak motor batangan dan lebih terbiasa pake bebek..
    mau naik honda juga kalo yang di naikin itu bebek ya pada akhirnya harus membiasakan diri mulai dari nol lagi pada saat beralih ke motor sport.
    jadi cuma orang2 yang terlalu na’if aja yang nyalahin merek itu.

    Like

  61. Motor Sport Rasa Bebek Teknologi MotoGP aka
    Rongsokan 15 kualitas Mocin SOHC 5 Speed doang
    “CANGGIH” katanya si TRIATMAMPUS yang
    PEKOKNYA tingkat KEBO BYLO’ON..!!! pada Maret 10, 2013 pada 5:13 AM FBY MAH COCOKNYA BELAJAR DOGGY STLYE AJA
    SANA………. wkwkwwkkwkwkwkkwkwwkwkwkwkwk……. (lirik Ari*L Peterporn artis kebanggaan Yahama)
    ——————————————————–
    situ otak mesum yang suka nonton filmnya.

    Like

  62. Motor Sport Rasa Bebek Teknologi MotoGP aka
    Rongsokan 15 kualitas Mocin SOHC 5 Speed doang
    “CANGGIH” katanya si TRIATMAMPUS yang
    PEKOKNYA tingkat KEBO BYLO’ON..!!! pada Maret 10, 2013 pada 5:13 AM FBY MAH COCOKNYA BELAJAR DOGGY STLYE AJA
    SANA………. wkwkwwkkwkwkwkkwkwwkwkwkwkwk……. (lirik Ari*L Peterporn artis kebanggaan Yahama)
    ——————————————————–
    situ otak mesum yang suka nonton filmnya.
    sama aja gak ada bedanya.

    Like

  63. uarrrrr…. Gosipppp…. Next Tiger Pakai Mesin
    CBR250… Teralis….??? Posted by proud2ride Walahhhh…. pagi-pagi sudah dibikin mikir
    beratttt…. begitu buka email, ehhhh…. ada
    gosip maut dari pabrik motor yang kantor
    pusatnya di Sunter itu. “Bro, ada info menarik
    nih. Honda sudah menggodok calon next Tiger
    nih. Akan pakai mesin CBR250 versi lokal. Bodi- nya pakai teralis bro,” ujar rekan yang selama
    ini kecil sekali tingkat meselet informasinya.
    Duarrrr….!!!! Hemmmm….. masuk akal juga yaaa….??? Dulu
    ada gosip bahwa Tiger akan pakai mesin
    150cc, dan banyak yang protes termasuk P2R.
    Akhirnya mesin 150cc itu menjelma menjadi
    CB150R StreetFire. Nah, si Tiger sepertinya akan tetap diposisikan
    di atas. Dan sangat pantas jika menggunakan
    mesin 250cc milik CBR250R. Jika mesin
    tersebut di suplai vendor lokal seperti mesin
    CBR150 yang dipakai StreetFire, sudah pasti
    harganya jauhhhhh….. bisa ditekan. Jika saat ini saja di Tiger harganya Rp 25 jutaan,
    maka sudah sewajarnya jika nantinya next Tiger
    dibanderol Rp 30 jutaan dan pakai mesin 250
    cc punya CBR250. Jika benar, super Gokillllll….
    broooo…..!!! Oh yaaaa…. soal bodi, soal rangka….. sepertinya
    next Tiger tetap akan mempertahankan roh
    sport touring. Motor enak buat jalanan luar
    kota. Tidak akan menabrak roh CBR250 yang
    sport tulen bergaya balap. Next Tiger konon akan dilengkapi rangka teralis
    seperti StreetFire. Ya semoga tidak jauh meleset
    dari style VTR di atas ini bro. Hohohoho…. gaya
    rangka teralis sepertinya akan terus dipoles dan
    didengungkan oleh Honda nih. Hemmm…. semoga tabir next Tiger makin
    terungkapppp…!!! ********** Buat yang mau email ke P2R untuk kasih
    masukan atau kasih informasi seputar
    persepeda motoran tanah air. Send aja ke
    P2Rbikers@gmail.com

    Like

  64. makane sing muda-muda dipelajari jangan drag aja…race itu lebih pake otak dan teknologi klu mau maju..kenapa baru sadar sekarang sih…makanya balap motor indo dari dulu stagnan disitu2 aja..dari karbu ke injeksi saja masih pada masih pada takut buat mempelajari sistem injeksi..ayoo maju dong klu gak mau jadi negara yang orang pribuminya tertinggal..

    Like

  65. Bukan masalah gara2 pake bebek terus pembalap kita kagok naek sport. Lha itu buktinya, pembalap kita keponthal2 ngimbangin lorenzo yang pake bebek di sirkuit karting. Dia pake bebek aja, pembalap kita keponthal2 apalagi pake moto2 lebih2 kelas motogp.

    Yang dibutuhkan teori dasar kenapa harus begini kenapa harus begitu.

    Jadi pembalap skr juga harus pake otak

    Like

  66. 107. jaos_konsumen biasa – Maret 9, 2013
    orang miskin sok kaya………..itu la fbh
    dan alay muncul dari hndprt.

    I’m not surprised……….blog jadi selalu kotor, kurang higienis….krn sampah selalu datang biar dibakar terus menerus pun.

    ======================================================
    gue kagum ama om jaos..ngakuin dirinya sampah ..gudd baru kali ini om jaos berbesa hati ..jentelmen ga kayak kutanger 🙂

    Like

  67. satu lagi masalahnya Doni Tata ini entah mau langsung keren atau gimana dia langsung dikelas 600cc tidak dikelas 250cc (pengganti 2tak 125c), Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dll semuanya pernah dikelas 125cc 2 tak dan mereka jadi juara dunia di situ, rata-rata pembalap yang berkarir di moto gp dari umur 12 tahun sudah naik mini bike dan bentuknya bukan seperti motor bebek, tapi sudah seperti motor laki batangan, cuma bentuknya lebih kecil, menurut saya doni tata di moto gp habis-habisin umurnya aja, seharusnya dia main di tingkat Asia aja dulu, masa setiap balapan target cuma bisa menyelesaikan lomba sampe Finish

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s