Ducati membulatkan tekad memilih konvensional aluminium frame!!!…

Jebloknya prestasi musim 2011, membuat mastermind behind Desmosedici bike….Preziosi bertekad membenahi semua dengan melakukan revolusi total khususnya dari segi sasis. Hal ini bertujuan supaya proses penyetingan lebih mudah tanpa harus utak-atik bearing engine….

Bapak Desmo menyebut proyek sebagai revolusi GP0….artinya motor tidak akan sama dengan yang sudah ada saat ini. Kendala utama yang dikeluhkan Rossi dan tim engineeringnya adalah susahnya melakukan setingan sasis akibat bejibunnya bearing engine yang nyantol disasis. Sisi inilah yang menjadi perhatian Preziosi….

The engine limit imposed by the rules is also a major hindrance: “With a load bearing engine, you run into problems every time you want to modify the chassis.  Often you have to seal a new engine just because of this.” This is the reasoning behind a more conventional perimeter frame, which could also be built from carbon fiber down the road. “This frame allows us to make changes without modifying the engine.  Because of its current shape, and with the expectation of future development, aluminum was the most logical choice right now.”

-Preziosi/Gpone-

Dari apa yang diungkapkan diatas, arah development motor sepertinya akan menggunakan konvensional perimeter aluminium frame. Apakah bentuk layaknya motor Jepang??….belum bisa diungkapkan secara gamblang. Yang pasti, Preziosi berencana membuat titik mounting baru sebab versi lawas terlalu banyak bearing sehingga merepotkan penyetingan. Selain mengurangi bearing, sasis diharapkan bisa memperbaiki distribution weight sikuda besi. Apakah dengan berubahnya sasis gejala understeer Ducati bisa dihilangkan?? Kita lihat aja perkembangannya mzbro….(iwb)

Advertisements

39 thoughts on “Ducati membulatkan tekad memilih konvensional aluminium frame!!!…

  1. ngemeng2, lap D Puniet di atas suzuki pada official test per jam 4 sore waktu setempat, kok bisa di atas rossi ya. dgn selisih 1.22″ dari stoner nampak’y D’Puniet dan sisusi cocok bgt. dah sign kontrak aja, siapa tahu tahun depan suzuki bisa bersaing dgn modal sementara mesin 800cc lawan 1000cc 🙂

    Like

  2. preziosi ngga belajar dari sejarah, aprilia pernah aplikasi sasis carbon sebelum ducati dan ngga sukses akhirnya balik lagi ke alumunium.

    Like

  3. terkadang memang ada solusi teknis yg (mungkin) sudah mentok. sasis boleh punya seribu macam opsi, mungkin saat ini yg paling memberikan kemudahan hanya sasis twin spar alumunium…kecuali kalo stoner yg jadi jokinyah…heheee

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s