Harga premium disinyalir akan segera naik….

Hidup ini makin susah? betul!. Inflasi makin menggila?? tidak salah lagi. Indikator jelas terlihat makin lemahnya nilai rupiah terhadap barang kebutuhan. Hal ini memang tidak bisa dihindari akibat kondisi dunia yang tidak sestabil era 1990an. Khususnya harga minyak mentah dunia yang semakin lama semakin terdongkrak naik…lebih dari USD 100/barel….

Dunia memanas. Konflik politik antara Iran dan Amerika serta sekutunya membuat negara lain terkena imbasnya. Sudah tiga hari ini Uni Eropa dan Amerika melakukan embargo kenegara yang dipimpin M. Ahmadenijad, yang kemudian dibalas oleh Iran lewat penghentian eksport minyak mentah ke-kedua benua. Alhasil sentimen negatif mengakibatkan banderol minyak terkerek hingga USD 115/barel dan cenderung naik. Sementara dana subsidi yang dialokasikan keAPBN pada hitungan USD 90/barrel. Opo ora modiarrr mzbro!!…

Atas perkembangan tersebut, Pak SBY sudah memberikan sinyal untuk menaikkan harga premium guna menyelamatkan APBN. Kapan?? disinyalir sesegera mungkin. Tapi opsi pertama….pemerintah bakal mencoba mengerem komsumsi Premium yang aktif dimulai pada 1 April ini. Jika pilihan awal tidak mampu mengimbangi meroketnya banderol minyak mentah dunia, maka siap-siap saja premium juga naik. Berapa?? belum jelas kalkulasinya. Bisa saja berkisar Rp. 5500/liter seperti yang didengungkan salah satu TV swasta….

Last...kita sebagai biker sekaligus rakyat Indonesia hanya bisa mendukung
keputusan pemerintah. No choice mzbro dan sis. So…untuk mendukung penghematan….mari hindari nunggang motor secara ugal-ugalan, geber-geber gas yang nggak perlu serta jangan menggunakan knalpot racing yang bisa membut boros bahan bakar. Paket bakal lebih kompit jika kita bisa memilih kuda besi yang irit alias good milleage. Btw…gimana jika wacana diatas gol?? setuju nggak bro??……(iwb)

Advertisements

72 thoughts on “Harga premium disinyalir akan segera naik….

  1. biasa aja kali mas, masyarakat aja yg terlalu, toh naik antara 500-1500 rupiah,,

    mosok beli motor yg mahal kuat tapi beli bensin maunya subsidi, malu dong

    Like

  2. 7. Speedy

    buat fby tabu ngomongin irit. pokoke gas puol…….. menurut fby tempo2 hr kalo mo irit jalan aja 50-60km/jam……… anehnya sekarang yamemek keluarin mio waria, udah gitu blom2 dah besar kepala gegerin sendiri mongtor irit…padahal dia juga ngomong bisa irit kalo larinya 30-60km/jam…kwakakakakakak….. tumbang dulu ah…..nanti jd panjang lg urusannya kalo dah mulai berbalas pantun…… kapan roditnye…….

    Like

  3. Yah berharap nanti apabila bnr terjadi kenaikan bbm subsidi,lbh baik jg kualitasnya bbmnya diperbaiki jg.masukan tuk pemerintah jg nih,bbm subsidi itu tuk “rakyat miskin” yg sdh dideklarasikan oleh pemerintah tapi knp mobil pribadi msh memakai bbm subsidi.ini jg hrs jdi PR tuk pemerintah daan pemerintah,.boleh kok naik tetapi hrs ada langkah kongkrit bahwa mobil2 pribadi jgn lah memakai bbm subsidi,ini kan yg memicu meningkatnya stock bbm subsidi yg semula pas utk rakyat yg krg mampu dan kendaaraan umum.btw mas iwb saya pnh ingat dgn kata2 pejabat kita sdkit kutipannya bahwa bbm subsidi itu dgn harga 4500 dan pemerintah mensubsidi sekitar 3700 rupiah,mnrt mas iwb itu bnr apa gk?oia impact dr kenaikan ini jg bakal berdampak negatif dan berefek domino yg akan berefek thdp kebutuhan lainnya,ongkos kendaaraan umu naik,pangan naik semua naik,semoga naiknya hanya 500perak jadi 5000.

    Like

  4. d rntan wktu skarang ampe april ntar kekx bkalan bnyak yg mnimbun BBM lg dah….
    Kya dulu2…
    Jdx ntar antrian d POM akan smakin pnjang aja…
    =(

    Like

  5. gak masalah sih , udah lama pakai Shel super biasa. dan juga dah lama pakai Pertamax.

    mungkin ini akan berat untuk MEREKA YG BENAR2 membutuhkan premium.

    jangan dah berduit mobil banyak, masih pakai premium *tepokjidad

    Like

  6. Nasib jadi negara defisit minyak…. Padahal kalo surplus (kayak nigeria, arab, venezuela) harga minyak naek malah seneng…. Rejeki nomplok…

    Like

  7. kalo saya pribadi sudah biasa pakai shell super atau pertamax, masalahnya akan beda dengan para petani yang membawa sayur2an buah2annya ke pasar dengan menggunakan mobil atau motor.. ditambah dengan pungli dimana2, OTOMATIS akan semakin mahal saja harga kebutuhan pokok.. apakah kita dah siap dengan konsekuensinya?!

    Like

  8. premium naik > harga kebutuhan naik > semua naik
    Tapi kesejahteraan rakyat turun

    Hemmm,,, tapi emang di Asia Tenggara Indonesia termasuk yang Termurah harga BBM nya,,,

    Liat kebijakan Pemerintah aja, bisa ga, ngontrol harga 🙂

    Like

  9. itu yang make xeniavanza,jazz,yaris,innova dkk kok gak malu ya ngisi di dispenser premium…paling tidak kalaupun gak punya malu ya sayangi mesin mobil anda kek

    Like

  10. salah sendiri dulu udah 6rb kenapa diturunin lagi ke 4500..upsss..lupa..pan dulu cari muka buat pilpres kedua ya pak..
    Kalau saya sih mendingan harga pasar aja..ngga usah disubsidi..lha wong banyak salah sasarannya..masa mobil2 mewah ngantri di premium..cape deh..

    Like

  11. Buener buanget Mz Iwan… Saya sebagai pengguna motor injeksi sangat merespon hal ini dengan positif, sebab mau bagaimana lagi, kenyataan sudah di depan mata, bahwa inflasi akan terjadi tahun2 di negeri kita.

    So, apa solusi teman2? Kalau dari saya pribadi, gunakanlah BBM dan bahan2 yang kita beli serta gunakan seperlunya saja lah, jangan sampai demi kepuasan diri kita sendiri tega mengurangin jatah makan, minum sehari-hari, dengan kata lain ngirit yang terlalu 🙂

    Khusus buat para biker, saya ingin memberikan pengalaman, bahwa menggunakan motor2 yang dapat mengirit konsumsi BBM adalah sangat diperlukan zaman sekarang ini. Kemudian, kita pun harus mengubah pola hidup kita dengan bergaya hidup sederhana, alias hidup sesuai kebutuhan pokok saja, paling tidak begitu lah, hehe.

    Dengan naiknya harga BBM seperti ini, ada nilai positif lainnya lagi, yaitu, kita akan semakin bisa belajar menghemat dan menghitung, sehingga tidak asal2an saja beli ini itu, ya kan 😀

    Like

  12. SETUJU – SETUJU AJA,,SILAHKAN MAU DI SAMAIAN JUGA SAMA PERTAMAX, KEBETULAN MOTOR ANE MINUMNYA PETAMAX..SECARA SUDAH INJEKSI GITU LHO..MAKANYA KALO BELI MOTOR JANGAN YG KARBU BIAR GA USAH MIKIRIN HARGA PREMIUM,,SALAH2 DI SEBUT KAUM MISKIN LU..

    Like

  13. Tips dan pengalaman saja (semoga bermanfaat):

    Saya sebagai pegawai kantoran hanya beraktivitas sehari-hari untuk pergi ke kantor yang berjarak 15 km dari rumah (sedari pulang dari kantor, akan menambah jarak 15 km lagi, sehingga di total saya telah menempuh jarak 30 km).

    Saya menggunakan motor HSX 125 PGM-Fi dengan bahan bakar pertamax, dan melaju rata2 40 km/jam dalam tingkat kemacetan tidak begitu parah. Saya hanya perlu mengisi ulang tangki bensin motor saya sepekan sekali alias tiap 1 minggu dengan biaya beli bensin pertamax sebesar Rp. 15.000,- (di daerah Kalimantan = 1.54 Liter)

    Disamping itu juga, motor ini sekali dalam seminggu sering dibawa ke pasar. Sehingga saya menganalisa, bahwa motor saya ini sangat sesuai sekali dengan kebutuhan saya sekarang ini, dan zaman dimana harga BBM sekarang tidak murah lagi. Dalam benak saya, semoga Allah mencatat amal baik ini, yang sudah membantu pemerintah dalam meringankan beban mereka, dan tidak berbuat dzolim kepada rakyat kecil yang betul2 memerlukan bensin bersubsidi, hanya demi kepentingan pribadi yang mau mengirit (mengirit yang tak berhitung). Saya masih mampu untuk membeli bensin pertamax, bersyukur tidak perlu mengantri cukup lama, semoga berkesan bagi rekan2 biker di seluruh indonesia. My Experience 😀

    Like

  14. ayo naikkan terus harga bbm , korupsi terusss, bisa buat dana Pilpress …
    disinyalir harga kebutuhan lainnya juga akan melambung tinggi dengan alasan biaya transportnya naik…
    Yang miskin makin kere, yang kere jadi super kere

    Like

  15. Masyarakat kecil tahunya dg bbm naik, semua harga kebutuhan juga pasti akan ikut naik. Mereka gak pernah tahu bahwa dengan harga yg sekarang 4500, pemerintah subsidi sekitar 3700.
    Trus mana penyelesaiannya uang BLBI, century, pajak yang di kemplang gayus, wisma altet, dll yang kalau semua itu bisa di kembalikan ke kas negara , gak perlu naikin harga bbm yang notabene mengurangi subsidi pemerintah

    Like

  16. ya kalo emang harga pasaranya naik, ya naikin aja …

    Klingon = New Scorpio Z : masih aja nge BC padahal sama artikelnya ga nyambung…

    Like

  17. karene motor vixion ane berkompresi tinggi (10,40 : 1 ) dan sudah menggunakan injeksi maka ane menggunakan bahan bakar pertamax sbenarnya lbih bgus lgi memakai pertamax plus tp karena disini adanya cuma pertamax ya udah gpp.. yg penting gak memakai premium, ntar bisa ngelitik motor ane…….

    slm oktan 92

    🙂

    Like

  18. BBM naik akan berdampaak jg pada kenaikan biaya hidup sehari2, BBM naik kalo dibarenggi dengan kenaikan upah seeh ngak terlalu terasa, tp kalo ngak akan muncul kesenjangan ekonomi baru…

    Like

  19. setuju kalau gak ada subsidi BBM….
    mending dialokasikan ke yg lain yg lebih mengena.
    bagi produsen kend bermotor harus berlomba tentang efisiensi(irit).
    jangan irit karena pakai hibrid(listrik), sedangkan produksi listriknya pakai BBM juga… malah lebih boros BBM namanya.
    kalau perlu pakailah hibridnya “tenaga manusia”, misalnya “ngonthel”..he he he… badan pengendaranya juga bisa lebih sehat..

    Like

  20. 25. arthadhammo – Februari 24, 2012

    kalo saya pribadi sudah biasa pakai shell super atau pertamax, masalahnya akan beda dengan para petani yang membawa sayur2an buah2annya ke pasar dengan menggunakan mobil atau motor.. ditambah dengan pungli dimana2, OTOMATIS akan semakin mahal saja harga kebutuhan pokok.. apakah kita dah siap dengan konsekuensinya?

    nih bener harus dipikirin

    Like

  21. Ada yang tahu ga kalo subsidi pemerintah tahun 2012 besarnya 208,9 Trilyun, Khusus BBM, LPG, dan BBN totalnya 123,6 trilyun
    dari total belanja pemerintah pusat sebesar 965 Trilyun yang dianggarkan tahun 2012
    bisa dibayangkan jika harga BBM tidak naik, subsidi pemerintah membengkak, yang ujung2nya Belanja Pemerintah ikut membesar. dan untuk menutupi itu semua tentunya pemerintah nyari pinjaman di luar negeri
    siapa yang bayarin cicilannya? tentunya masyarakat lagi lewat penerimaan pajak
    Pokoknya ujung2nya masyarakatlah yang dikorbankan, harga BBM naik atau ga naik, yang mati tetap masyarakat.
    Hidup Bikers

    Like

  22. diharapkan naek jadi 8500/ltr

    masyarakat akan bisa merasakan subsidi dgn lebih baik
    misal: pesawat terbang untuk RI 1 jenis A380 atau sejeleknya 747

    Like

  23. Bagus p SBY naikin za tuh premium jangan cm 1500, 2x lipatnya jg gpp..
    Sekalian pertamax jd 10000, p+ jadi 15000, solar jg naikin jd 10000..
    Trus naikin jg tuh gaji PNS, TNI, POLRI dsb..
    Harga beras, minyak, cabe, tomat, & sembako lainnya tlg dinaikin jg P’ SBY..
    Biaya APBN buat renovasi gdg DPR za p’SBY..
    Koruptor g ush diberantas.. Kasian..

    HIDUP P’ SBY..
    SEMOGA ALLAH SWT MENGÄMPUNIMU..

    Like

  24. lebih setuju cara india dan negara lain, ga ada subsidi tp harga kendaraan murah. drpd subsudi jg org miskin ga ngrasain. setelah itu baru tuntut pemerintah bikin angkutan umum yg bagus. kalo skrg pemerintah ngeles msh nanggung subsidi.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s