Ditunggangi rider berbobot 98kg….top speed Pulsar 200NS tembus 137km/jam

Top speed 137km/jam bukanlah main-main. Untuk engine kubikasi 200cc dengan akurasi kalibrasi speedometer mendekati GPS (berdasarkan pengalaman Pulsar series) maka bisa kita katakan motor ini memang kencang. Apalagi jika yang nunggang adalah ketegori beruang madu. Emange sopo mz Iwan??…

Membaca review Motoroids, disana sang penulis tidak henti-hentinya memuji gen anyar motor racikan Bajaj. Secara gamblang doi menceritakan dengan detil….bagaimana jauhnya lompatan yang dilakukan oleh Bajaj dalam mentransformasikan Pulsar menuju era baru. Yang bisa digaris bawahi….adalah sisi dapur pacu. Sebagai perbandingan….jika gen lawas mesin sudah mengalami stres berlebih ketika dipacu mendekati red line, namun  P200NS tetap smooth hampir tiada beda dengan motor Jepang. Ibaratnya engine tetap tersenyum walau diperkosa habis-habisan. Bisa jadi hal ini akibat campur tangan KTM dalam meracik jeroan sikuda besi. Berikut penuturannya….

The refinement here is in a different orbit. The engine is happy to let you harass it across the rev range. I don’t know if it owes its existence to an Austrian firm, but its sure feels smooth, as if it were from Japan. And the tranquility doesn’t get disturbed as the revs rise up. Twirl the throttle hard, make the rev needle touch redline, and this shortstroke engine still has that wide smile on its face.  Some bikes would have you worried much before you hit the redline. On this, the rev limiter had to barge in, just to let me know it was time to shift. There is an extremely frail clatter audible at 1000-1200rpm, very tough to make out, but it goes away quickly as soon as the revs build up.

– Motoroids/P200NS-

Kemudian karakter engine….sudah nampol dari RPM 2000. Makanya kendati memakai gear 6 untuk melaju pelan, mesin tidak mengeluh minta downshift. Dan bagi para speed freak…P200NS memberikan sensasi menggembirakan…..sebab tenaga sesungguhnya akan keluar pada RPM 6000….. melejit dengan cepat hingga tembus 10,500RPM. Sang penulis mengungkapkan bahwa kecepatan puncak yang bisa dicapai waktu pengetesan adalah 137km/jam. Speed segitu dicapai pada gigi 6 kitiran mesin 9000RPM. Termasuk juozz mzbro, kalau menilik berat tubuh doi yang mencapai 98kg….jumbo euy!

For the speed freaks amongst us, however, the power really starts building up at around 6000 rpm, the point from where the rev needle really begins lunging towards the redline. At 8000 rpm, you hit the jackpot. Between 8000-10,500 rpm I am assuming I looked like one of the Beagle Boys with a big sack full of currency notes on his back. Sixth gear, throttle to the max, and the Speedo read 137km/h on the test track’s backstraight. Blame it on my 98kg frame, or wind, but it won’t go any further. Sixth gear, post 9000 rpm, the bike showed a bit of reluctance to gain further momentum.

-Motoroids-

Dan yang terakhir adalah finishing. Yup….dipastikan finishing gen Pulsar anyar melompat jauh kedepan. Hal ini berdasarkan ungkapan….

Bajaj’s collaboration with KTM for the development of the 200 Duke must have substantially enriched their knowledge on how to build bikes better. The finish on the products seems pretty neat. Quality of plastics is good, there is hardly any inconsistency in the panel gaps and metal parts don’t have any worrisome weld marks or sharp edges. Good signs, those!

Yup….jelas sudah bahwa motor ini memang jauh berbeda dari gen lawas.  Sisi handling juga mengalami kemajuan pesat khususnya kestabilan melahap cornering dengan high speed. Anteng tanpa ada gejala ban bergeser atau kedodoran. Jurnalis Motoroids bahkan dengan berani memberikan score 8,5 atau terdongkrak 3 poin dibanding  Pulsar 220 yang hanya diberi nilai 5,5….atau terpaut setengah jika disandingkan Yamaha R15 V2 (score 9). Kesimpulan terakhir dari sang penulis…..kualitas, performa ataupun finishing….tidak kalah dengan motor-motor Jepang. IWB yakin jika dikelola dengan baik, P200NS bakal laris manis dipasar lokal. Tinggal bagaimana BAI sebagai produsen diIndonesia mampu memperbaiki jaringan 3S yang saat ini masih menjadi ganjalan mayoritas biker tanah air. Bagaimana menurut mzbro semua. Monggo komentarnya….(iwb)

 

Advertisements

124 thoughts on “Ditunggangi rider berbobot 98kg….top speed Pulsar 200NS tembus 137km/jam

  1. kalo ane ya mas, kadung seneng masalah 3snya mikir keri,wkwkwk. Tapi yg pasti,hadirnya pzoons bakal jadi revolusi motor yg gak overprice cmiiw

    Like

  2. wkwkwk 137 di pulsar mungkin bisa 160an di FU sama vixion kali ya?
    terus bisa 150an di cbr 250 sama ninja 250 ?
    terus bisa 170an di ninja 150 2 tak kali ya?

    emang motor impian ane nih ~~”

    Like

  3. @22 EXYBAND mungkin bisa dari faktor ridernya yang bawa bro, atau kondisi jalannya bro , toh cuma beda 8 km/jam doank
    sama kaya waktu test pulsar 220 waktu itu di sentul ada yang cuma bisa sampe 130km an aja, ada yang bisa sampe 140 km lebih

    Like

  4. drpda ngomongin kapan nih keluar,buang dulu motor” yg ada sebelumnya di jalan?percuma motor batu,performa ok,tp di penuhi kendaraan baik mobil lama dan motor lama sebaiknya jgn deh?yg beli moge aja kapok dgn macetnya jalan di indonesia?mengingatkan kita betapa macetnya di negara vietnam sm kamboja…

    Like

  5. tp kl di ukur” dr power output yg keluar,kl dibanding cc sm cbr 150i ver thailand,kok msh kalah ya?mdh”an kl jalan indonesia sdh sepi dari motor lama keluaran 65 sampe 2006,baru deh pulsar nongol…percuma aja motor baruvtapi kl macet ujung”nya kematian..wow…that’s awful mann!!!

    Like

  6. kl di amerika dijual ngga ya?kl iya mau beli ah buat simpan di rumah?lumayan buat ke pasar….lumayan jauh dari fortlauderdale,florida sampai ke gainesville florida..lumyan menyita waktu

    Like

  7. kok tiap artikel pulsar 200NS pasti selalu ada spec di bawah artikelnya sih mas iwan… bosen juga ngeliatnya, kan menurut ane di artikel pengenalan si pulsie juga cukup, :p CMIIW ^_v

    Like

  8. Saya ingin menanggapin teman2 yang membahas top speed motor2 tadi. Termasuk Pulsar 200 NS, dkk, pengetesan top speed motor pada umumnya dipengaruhin beberapa faktor, dari berat pengendara, skill pengendara, angin, dan medan.

    Nah, ada syarat penting juga biar fair dalam mengetes sebuah top speed motor tersebut, yaitu gunakan lah variabel pendukung seperti alat pengukur kecepatan berbasis GPS, misalkan.

    Berikut ini ada video yang dapat membuktikan kepada teman2 sekalian, bahwa kecepatan pada spedometer umumnya kurang begitu signifikan tingkat akurasinya.

    Silahkan dicicipi video Yamaha Sniper (bore up) 150 VS Honda CBR 150i 2012…. (terimakasih buat teman2 di filipina udah share video2 keren tersebut)

    Like

  9. ” tetap tersenyum walau diperkosa habis-habisan ”

    ini musti bawa ke pskolog nich, ada yg salah tuch ..:D

    masak di perkosa masih tersenyum, mau nambah ya..

    wakakakka

    Like

  10. jiaaahh dibahas lagi, tambah yakin mau lego motor ane yg lama nich..:D

    gila, beruang madu yg naik bisa 137km/jam, gmn klo alay berat 30kg tuch

    uedannn tenaganya,..start gear 6 masih bisa..? torsi gede donk..?

    keren..dah

    nabung..nabung..nabung, mudah2an PRJ dah bisa lihat tampang aslinya

    Like

  11. p 200 ns mantap….. !!!! tapi bagi saya cuma jadi motor yang disukai untuk sekarang ini… bukan dicintai apalagi dimiliki… wis kadung cinta dan memilih ama yang lain… mehehehehe….. Love is Choices Bro… !!!

    Like

  12. Kalau diganti ban cacing bisa tambah melesat lagi tuh, sebenarnya pemakaian ban gambot dapet speed 136km/jam aja udah Top bgt.
    Bandingkan Satria FU yg dipuja2, bodi dan ban kecil dengan mesin motor batangan wajar aja bisa kenceng (kalo dibalik, jelas fu pasti lemot)

    Like

  13. salut buat pulsar 200 ns.
    Berat rider 98 kg, rpm 9000 gigi 6 tembus 137 km/j, ban belakang masih 130/70-17.
    Andai berat rider 60 kg & ban belakang ganti 110/80-17 …trs main slip kompling…..bukan gak mungkin gigi 6 tembus 10.300 rpm alias tembus 155 km/j (real speed)….hehehehe bisa ga ya??

    Like

  14. :sales motor | detected:
    komen miring kemunculan p200ns… klo takut jualan jadi susah gak usah macem2 deh… ketahuan kok ‘bodoh n belangnya’
    pengamat profesional level internasionalpun mengakui kok klo p200ns bener2 ‘trobosan dahsyat bajaj’ gak cuman sport yamaha n honda yang kebat-kebit… bahkan motor sport itali pun yang cc kecil juga miris, masalahnya bajaj ‘dengan enaknya, bisa bermain’ dengan harga miring

    Like

  15. Teman-teman,…perlu diingat yaaa… seat height pulsar200NS ini 80cm++…. buat yang tingginya di bawah 170cm mesti siap-siap bawa dingklik untuk bekal di lampu merah… 😀

    Like

  16. Masih mending motor gw CBR 150 karbu dong, di speedometer 160 km/jam, di GPS 130-an km/jam. Dari pada CBR 150 Fi, di GPS top speed sama dengan 120-an. Sebenarnya seberapa besar sih error pada speedometer yang ada pada motor kita kang Iwan??? Thanks before 🙂

    Like

  17. Kenceng banget MX pake piston V-ixion, bisa kecepatan 180 km/jam di speedometer, tapi di GPS sama dengan 140-an. ERROR banget dah 😀

    Part 1/2 Honda CBR150 Carburetor version with Yamaha Sniper 150
    CBR150 SPEEDO: 162kph
    GPS SPEED: 138kph

    Testing on 5kms long stretch road

    HONDA CBR150 SPECS:
    -stock bore 63.5mm
    -stock carb diaphragm 28mm
    -stock head 26mm intake /22mm exhaust
    -racing cdi
    -stock cam
    -tire 80/90×17 front
    -tire 100/80×17 rear
    -6 gears
    -open pipe

    YAMAHA SNIPER SPECS:
    -stock vixion bore kit 57mm
    -26mm carb
    -bigvalve 22/18
    -rextor cdi
    -vixion valvespring
    -stock vixion cam
    -90/80 front tire
    -120/70 rear tire
    -21t 4th gear
    -ahm pipe

    Like

  18. 51. ipin – Februari 18, 2012

    POWER MESIN TAMBAH DENGAN MENAIKAN KOMPRESI SIH WAJARRR!!!!

    BAHAN BAKARNYA APA BUNG…
    ————————————————————————————-
    apa aja boleh …

    Like

  19. kesannya kok pulsar yg sekarang jelek dong?, Bajaj dgn gen P200NS harus ‘melompat jauh’ dulu baru dibilang hampir menyamai jepang. cmiiw

    Like

  20. kan emang diakuin kualitas las2an n detail pulsar lawas masih kalah dengan merk jepun, malah dengan tvs juga masih kalah rapih,
    tapi soal fitur2 yang lebih wah dari merk jepun n irit ama power yang lebih gede dibandingin sekelasnya…..
    harusnya produksi pulsar2 lain udah ngikutin detailingnya pulsar200 NS ini supaya ada perbaikanlah kalo mau terus dijual…
    gw tetep nungguin PzooFs . . . . ayoo BAI datangin cepeeet
    3S gw gak pernah terlalu masalah banget….masih wajar aja mnurut gw, masih parah RGR gw dulu malah….se kota tempat gw nimba ilmu ni cuma 1 bengkel pusat doang yang bisa nanganin RGR gw…itupun cuman 2 mekanik senior banget yang bisa nanganin…

    Like

  21. @Grandv
    Tenang mas bro biker postur di bawah 170-160 gak usah takut. Bisa diakalin caranya banyak. Ganti ban tapak lebar, pake pelek ukuran 16, turunin sok depan dikit, turunin setelan monosok pulsar p200 ns kan ada tingkat setelan tinggi rendahnya. Coba amati gambarnya diartikelnya bang iwan yg kemaren. Santai aja biker NKRI paling kreatif pokoknya.
    Kalo pikson dudukan monosoknya tinggal dibalik arm relaynya alias baut tulang penyangga. Bautnya ada 3 biji,
    1 aka depan menyatu ma rangaka,
    2 aka tengah menyatu ma Conrod alias plat besi warna ijo,
    3 aka belakang menyatu dg monosoknya.
    Buka pake kunci ring 14. Kalo gak bisa bawa ke BERES biar mekanik yg membaliknya.
    Dijamin pikson bro2 semua yg agak kurang tinggi langsung deprok tuh piksonnya. Dijamin Aman & handlingnya muaknyuzzz pokoknya.
    Klo belum jelas coba yg punya pikson cari dikaskus. Ketik aja modifikasi
    vixion ceper ntar nongol linknya.
    Disitu dibahas tuntas oleh master2 pikson. Mo biker tinggi kayak tiang listrik kek mo biker kurang tinggi aka pedrosa kek sing penting podo2 biker kepanasan, keujanan podo2 senasib…
    Ocreee…
    peace….

    Like

  22. Mau menanggapin komentar teman2 seputar error pada speedometer, oleh berbagai teman2 di berbagai blog terhadap produk bajaj yang dibandingkan dengan produk motor2 jepang. Dan ternyata, hasil analisa kami sementara ini menunjukan bahwa teman2 kurang menyukai speedometer milik motor2 bajaj, dikarenakan berbeda dengan speedometer yang dimiliki motor2 pabrikan jepang. Ini bukan soal digital atau analog dan desain, tapi ini lebih kepada angka laju kecepatan motor yang dibaca oleh speedometer masing2 pabrikan. Hasilnya, teman2 lebih suka speedometer milik pabrikan jepang, dimana, kecepatan motor sudah memasuki 60 km/jam, akan tetapi di speedometer motor india ini masih membaca 40 km/jam.

    Dari berbagai video di youtube.com kami dapatkan, speedometer memiliki tingkat kesalahan sekian persen, tidak terlalu besar lah, masih bisa ditolelir lah, setelah uji kecepatan menggunakan alat GPS 🙂

    Jadi, apakah angka yang dibaca speedometer milik motor2 bajaj lebih mendekati alat GPS. Sampai sekarang kami belum mengetahui tentang uji kecepatan motor bajaj dengan GPS. IMHO 😀

    Like

  23. guileeee benuerrrr…
    9000 rpm ud nympe sgitu, klo ga pake limiter, hajar terus ampe 11000rpm bisa dpt 160kpj++ tuch (cmiiw). sadissss
    《♥p200ns♥》

    Like

  24. yg nulis reviuan dibayar ama bajaj

    udah jelas ngukur pake speedo.bukannya alat ukur yg terkalibrasi

    udah jelas… transmisinya buruk diakuin sndri ama penulis bayaran bajaj.. transmisi bunyi dirpm rendah

    duke 200 direviu juga transmisi bermasalah susah masuk gigi dan kasar perpindahannya….
    ditambah mesin suka mati ndiri
    maklum motor dengan tehnologi abal2

    ktm itu kayak megelli
    cuma brand doang dan disain rangka
    ngambil mesin dari rota
    pesan palstik parts dari cina
    jadi deh motor

    Like

  25. p200ns berkarakter mesin overbore,memang tenaganya bengis cepat nyampe top speed dibanding sport yg lain.sangat cocok dipake oleh biker yg bawaannya ngebut mulu. karakternya hampir sama dengan sang legenda rgr 2tak..kapan masuknya ya?

    Like

  26. yah motor spark itu ga ada di. amerika…kl pun ada paling bt mancing ikan?cbr series terkenal di seluruh dunia….cb kl dtg ke amerika,eropa,afrika,autralia,dan asia lainnya pasti ada…sampai” ada kloningannya?brati memang cbr all series one heart banget lah?yg lain end

    Like

  27. mengenai keakuratan spedometer motor jepang rata2 85%, kecuali ninja rr yg mendekati 77%, motor jepang yg paling akurat ninja 250r (91%) dan cs 1 skitar 90%. Kl pulsar ns sepertinya keakuratanya tidak sm dg pulsar sblm tahun 2009 (95%), sy nebak p200ns di kisaran 90%. Seandainya real kecepatan pulsar ns 130 km/jam termasuk motor kencang disini, motor yg bisa digeber diatas 130 km/jam (std) gps cm ninja series dan cbr 250

    Like

  28. 3s bajaj skrang sudah muLai berkembang,,, sbntar Lagi di kota ane di CILACAP mau Launching DeaLer resmi Bajaj PuLsar…..

    GOOD WORK for BAJAJ………

    Like

  29. mantap ni p200ns, tapi ane belinya nunggu pas udah keluar lebih dari setahun dulu lah (seperti biasanya, hehe), lagian masih lama juga tu keluar dimarinya, paling cepet bulan juli kan, sambil ane mau liat keampuhan p200ns yang sesungguhnya & 3S bajaj dulu…
    sementara ini lagi inden byson 2012 (lokal no india), biar kate lemot, yang penting ganteng & gak norak seperti barongsai.. xixixi

    Like

  30. @doni: KTM eropa beda dengan KTM inul Indonesia bro, diajang kejuaraan motocross KTM langganan juara, trus reli paris dakkar untuk kategori motor enduro KTM juga pernah juara klo motor abal2 mah ga bakalan sanggup bertahan di reli paris dakkar…. asal bro tau aja direli paris dakkar ga terhitung motor buatan jepang yang mogok dan ngga bisa lanjutin lomba… jangan terlalu memandang tinggi produk jepang.

    Like

  31. Kecepatan 137km/jam itu bahan bakarnya pakai apa? Kalau itu pakai bensin biasa berarti kalau pakai pertamax bisa lebih juooossssss lagi powernya…..!!!!!

    Like

  32. @83. young master

    yup…speedo p200 ’08 sm speedo p180 ug4 ada selisih 5 kmpj….

    p180 ug4 5 kmpj lbh cepat dibanding p200…

    dan kemungkinannya p200ns akan sm dgn p180 ug4… 🙂

    Like

  33. @doni : Capede….. Hare genee msih ada orang gaptek asal nguap….
    Dul… This is the real KTM from Austria not KTM “Inul abal-abal” from China.. Gemana ngejelasinnya yaa…!?

    Like

  34. ukuran kecepatan harusnya pake meter/detik. biar mudah dimengerti. seberapa mampukah kita mengendalikan kendaraan. bayangkan aja saat laju 120kpj sama aja 33.333m/s satu detiknya 33.333 meter akan sangat membahayakan bagi kita maupun pengendara lain jika di jalan umum.

    Like

  35. @ 106. samsi suardi – Februari 19, 2012
    …hehehehe….
    Udah kelihatan dr hasil test…kalo akselerasi pulsar 200 ns dibawah duke 200…tapi masih diatas Ninja 250, cbr 150, r15, scorpio, FU, vixion,…..

    Utk seting gir belakang ya pasti harus liat powernya dong…..
    Kalo power cm 12 HP/8.500 rpm trs gir belakang dikurangi 3 mata ya pasti RMP akhir melorot mgkn jd 8000 rpm…

    Like

  36. @doni: pernah nonton gp gg??? Waktu gp msh turun 600 cc, ktm sdh maen dkls 125, 250′ n lumayan langganan podium. Nama teamx klo gg salah Repson ktm. N Gp 125, 250 terdiri dari aprilia, yamaha, honda doniiiiiiii,,,,,,,peace

    Like

  37. Overall Mantabs abiessss, ane mau tanya soal knalpot model barunya yang nymepil di bawah, nah kalo untuk daerah Jakarta yang rawan genangan air saat musim hujan aman gak tuh????

    Like

  38. semoga p220 tidak di discontinue setelah kehadiran sang adik yang lebih joss ini, mengingat p180 yg sudah di discontinue. kekhawatiran muncul akan ketersediaan sparepart bagi produk yg discontinue,, haduhh

    *harap harap cemas*

    Like

  39. walaupun belum ada pernyataan resmi tapi sepertinya isu discontinue mendekati kebenaran, semoga tidak benar, biar semua rider pulsar bisa tenang.
    mohon pencerahannya ya untuk kabar discontinue pulsar lawas

    Like

  40. wah jadi pengen…gk jadi beli cs 1 dah….atau ninja…..ni lebih keren (gue bangetsss) kapan ni bisa di beli…..cepetan gak pake lama ya

    Like

  41. Acha acha..godeg2 deh kpla ane,bner2 kpngen klu baca boomingny kuda besi ini, masbro underline deh ntk ane dah pke kuda besi jpng dri pas bsa jalan heheee..smpe skrng ttp aja badan kesemutan pas ngbesut pouull,klu dapur pacu up250 stujuuu..

    Like

  42. Bang iwan dalemannya pake rasionya Ninja 150 L bukan coz kemarin saya ngobrol dengan orang yang pernah nyoba inisial “E” di jalan juanda depok dapet top speed 165 km/h on speedo. Kebetulan dia anak komunitas bajaj.
    Logika saya dari sini mas.
    Pada ngomongin top speed ane dapet link bagus nih mengenai top speed motor yang di jual di Indonesia http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=toleransi+speedometer+ninja&source=web&cd=2&ved=0CFAQFjAB&url=http%3A%2F%2Fpustan.bpkimi.kemenperin.go.id%2Ffiles%2FSNI%25207403_2008_logo%2520baru.pdf&ei=NcYeUOHTKszHrQfo5YDgBg&usg=AFQjCNF6vaZ0SWVPq4U0vtZLSS3pGooEFA
    Isinya Prakata
    Penyusunan Standar Nasional Indonesia Pengujian tingkat ketelitian speedometer
    merupakan hasil terjemahan sebagian dari dokumen standar UN-ECE Regulation nomor 39
    Revisi 01 Tanggal 7 Februari 2003 tentang Uniform Provisions Concerning The Approval of
    Vehicle With Regards To The Speedometer Equipment Including Its Installation.
    Standar ini disusun dalam rangka pembinaan industri otomotif dan industri komponen
    kendaraan bermotor dalam negeri, perlindungan konsumen, dan persiapan masuk ke pasar
    global.
    Dalam penyusunan SNI yang menggunakan referensi UN-ECE No. 39 ini, terdapat bagianbagian
    yang tidak diterapkan, yaitu, sistim persetujuan (approval), Penandaan “E” (E
    Marking), dan Konfirmasi Produksi (Confirmation Of Production / COP). Apabila dikemudian
    hari terdapat keraguan dalam penafsiran SNI ini, maka dipersyaratkan dikembalikan pada
    naskah aslinya.
    Perumusan standar ini dilaksanakan oleh Panitia Teknis Kendaraan Bermotor, yang dibahas
    dalam rapat konsensus pada tanggal 13 Desember 2005 di Jakarta yang dihadiri wakil-wakil
    dari produsen, konsumen, asosiasi, lembaga penelitian, perguruan tinggi dan instansi terkait
    lainnya.

    5 Cara uji
    5.1 Ketentuan umum
    5.1.1 Speedometer dipersyaratkan diletakkan pada lokasi yang langsung dan mudah
    dilihat oleh pengendara dan dipersyaratkan mudah dibaca baik pada kondisi siang maupun
    malam hari.
    5.1.1.1 Untuk speedometer yang digunakan pada kendaraan bermotor kategori M, N, L3,
    L4 dan L5 maka besaran skalanya dipersyaratkan 1 km/jam, 2 km/jam, 5 km/jam atau 10
    km/jam. Angka indikator penunjuk kecepatan dipersyaratkan mengikuti ketentuan: apabila
    angka indikator kecepatan tertinggi tidak lebih dari 200 km/jam maka interval angka
    indikatornya dipersyaratkan tidak lebih dari 20 km/jam. Apabila angka indikator kecepatan
    tertinggi lebih dari 200 km/jam maka interval angka indikatornya dipersyaratkan tidak lebih
    dari 30 km/jam. Interval angka indikator penunjuk kecepatan tidak dipersyaratkan
    diseragamkan.
    5.1.1.2 Apabila pabrikan memasarkan kendaraan bermotornya ke luar negeri yang
    menerapkan satuan kecepatan yang berbeda maka speedometernya dipersyaratkan
    dilengkapi dengan satuan mil/jam (mph) dengan besaran skala 1 mil/jam, 2 mil/jam, 5
    mil/jam atau 10 mil/jam. Interval angka indikator dipersyaratkan tidak lebih dari 20 mil/jam
    dengan rentang antara 10 mil/jam atau 20 mil/jam. Interval angka indikator penunjuk
    kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.
    5.1.1.3 Untuk speedometer yang digunakan pada kendaraan bermotor kategori L1 dan L2
    maka angka indikator penunjuk kecepatan dipersyaratkan tidak lebih dari 80 km/jam dengan
    besaran skalanya dipersyaratkan 1 km/jam, 2 km/jam, 5 km/jam atau 10 km/jam. Interval
    angka indikator penunjuk kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.
    5.1.1.4 Apabila pabrikan memasarkan kendaraan bermotor kategori M, N, L3, L4 dan L5
    ke luar negeri yang menerapkan satuan kecepatan yang berbeda maka speedometernya
    dipersyaratkan dilengkapi dengan satuan mil/jam (mph) dengan besaran skala 1 mil/jam, 2
    mil/jam, 5 mil/jam atau 10 mil/jam. Interval angka indikator dipersyaratkan tidak lebih dari 20 mil/jam dengan rentang antara 10 mil/jam atau 20 mil/jam. Interval angka indikator penunjuk
    kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.

    Langsung ke Contohnya mas bro.
    Ninja 150 L yang di coba bang Iwan di speedometer angka indikator tertinggi pada Ninja 150 L 200 km/h berarti tidak lebih dari 200 km/h maka interval angka
    indikatornya dipersyaratkan tidak lebih dari 20 km/jam.
    Bang Iwan dapet top speed 165 km/h jika di telaah sesuai bunyi peraturan tersebut dan diambil interval angka yang maksimal berarti kecepatan Ninja 150 L tersebut adalah 145 km/h.
    Terima kasih

    Kalau bener gear rasio dalamnya sama kayak Ninja 150 L.
    Berarti ini motor sport dengan rasio gear & top speed paling tinggi dengan tipe mesin 4 tak.

    Balas

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s