Monster membayar 4 juta Euro untuk melengserkan Rockstar dari Yamaha team..

rossimonstertech3Entah kebetulan atau tidak…Monster begitu kekeh ingin menjadi sponsor utama setelah Rossi kembali ke Yamaha. Perjuangan merekapun tidak kira-kira…sebab dana yang dikucurkan tembus 4 juta Euro agar bisa mengalahkan Rockstar yang kabarnya juga ingin menandatangani kontrak perpanjangan. Namun…bukan Monster kalau tidak berusaha sekuat tenaga. Dengan iming-iming tiga kali lipat dari nilai kontrak Rockstar, maka Yamaha akhirnya memutuskan memilih Monster Energy drink….

Nilai kontrak yang sudah disetujui berjumlah 4 juta Euro. Praktis….dana yang dikucurkan tiga kali lipat dibanding Rockstar yang hanya 1 juta Euro. Tidak heran Yamaha memilih Monster untuk menemani mereka di dua musim kedepan. Seperti dilansir Asphalrubber, uniknya…dengan nilai kontrak yang berkisar 50M rupiah tersebut…mereka hanya berhak memasang logo Monster di fairing YZR-M1 serta wearpack rider tanpa menjadi title sponsor seperti Repsol (Honda Repsol racing) atau tim satelit Tech 3 (Monster Yamaha Tech 3 racing team) serta Yamaha-Fiat team. So…nama tim biru akan tetap menggunakan Yamaha factory racing team tanpa embel-embel Monster didepannya……timthumb.php

Logo Monster direncanakan dipasang berdampingan dengan oli Eneos. Lah….jadi berduaan ya bro. Yup…betul kangbro. Yamaha memutuskan menggabungkan keduanya sebab Eneos-pun sanggup membayar sejumlah nominal yang disumbang Monster Energy yakni berkisar 4 juta Euro (50 M). Praktis…dengan manuver tersebut kini Yamaha mendapatkan dana segar setara ketika Fiat bersama mereka yang mencapai 8 juta Euro. Sebuah langkah pintar guna mengamankan posisi bersaing melawan Honda Repsol. Apakah dengan melimpahnya dana YZR-M1 bakal makin kompetitif?. Kita tunggu saja….(iwb)

Advertisements

118 thoughts on “Monster membayar 4 juta Euro untuk melengserkan Rockstar dari Yamaha team..

  1. jaahhhh!!! anak bawang n raja runner up makin ketinggalan lagi dech!!! 😆

    kasian dech musim ini pabrikan tetangga dibuli2!!! 😆

    Like

  2. yah monster memang menganggap VR masih super star spt masa mudanya. mmg animo ngefans ke VR masih kuat shg monster ngotot. aq dulu mmg fans VR ttp stlah d ducati aq krg suka krn ksombongan dia ama burges “kami akan merubah ducati dlm waktu singkat menjadi monster d motoGP” ngletek gelar doctornya gk sesuai. malah d asepin trus ama tongos n tongos justru jauh lbh moncer walau bukan doctor ttp doc teror bg VR, smoga dia bisa lbh kompetitif d th ini. tp dah tuwir gue ragu, moga sejelek2nya jgn d asepin si bayi M.Marques aja. kalau d asepin JL ato DP masih wajar krn dah tuwir

    Like

  3. taun 2009-2010 terulang lagi, duo yamaha tak terbendung, yg lain cuma jadi penggenap grid

    Like

  4. gak peduli sponsor yg penting bisa juara
    sponsor besar bukan jaminan juara dunia
    lihat repsol honda tetap melempem
    ga sabar lihat duo yamaha factory dan duo tech 3

    yamaha semakin didepan

    Like

  5. Hmmmm vr 46 gak pake sukses.com itu pembalap mahal broo..kmana2 bwa rejeki..hehehe..maklum ibarat manusia beliau vr46 gk pake sukses.com…udah punya titel insinyur,atau propesor,sedangkan si pedrosa baru skripsi,si Markuesss bru lulusan SMA,bru mo kuliah..hahaha y jelas berbobot insinyur atau propesur lah..kemana2 di krubutin orang..hahahaha..ehemmm!!

    Like

  6. 37. praci – Januari 10, 2013
    sebenarnya aku ngarepin “kuku bima ener-g drink” biar ROSO!
    —————————
    jadinya “ROSI…….. ROSO..ROSO..!!!! ”
    wkwkwk

    Like

  7. Alhamdulillah..tdi ngetik panjaaang, gak sengaja tu comen pass di urutan 46..hmm jodoh bener ni nikname gue..alhamdulillah..hmmm muangtabb..!!

    Like

  8. wah mantap.. membludak sponsornya sampai saling rebutan.. siap2 melihat duo monster VR46 dan Hohe99.. kira2 siapa yang akan juara motogp tahun ini Lorenzo atau Rossi 😀

    Like

  9. Comen=56.
    yg mau nyembah rossi …??? ayo ayo…,
    Oleh ᎠℰᏙᏧᏢᎾᎾᏝ on Januari 10, 2013 pada 6:08 PM
    = = = = =
    *hmmm gak layak di ucapkan bro..LAKUM DIINUKUM WALYADIINA…artikan sendiri..hehehehe

    Like

  10. tulisane tok monster!
    tp pembalape nomer mbuncit terus. Rosi skr lebih cocok ngetrek di lintaran PARK KENJERAN numpaki mio cacing musuh arek2 smp/sma 🙂 😛 😀

    Like

  11. rata-rata FBY kan masih anak
    TK..
    dibilang motor lemot 9a terima..
    dibilang motor jadul SoHC ga
    terima..
    dibilang suka “ee” dicelana ga
    terima..
    dibilang motor sport rasa bebek
    ga terima..
    dibilang motor maling ga terima..
    dibilang sales outsourcing
    yamampus ga terima..
    dibilang deltabox karatan abal-
    abal asli almunium dari jepun ga
    terima..
    dibilang larinya lemot tenaga
    wedok ga terima..
    dibilang anak TK/sinchan muka
    bloon ga terima…
    dibilang komstir oblag ga terima..
    dibilang shock ambles ga terima..
    dibilang velg gea-geol ga terima..
    dibilang motor bencong 9a
    terima..
    dibilang semakin didepan alias
    diasapin terus ma bebek ga
    terima..
    mau’y FbY kan Motor y9 penting
    ada embel-embel teknologi Moto
    GP..
    sepeda anak TK sih ane percaya
    lebih cepat dari nu pikong..
    Kata FBH..FBK..FBS..
    FBY mah cocoknya les biola..atau
    piano..cocok buat anak TK SLB..

    Like

  12. Motor di India Emang Bikin Ngiri
    Pict : iwb
    Baca artikel Mbah dukun disini,
    cukup membuat saya pribadi
    terutama, (g’ tahu kalo brosis)
    merasa jeles ke Yamaha India… lha
    ora jeles gimana wong selama ini apa
    yang dibangga-banggakan kita
    (Indonesia) di MotoGP ternyata
    ‘bertepuk sebelah tangan’.
    Maksudnya….. tagline Lorenzo &
    Rossi di MotoGP itu “Semakin Di
    Depan”!!! bukan “Sāmanē hō
    rahī” (Bahasa Indianya Semakin di
    Depan…. translate di google ).
    Tagline itu bukan sekedar tulisan
    nempel di motor atau wearpack
    pembalap, tapi tulisan tuh mungkin
    bernilai Miliaran atau bahkan
    Trilliunan (lihat artikel disini). Tapi
    apa yang kita dapat (emang diberi )
    Cuma produk-produk kelas 2, bukan
    secara kualitas nomor dua, namun
    kelas dua dari segi harapan para
    pecinta roda dua (khususnya Fans
    Berat Yamaha).
    Ok… lihat grafis dibawah kita bahas
    satu-satu untuk menarik kesimpulan..
    (walau kesimpulannya nanti beda-
    beda silahkan)
    Point 1 : Tahun 2012 market Yamaha
    di India ‘hanya’ 400.000 unit!!
    (angka kasar), sedangkan di ASEAN
    tahun 2012 sekitar 4,2juta….. anggap
    saja Indonesia setengahnya (data
    AISI per Nov 2,2jt produksi Yamaha
    Indonesia), Market di India hanya
    18% (400rb / 2,2jt) dari market
    Yamaha di Indonesia.
    Point 2 : Market India akan tumbuh
    signifikan, sedangkan ASEAN
    (include Indonesia) pertumbuhan
    relatif stabil (tidak drastis).
    Penjualan motor di India (satu
    negara) sama dengan penjualan
    motor diseluruh ASEAN (10 Negara),
    bahkan diprediksi melebihi penjualan
    di ASEAN di tahun 2017.
    Point 3 : memanage perusahaan di
    satu negara tentu lebih mudah
    dibanding memanage perusahaan di
    10 negara. Konsumennya beda,
    pemerintahannya beda, peraturannya
    beda, Cuacanya Beda,
    Infrastrukturnya beda, pasti perlu
    penanganan yang beda juga. Padahal
    jika dihitung penjualan di satu
    negara India sama bahkan diprediksi
    melebihi penjualan di 10 negara
    ASEAN (poin 2).
    Point 4 : Strategi Yamaha di India
    yaitu memperkuat produk massal
    terutama model Skuter & Low Price
    Model. Dibarengi dengan memberikan
    harga semurah mungkin (World’s
    lowest priced product), meningkatkan
    jumlah produksi dan meningkatkan
    jaringan pemasaran serta pelayanan
    aftersales bagi konsumen. Sedangkan
    di ASEAN strategi Yamaha
    memberikan difrensiasi produk
    berdasarkan kebutuhan konsumen
    dengan memberikan konsep mesin
    yang irit, variasi model + PF (ada yg
    tau PF g’? Product Facturing kah?),
    Low Cost PF engine & body.. (semoga
    low cost bukan low quality),
    memberikan value kepada motor
    lebih dari sekedar alat transportasi
    (aneka fitur), dan terakhir
    penguatan hubungan dengan
    konsumen terutama terkait
    aftersales (Service, sparepart,
    Community, event, dsb)
    Point 5 : bantu tambahin dong kalo
    ada….
    Dari ke-lima empat poin yang saya
    sebutkan diatas ada beberapa
    kesimpulan yang ingin saya
    sampaikan (versi saya lho..)
    Pertama : untuk yang berharap
    motorsport fairing Yamaha, harus
    bersabar kayaknya. Sebagaimana
    dilansir beberapa media bahwa
    kemungkinan produk sport Yamaha di
    kelas 250 bakal didahulukan
    penjualannya di India. IMHO …. untuk
    segmen light sport kiblat Yamaha di
    India (Fazer & R.15) sedangkan
    matic berkiblat ke Thailand (Mio J,
    Fino, Xeon)… Indonesia ??kiblatnya
    moped (Jupiter series, Vega) + Bonus
    Vixion CMIIW .. jd jangan berharap
    terlalu banyak akan kehadiran R4,
    Nouvo SX, Fillano, apalagi FZ series,
    R6, R1, Fazer, & product number one
    Yamaha global lainnya!!
    Kedua : Market di India sangat-
    sangat menjanjikan untuk penjualan
    roda dua, karena selera masyarakat
    disana ‘sedikit’ tertinggal dibanding
    Indonesia terkait masalah motor
    (khususnya LPM) sehingga
    pengembangan motor akan lebih
    mudah. Cukup dikasih motor dengan
    harga 7-10 jt pasti laris koq,
    walaupun rem depan masih teromol
    (produk di Indonesia masih adakah
    rem depan tromol?). hal ini tentu
    lebih mudah dan murah bagi pabrikan
    (khususnya divisi R&D).
    Ketiga : paradigma pengguna motor
    di ASEAN (khususnya Indonesia)
    sudah berubah tentang motor. Motor
    tidak dianggap hanya sebagai alat
    transportasi, lebih dari itu!!… kalau
    perlu motor itu bisa kencang, irit,
    modis, perawatan mudah, ngangkut
    banyak penumpang n barang buat
    mudik, bisa buat dagang atau cari
    kerja, tetep safety, dan yang lebih
    parah mintanya harga murah.. it’s
    fact bukan? Ini yg bikin pabrikan
    ‘mumetz’ dan repot di terutama di
    divisi RnD & Marketing.
    Keempat : ya walaupun India potensi
    yang digali bisa lebih mudah dan
    murah (bagi pabrikan), tapi ingat
    juga… di Indonesia jugalah mereka
    meniti penjualan motor sejak tahun
    70’an, sampe sekarang berapa ‘T’
    yang sudah dihasilkan dari
    Indonesia… dan ketika konsumen
    Indonesia menuntut ‘upgrade’ model
    koq malah tidak diprioritaskan. “Lw
    olang udah pernah owe kasih banyak,
    eh eh eh sekalang ….gw pngen beli yg
    bagusan dikit dari lw olang, koq
    malah kagak ngasih… owe beli nih..
    bukan owe minta ke lw olang” (kalo
    baca pake logatnya Sule, terus
    sambil Tepok Jidat pake’ koyo’nya si
    Shinchan).. dalam hati ngedumel..
    pelit amat sich…hadehhh…
    Kelima : Minta tolong ditambahin di
    kolom komentar
    Secara pribadi Ysa salut sama
    Awaskaki yang mau ngasih produk
    kelas dunia dimari, atau sama Sayap
    Merah yang masih mau ngasih
    walaupun dibandrol di level premium
    (untuk kelas standar), kalo ama
    Sizuki sih sudah kadung putus
    harapan.. lah sekarang si Ahamay …..
    jual Genset ajalah…
    Kurang lebihnya mohon maaf, ini blog
    kadang buat berbagi pengetahuan,
    kadang juga buat mengajak
    kebaikan, dan kadang juga buat
    Curhat.. Mohon dimaklumi dan
    dipahami… kalo kurang puas silahkan
    dikomentari…. Maturtengkyu

    Like

  13. generasimotor pada
    Januari 10, 2013 pada
    8:27 PM
    Disinyalir FBY bakalan
    ngiler kayak kambing
    belum dikasih makan..
    kasihan Di Indo cuma
    dikasih Motor Sport rasa
    bebek sejuta umat..

    _____________________

    Saya jadi bingung,, sampeyan itu pengamat motor atau pengamat kambing ??
    Kok sampe bisa tau kambing bisa ngiler ??

    Motor sport rasa bebek ??
    Woww,,, bukannya honda tuh yg sudah terbukti sebagai “RAJA” bebek,,,

    Kwek,,, kwek,, kwek,,,

    Like

  14. Cuma minuman saingannya nyampe segitu. Kalo oli mesin atau ban kan wajar. produknya juga gak nemu di minimarket (cuma ada red*bull lokal dan 100pl*s)
    Mungkin kalo jaman dulu rokok kali ya?

    Like

  15. woow..sm kyk ninin gw nch..gw tmpelin stiker m(monster energy) sgede gaban d tangki kanan kiri..haha
    Biarpun cm stiker tp bagi gw bs mnambah prcaya diri kl ngegasss..treeeng..teng..teng..teng..awaskaki ninja monster mw lewat…wuuuzz

    Like

  16. @januardtarigan

    Emang Honda RAJA’nya Motor bebek..body bebek..tenaga bebek..irit bebek..

    Trus Yamahal RAJA NGIBUL..MOTOR SPORT TEKNOLOGI MOTO GP KUALITAS MOCIN..

    MAU BAHAS APA LAGI COBA..??

    KUALITAS MOTOR HARIAN SOHC 5 SPEED NGIBUL TEKNOLOGI MOTOR BALAP..??????????????????

    ENTE GURU ANAK TK ya..Pantesan Pekok dipelihara…

    JAMAN SEKARANG FBY ALASAN IRIT TAPI KENCANG…??

    KENCANG DARI MANA…???

    Like

  17. the legend VR46 emang masih jadi magnet bagi siapa saja, termasuk sponsor…. jadi inget kejadian tahun lalu pas VR46 naik M1 di sesi tes, langsung dikerubutin wartawan, JL yg jurdun sampe jelous ma dia 😆

    Like

  18. @januardtarigan

    Emang Honda RAJA’nya Motor bebek..body bebek..tenaga bebek..irit bebek..

    Trus Yamahal RAJA NGIBUL..MOTOR SPORT TEKNOLOGI MOTO GP KUALITAS MOCIN..

    MAU BAHAS APA LAGI COBA..??

    KUALITAS MOTOR HARIAN SOHC 5 SPEED NGIBUL TEKNOLOGI MOTOR BALAP..??????????????????

    ENTE GURU ANAK TK ya..Pantesan Pekok dipelihara…

    JAMAN SEKARANG FBY ALASAN IRIT TAPI KENCANG…??

    KENCANG DARI MANA…???

    Kalau ane sih mendingan tuh motor dipotong terus dikiloin buat beli gitar..biola..piano..
    lumayan bermanfaat buat les anak TK..

    Like

  19. ……wedew… item ada logo nya monster energy… mantep kiek mbah rossi… semoga tahun ini bisa nerkibar lagi, ane tunggu podiumnya lagi…. tetep cbr 1/4 L wae lah, alon waton kelakon….

    Like

  20. wahh berharap sponsor dari indo padahal,,federal oil kan udah tuh sama gresini,,sponsor kopi oke kali yah “TORABIKA YAMAHA RACING TEAM”

    Like

  21. yup, yamaha bisa jadi rebutan sponsor gak lain dan gak bukan karena rossi, kalo cuma ada lorenzo si lambaian tangan gak mungkin monster mau

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s