Lho….TVS koq dikira pabrikan China!!…

Asumsi ini ternyata masih banyak mencuat dikalangan biker yang kurang memperhatikan informasi entah didunia maya ataupun media lain. Fakta tersebut IWB temui dibeberapa daerah kota kecil Jawa Timur. Mirisnya…diJabodetabek sendiri yang notabene merupakan kota besar anggapan tersebut masih terjadi….

Minimnya informasi membuat opini terbentuk dengan sendirinya. Konyolnya….asumsi pribadi disebar keseluruh teman yang ternyata juga kurang tahu detil riwayat pabrikan TVS. Bahkan rata-rata biker lebih ngeh Bajaj ketimbang TVS. Maklum mzbro…Bajaj sudah terkenal dulu lewat roda tiganya. Sedang TVS Indonesia, baru beberapa tahun eksis ditanah air….

Tapi…IWB juga yakin, pasti banyak pembaca blog yang hanya tahu dari kulit luar siTVS tanpa mendapatkan info yang detil. Karena itu lewat data informasi yang IWB dapatkan, berikut selayang pandang serta sekilas mengenai sikuda berlari….

Sekilas mengenai TVS Group

  • TVS Group adalah sebuah kelompok industri besar yang didirikan   pada tahun 1911, terdiri lebih dari 30 anak perusahaan dengan pendapatan lebih dari 4 miliar USD dan memiliki lebih dari 45 ribu karyawan di seluruh dunia.
  • TVS Motor memiliki tiga pabrik berkelas dunia dengan fasilitas modern di India, yaitu di Hosur (70 hektar), Mysore (seluas 110 hektar) dan Himachal Pradesh (seluas 20 hektar). Selain itu TVS Motor Company juga memiliki 2500 pusat layanan konsumen di seluruh India.
  • TVS Motor Company meraih  the Deming Prize for Total Quality Management dari Union of Japanese Scientists & Engineers. TVS juga meraih TPM Excellence Award dari the Japan Institute of Plant Maintenance.
  • Divisi riset dan pengembangan (R&D), yang terdiri dari lebih 400 pakar teknologi, berhasil menciptakan inovasi-inovasi yang revolusioner, termasuk teknologi VT-i (Variable Timing Intelligent) dan Economy-power mode, dan  memiliki lebih dari 150 hak paten.
  • TVS Motor Company memproduksi berbagai jenis sepeda motor dan skuter dan telah mengekspor ke 40 negara., termasuk produk unggulannya TVS Apache dan Scooty Pep+

 

Selayang Pandang PT TVS Motor Company Indonesia

  • PT TVS Motor Company Indonesia merupakan pusat produksi TVS Motor Company India untuk kawasan Asia Tenggara.
  • PT TVS Motor Company Indonesia mendirikan pabrik sebagai fasilitas produksi yang lengkap, terdiri dari perakitan mesin, perakitan sepedamotor, pengujian dan pengecatan  di atas lahan seluas 40 ha di Kawasan Industri Suryacipta City di Karawang Jawa Barat, dengan kapasitas produksi terpasang  300.000 unit sepeda motor.
  • Pabrik PT TVS Motor Company Indonesia adalah sebuah pabrik manufaktur yang beroperasi secara lengkap dan utuh dan dilengkapi riset dan pengembangan dalam negeri yang luas.
  • PT TVS Motor Company Indonesia bertekad untuk memproduksi produk berkualitas kelas dunia, dari pabriknya di Indonesia.
  • PT TVS Motor Company Indonesia saat ini telah mencapai local value addition 65%.
  • PT TVS Motor Company Indonesia menjadi anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sejak Maret 2010.
  • Investasi pada tahap pertama adalah sebesar 50 juta Dolar Amerika. Dan telah menambahkan sejumlah 75 juta Dolar Amerika sebagai investasi tambahan.
Nah…sudah jelaskan mzbro bahwa TVS beda dengan pabrikan China yang bertebaran ditanah air! masih meremehkan TVS???….(iwb)
Noted : Image courtessy Rebornes & Pamortvs wp.com
Advertisements

52 thoughts on “Lho….TVS koq dikira pabrikan China!!…

  1. wah kalo seperti itu banyak terjadi juga mas ditempat ane… pertama berupa dugaan.. tapi dugaannya tidak ada dasar… eh di publish ke org2… jadi deh hoax itu menyebar… baiknya kalo belum yakin tanya ke om go dulu… om go aka om google…

    Like

  2. sempet mau ambil Apache 160DD, dipertimbangkan lagi akhirnya pilihan jatuh ke Pulsar 220.
    salut buat TVS, kualitas finishingnya diatas Bajaj, rapi benerr..

    Like

  3. hehe. Uda biasa om kayak gitu.. Temen ane mahasiswa,cowok lagi. Itu aja bingung, dia nanya, ngapaen ane pake motor cina, anekan bingung? Orang ane naek pulsar..
    Eh giliran ada mi2n lewat, dia ngomong, “itu baru motor bagus, buatan jerman” ,
    *ane cuma mlongo….

    Asumsi ane berarti, bagi masyarakat biasa, motor selain merek the big four = motor cina..
    En kalo ga mau diangep motor cina, harus ada tulisan di blok mesine, conto : german technolgy berarti = motor jerman,,,,
    Bearti, besok kalo mo buat monas laris,, buat aja tulisan di bloknya = italy technology,, ato usa technology :p

    Like

  4. kalo mocin itu plagiat,, pasti modelnya di miripin sama mopang, kalo moind punya model sendiri, soalnya di negri sono di hargain sama rakyatnya,.,, kalo motor indonesia (mondo) nah pasti ga di hargain, itu alesanya kenapa ga bisa bersaiang,, lha iya, sekalinya bikin made indonesia, pasti ga suka padahal penuh inovasi,,, lihat aja si ultima,,, ga laku kan padahal bisa nerjang banjir,, ga usah jauh2 yang desainya asli dalam negri,, desainya aja kek cs1 bisa ga survive,, apa lagi yang asli dari indonesia dari a sampe z,, wah wah wah alamat bundir tuh

    Like

  5. resiko pendatang baru di indonesia,apalagi mereka g punya segmen moge(setau ane),ga ada yang bisa di jadiin maskot,masi untung bajaj yang udah naro angkutan roda3 fenomenal puluhan tahun silam,walopun akhirnya nama bajaj identik dgn angkutan 3roda yg sangat populer tsb,jadi bajaj sekarang sudah terkenal sbg motor bollywood,tetep aja,ga ada moge gak lengkap rasanya..
    langkah cantik (yg perlu di tiru) justru sudah di ambil hyosung motors yang dulu kita pandang sebelah mata,kini telah berani mengeluarkan produk2 yg bervariatif dan klimaksnya kini adlah d launcingnya GT650series,membuktikan mereka bukan pabrik motor murahan yg hanya bisa copy paste dan make mesin itu2 aja,mereka tinggal gelontorin produk2 mereka d tengah2 masyarakat,tinggal menunggu pembentukan image dari masyarakat sendiri,cakep kan.coba TVS bisa begitu..
    intine,maskot kelas duniane kang..

    Like

  6. kalau mau serius bersaing di indonesia, tvs mesti benahin desain-nya (khususnya motor sport-nya) kalo tormax dah lumayan oke. soal fitur sudah lebih baik (lengkap) dibanding mopang, tapi sisi desain di indonesia DOES matter bro, cmiiw

    Like

  7. desaine elik…suara knalpot kaya tiger… masih bagus bajaj lah… pa lagi suara knalpotnya… ​♒♓hмmмmмm….(•͡˘˛˘ •͡)…™. … nice

    Like

  8. TVS APACHE desainnya lebih keren daripada bajaj, terutama tangkinya kalau dilihat saat nongkrongin tuh apache.
    Btw TVS kurang promo sih, pas ada promonya juga nggak jelas india-nya.
    Di tunggu Apache 180 ABS-nya

    Like

  9. Entah kenapa lebih pilih motor batangan Bajaj drpd TVS… Suara knalpotnya mungkin.. Pulsar suaranya khas mendesing halus kalo Apache ga ada bedanya sama motor jepang…

    Like

  10. beli yang pasti jepang aja,honda,yamaha,suzuki,kawasaki.gampang jual kembali.bajaj&TVS produk bagus india,bajaj belum masuk AISI tapi bisa harga motornya merakyat sekali,tapi TVS masuk AISI kok harganya mahal yak, yang apache rtr 160 aja hampir 19jtaan pdahal kalo dijual lagi paling laku 6jtaan.

    Like

  11. YANG LEBIH GILA LGI KETIKA TEMEN ANE PAKE SPORT FULSAR, KETIKA NANGKRING DI WARUNG KOPI ADA BP HAJI SERIUS BANGT NGOBROLIN TUH MOTOR, SELIDIK PUNYA SELIIK TERNYATA ANGGAPAN SMUA YG ADA DI WARUNG KOPI ITU KATANYA FULSAR ADALAH MOTORNYA CINAAAAA…WUIHHHHHH GILEEEE,,MAKANYA ANE JDI MIKIR DUA KALI TUH SAMA MOTOR FULSAR DAN TVS,,,

    Like

  12. Klo Rakyat Udah Ke Jajah Jepang Ya Pasti Bilang Jepang, seperti Jaman di Jajah Belanda Pisang Aja di Bilang Gedang.. ampek Sekarang padahal Gedang itu bahasa Belanda yg Artinya makan Penutup

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s