Motoprix Purwokerto….Yamaha lagi-lagi mendominasi!!

Untuk bisa menang dalam sebuah balapan…mesin menjadi senjata utama tak terbantahkan. Namun semua lupa, kegarangan raungan mesin serasa ompong tanpa didukung sasis mumpuni. Nah…diakui atau tidak, sisi inilah yang menjadi kelebihan utama mayoritas bebek Yamaha. Gampang ditekuk serta rata-rata sangat mudah melibas trek pasar senggol yang penuh dengan tikungan patah-patah….

Ketangguhan pasukan garputala dalam menaklukan sirkuit non permanen GOR Satria, Purwokerto begitu terasa pada seri 2 Region 2 Motoprix. Mereka mengambil semua kemenangan di empat kelas yang dipertandingkan, Minggu (1 April 2012). Agus Setiawan (Yonk Jaya Racing Team) memenangi MP1 (Bebek 125 cc 4 Tak Tune Up Seeded), Yoga Adi Pratama jawara MP2 (Bebek 110 cc 4 Tak Tune Up Seeded), Tamy Pratama (SND Racing Team) memborong kemenangan di MP3 (Bebek 125 cc 4 Tak Tune Up Pemula) dan MP4 (Bebek 110 cc 4 Tak Tune Up Pemula)….

Agus Setiawan tampil dominan finis terdepan di race 1 dan race 2 MP1, mengatasi perlawanan sengit Yoga Adi Pratama dan Fedri Efendi. Yoga yang menjuarai MP1 seri 1 di Banten, gagal mengulang sukses setelah di Purwokerto finis kedua di race 1 namun gagal mendapatkan poin di race 2 karena hujan kurang mendukung performanya. Pada race satu seluruh pembalap Yamaha menyapu bersih podium. Sedang pembalap Honda…hanya Bima yang mampu menguntit pada posisi lima dibelakang Richard Taroreh. Namun pada race dua, Gilang Pranata (Honda) berhasil memperbaiki posisi rekannya dengan nyodok posisi empat…..

Cuma 20 poin dikumpulkannya di MP1 seri Purwokerto namun masih menyelamatkan Yoga untuk menduduki peringkat kedua klasemen sementara MP1 mengantongi poin sama 61 dengan Fedri Efendi. Di tabel sementara MP2, Yoga berada di puncak dengan 81 poin. Hasil finis terdepan di race 1 dan tempat ketiga di race 2 memberikannya kemenangan di seri Purwokerto. Last…silahkan intip hasil seri 2 region 2 Purwokerto dan monggo berikan komentarnya..…(iwb)

Hasil seri 2 Region 2 di Purwokerto

Race 1
MP 1 125cc Tune Up Seeded
Pos 1 Agus Setiawan YMH
Pos 2 Yoga Adi Pratama YMH
Pos 3 Fedri Efendi YMH
Pos 4 Richard Taroreh YMH
Pos 5 Bima O HND

Race 2
MP 1 125cc Tune Up Seeded
Pos 1 Agus Setiawan YMH
Pos 2 Fedri Efendi YMH
Pos 3 Ardy Satya YMH
Pos 4 Gilang Pranata HND
Pos 5 Fatrin HK YMH

Total Point
MP 1 125cc Tune Up Seeded
Pos 1 Agus Setiawan YMH
Pos 2 Fedri Efendi YMH
Pos 3 Ardhi Satya YMH
Pos 4 Gilang Pranata HND
Pos 5 Bima Octa HND

Race 1
MP 2 110cc Tune Up Seeded
Pos 1 Yoga Adi Pratama YMH
Pos 2 M Zaki YMH
Pos 3 Fatrin HK YMH
Pos 4 Diaz KZ HND
Pos 5 Andi Pramana YMH

Race 2
MP 2 110cc Tune Up Seeded
Pos 1 Ardhi Satya YMH
Pos 2 Agus Salim YMH
Pos 3 Yoga Adi YMH
Pos 4 Fatrin HK YMH
Pos 5 M Zaki YMH

Total Point
MP 2 110cc Tune Up Seeded
Pos 1 Yoga Adi YMH
Pos 2 Ardhi Satya YMH
Pos 3 M Zaki YMH
Pos 4 Agus Setiawan YMH
Pos 5 Fatrin HK YMH

MP 3 125cc Tune Up Pemula
Pos 1 Tamy Pratama YMH
Pos 2 R Fadhil YMH
Pos 3 Ages Furqon HND
Pos 4 Tommy R Orlando YMH
Pos 5 Sari Iryawan YMH

MP 4 110cc Tune Up Pemula
Pos 1 Tamy Pratama YMH
Pos 2 Tomy Rahmawan YMH
Pos 3 Wibi Sakti YMH
Pos 4 Angga PA YMH
Pos 5 Ervantona YMH

Advertisements

46 thoughts on “Motoprix Purwokerto….Yamaha lagi-lagi mendominasi!!

  1. coba klo yamaha berani pake njptz mungkin hasilnya kan lain,he2,rangka yg hebat ya cuma dari jptz lama ,karena nyeting rangkanya juga gampang,tangki dah di depan,tinggal pasang sok racing blk,sok racing depan,mesin dah jadi tinggal plek ke rangka,klo bebek honda mesin tenaga besar tapi rangkanya masih susah,pAKE ngrubah tangki ke depan,bagasi di gusur dulu,ribet deh,intinya yamaha akan menang lebih terhormat jika berani pake njptz yang juga pake bagasi,n basic mesin beda jauh/cenderung longstroke,n mungkin kurang cocok di mp2,karena diameter piston kecil,susah pasang klep besar,51×57,9,klo tuk mp1 mungkin lebih ok.bisa bore up sampe 53,5 mm

    Like

  2. Motor Bebek 110cc paling Handal yaaa cuma Yamaha Jupiter Z ,ibarat tinggal lepas spion aja tampang dah Bengis…. Opo maneh modif mesin buat balap….wessss terbukti susah di kalahkan…., josss laggghhhhh….

    Like

  3. yang jago itu haonmo,,, mereka sanggup cuci bersih smua pondium waktu gelaran HRC mantappppppppp honmo

    Like

  4. 7. juraganneon – April 2, 2012
    kualitas memang membuktikan
    =====
    opo kalo stoner menang lawan hohe, opo kualitas M1 kalah? nggak juga tho? aya aya wae…
    tuh ada juga motor hnd yang di depan ymh…
    ini soal balapan bro…

    Like

  5. New Jupiter Z buat balap road race tidak ideal, setting bobbt depan belakang tidak sehebat Jupiter Z..
    Tidak percaya ?
    Survei lah semua bengkel pinggir jalan,99,9% pasti mengatakan lebih hebat mesin lama Jupiter Z…

    Like

  6. mggu kmarin ada rce sesulsel, tpatx di sirkuit jdi2an disumpang kb.barru, sulsel.
    MP1:
    Blade
    Jupter z
    Jpter z

    MP2:
    Jupiter z
    Jupter z
    Jupiter z

    Yg mengjtkan adalah dimatik
    Stu2nya matik nex yg ikt brhsil mnjuarai kjuaraan ini.
    Diikti beat n mio sporti.

    Like

  7. Pembalab seeded yamaha enak lah, baik MP1 atau MP2 motornya sama, jadi g ngerubah gaya balap. Sedangkan pembalap Honda, MP1 pakai blade MP2 pakai supra125. psti g bisa dong pakai gaya blap yg sama karna beda karakter motor.

    Like

  8. intinya mendominasinya lom SEMPURNA, hahaha,tep pake jupiterz lama,itu juga membuat image new jupiter z ga sekuat kakanya,tep salut ma pabrikan lain lah walau mesin baru ya diriset trus,apapun hasilnya,klo sampe menang,kan jadi sempurna,

    Like

  9. Heran pada ngeributin njz. Yamaha tinggal produksi lagi jz lama plus beda body/model terus dinamai njzrv (njz race version). Mau protes/curhat apa lagi 😀 .

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s